00:13Imam Muslimin, dosen UIN Malang, dengan Sahara masih terus menjadi sorotan publik.
00:20Salah satu pertanyaan yang ramai bergulir di media sosial adalah apakah benar Yaimim dipecat dari UIN Malang?
00:28Dalam video klarifikasi yang diunggah pada Selasa 30 September 2025, Yaimim menegaskan bahwa dirinya tidak dipecat,
00:38melainkan mengundurkan diri secara sukarela.
00:40Ia bahkan menjelaskan detail proses pengunduran dirinya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
00:48Saya sedikit ingin meneluruskan tentang pengunduran saya sebagai pengajar.
00:52Di UIN Malang, saya yang mengundurkan diri, mengajukan pengunduran diri.
00:59Kepada atasan saya langsung, yaitu Direktur Pasca dalam hal ini, Bapak Prof Agus.
01:05Maimun, karena homebe saya adalah Pasca Sarjana UIN Malang, kata Yaimim.
01:10Jadi bukan UIN yang memecat saya, saya yang mengundurkan diri, tegasnya.
01:16Menurutnya, keputusan itu diambil agar persoalan pribadi yang sedang dihadapinya tidak menyeret.
01:24Nama besar UIN Malang, ia menggambarkan situasi ini seperti sebuah peperangan yang harus ia hadapi sendiri bersama sang istri.
01:33Saya ibaratnya, ini sedang perang. Perang apa itu?
01:37Saya dilaporkan.
01:39Oleh Ibu Suhara, saya harus melawan ini untuk saya laporkan kembali.
01:44Saya bersama istri saya, Rosida ingin berangkat dari rumah tanpa harus membebani atau merusak nama kesucian UIN Malang.
01:53Jelasnya.
01:54Lebih lanjut, Yaimim menyebut UIN Malang adalah lembaga yang ia anggap suci karena telah banyak berjasa dalam perjalanan hidup dan karir akademiknya.
02:04Ia menegaskan tidak ingin konflik.
02:07Pribadinya menodai nama kampus.
02:10UIN Malang ini yang telah membesarkan saya, yang telah mengantarkan saya menjadi semacam ini.
02:16Sekarang saya sangat bersyukur sekali, kata Yaimim.
02:19Maksud saya, saya akan menghadapi peperangan ini tanpa melibatkan lembaga yang saya anggap suci.
02:26Jangan sampai peperangan saya ini, darahnya itu tercecer atau meletik ke lembaga yang saya anggap suci.
02:34Yaitu kampus kami tercinta UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.
02:39Tegasnya.
02:40Dalam klarifikasi itu, Yaimim juga menyebut sudah dipanggil pimpinan kampus untuk memberikan penjelasan.
02:47Ia menyatakan, pemanggilan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari pimpinan yang ingin mendengar langsung keterangannya.
02:56Ini sudah diapresiasi oleh para pimpinan, khususnya Bapak Profes Agus, yang sudah memanggil saya untuk klarifikasi.
03:04Dalam hal ini, diwakili oleh Profesor Kiai Sutaman.
03:08Dan itu sudah di-up di video.
03:11Semua sudah saya jelaskan.
03:12Terkait dengan beredarnya video yang di-upload oleh Ibu Suhara, jelas Yaimim.
03:18Lebih jauh, Yaimim menegaskan dirinya.
03:21Bukan dipecat, melainkan justru didukung oleh kampus.
03:27Ia menyebut UIN Malang memberikan ruang baginya untuk lebih fokus menghadapi kasus yang sedang berlangsung.
03:34Sekali lagi, saya bukan dipecat oleh kampus UIN Malang.
03:38Saya bahkan didukung, diberikan ruang bergerak agar bisa lebih fokus menangani atau menghadapi persoalan yang sedang kami hadapi.
03:50Ungkapnya, ia juga mengaku bersyukur atas sikap pimpinan kampus yang menurutnya tetap memberikan dukungan moral.
03:57Dengan demikian, ia merasa lebih leluasa menghadapi laporan hukum dari Sahara tanpa harus menyeret nama baik institusi.
04:06Di akhir klarifikasinya, Yaimim menyampaikan doa agar UIN Malang tetap berjaya.
04:13Ia menekankan rasa cintanya kepada kampus yang telah membesarkan dirinya dan berharap lembaga tersebut tidak ikut terseret dalam konflik pribadi yang ia hadapi.
04:25Terima kasih. Semoga UIN tetap jaya.
04:29UIN kampus saya jaya dan jaya serta jaya tutup Yaimim dalam videonya.
04:36Klarifikasi panjang ini menjadi jawaban tegas dari spekulasi publik bahwa Yaimim bukan diberhentikan oleh UIN Malang,
04:45melainkan memilih mundur untuk menjaga nama baik kampus sekaligus fokus menghadapi kasus.
04:52Hukumnya bersama Sahara.
04:54Sebagaimana diberitakan sebelumnya?
04:56Klarifikasi Yaimim atau Mohamid Imam Muslimin, dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,
05:03yang diunggah pada selasa 30 September tahun 2025, tidak hanya menjawab isu pengunduran dirinya.
05:11Ia juga menyinggung soal sikap pimpinan kampus terhadap kasus yang sedang dihadapinya.
05:16Melawan tetangganya Sahara.
05:19Dalam pernyataannya, Yaimim menegaskan bahwa pihak kampus tidak memecat dirinya,
05:26melainkan justru memberikan dukungan moral.
05:29Menurutnya, UIN Malang menunjukkan sikap apresiatif dengan memanggilnya secara langsung
05:35untuk memberikan penjelasan terkait masalah yang tengah viral.
05:39Ini sudah diapresiasi oleh para pimpinan, khususnya Bapak Profesor Agus yang sudah memanggil saya untuk klarifikasi.
05:50Dalam hal ini, diwakili oleh Profesor Yai Sutaman, dan itu sudah di-up di video ungkap Yaimim.
05:57Pemanggilan itu disebut sebagai bentuk perhatian dari kampus terhadap dosen mereka yang terseret.
06:02Dalam polemik publik, Yaimim menyebut semua penjelasan terkait video yang diunggah Sahara sudah ia sampaikan kepada pihak kampus.
06:12Semua sudah saya jelaskan terkait dengan beredarnya video yang di-upload oleh Ibu Suhara.
06:18Tambahnya, menurut Yaimim, dukungan yang diberikan pimpinan UIN Malang justru membuatnya merasa lebih lega.
06:26Ia menilai pihak kampus memberikan ruang agar dirinya bisa fokus menyelesaikan persoalan.
06:31Pribadi tanpa harus menyeret nama institusi.
06:35Saya bukan dipecat oleh kampus UIN Malang.
06:39Saya bahkan didukung, diberikan ruang bergerak agar bisa lebih fokus.
06:44Menangani atau menghadapi persoalan yang sedang kami hadapi, tegasnya.
06:50Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan UIN Malang yang tetap menjaga hubungan baik dengannya.
06:57Baginya, UIN Malang adalah kampus yang telah membesarkan nama dan kariernya.
07:03Saya bersama istri saya, Rosida ingin berangkat dari rumah tanpa harus membebani atau merusak nama kesucian.
07:10UIN Malang, di mana UIN Malang ini yang telah membesarkan saya jelasnya.
07:16Dengan sikap tersebut, Yaimi menilai pimpinan kampus mampu menjaga marwah institusi.
07:24Ia bahkan menyebut langkah UIN Malang ini patut diapresiasi karena tidak sertimerta mengambil keputusan sepihak.
07:32Melainkan memberikan kesempatan baginya untuk memberi klarifikasi.
07:36Sekali lagi, saya sampaikan terima kasih.
07:40Semoga UIN tetap jaya, UIN kampus saya jaya, dan jaya serta jaya.
07:48Pungkas Yaimim.
07:49Sikap pimpinan UIN Malang yang disebutkan Yaimim ini sekaligus menjadi jawaban atas spekulasi publik.
07:57Bukan pemecatan, melainkan ruang dukungan dan penghargaan yang diberikan kampus kepada dosennya.
Jadilah yang pertama berkomentar