Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BALI, KOMPAS.TV - Polda Bali menyebut belum ada temuan tindak pidana dalam kasus jantung jenazah warga negara Australia yang tertinggal.

Kesimpulan itu diambil berdasarkan hasil autopsi.

Penyelidikan terhadap kematian WNA Australia bernama Byron Haddow masih dilakukan.

Polisi menegaskan belum menemukan unsur pidana dalam kasus itu.

Empat saksi telah diperiksa, termasuk manajer vila lokasi korban ditemukan tewas dan saudara korban.

Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Ngurah, Denpasar, Bali, membantah ada unsur kesengajaan terkait jantung jenazah warga Australia yang tertinggal.

Pihak rumah sakit mengklaim organ jantung lama dikembalikan karena pemeriksaan patologi.

Rumah sakit juga membantah tudingan adanya praktik pencurian dan jual beli organ.

Baca Juga Rekaman CCTV WNA Australia Ngamuk di Ubud, Lempar Motor Warga dan Rusak Barang Diduga karena ini di https://www.kompas.tv/regional/610062/rekaman-cctv-wna-australia-ngamuk-di-ubud-lempar-motor-warga-dan-rusak-barang-diduga-karena-ini

#wnaaustralia #bali #jantung #denpasar

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/619941/jenazah-wna-tanpa-jantung-polisi-belum-temukan-unsur-pidana-rs-bantah-tudingan-pencurian-organ
Transkrip
00:00Informasi lain, Polda Bali menyebut belum ada temuan tindak pidana dalam kasus jantung jenazah warga negara Australia yang tertinggal.
00:08Kesimpulan itu diambil berdasarkan hasil otopsi.
00:13Penyelidikan terhadap kematian WN Australia bernama Byron Hedow masih dilakukan.
00:19Polisi menegaskan belum menemukan unsur pidana dalam kasus itu.
00:23Empat saksi telah diperiksa termasuk manajer vila lokasi korban ditemukan tewas dan saudara korban.
00:30Ada laporan, justru karena laporan itu kita sampaikan ke rumah sakit untuk ditopsi karena ditemukan adanya mayat ya.
00:40Kemudian dari hasil otopsi itu yang nanti menjadi dasar.
00:45Sampai saat ini kita masih belum temukan adanya tindak pidana ya dari hasil otopsi itu.
00:51Masalah teknis otopsi yang dilaksanakan rumah sakit, silakan konfirmasi ke rumah sakit.
00:56Tentunya dari rumah sakit sudah berkoordinasi kepada pihak Australia.
01:03Rumah sakit umum pusat Prof. Ngurah Denpasar Bali membantah adanya usur kesengajaan terkait jantung jenazah warga Australia yang tertinggal.
01:12Pihak rumah sakit mengklaim jika organ jantung lama dikembalikan karena pemeriksaan patologi.
01:17Rumah sakit juga membantah tudingan adanya praktik pencurian dan jual beli organ.
01:23Jadi karena hal ini disebabkan karena waktu lebih panjang diperlukan untuk memproses jantung yang bersambungkan
01:42untuk bisa mencapai sarak untuk dilakukan pemeriksaan patologi.
01:48Jadi itu maksud yang lain.
01:51Jadi saya tegaskan, saya mewakili rumah sakit Prof. Ngurah bahwa isu pencurian organ yang benar-benar tidak benar.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan