00:00Dari Toronto, Agnes Mo unggah video nasionalisme dan nyanyikan lagu Indonesia Pusaka.
00:12Jangan terprovokasi.
00:14Di tengah ramainya perbincangan soal kondisi tanah air, Agnes Mo memilih berbicara lewat karya.
00:23Diva yang memiliki nama asli, Agnes Monica Muljoto itu mengunggah.
00:28Video di Instagram yang memperdengarkan suaranya membawakan dua lagu nasional, Ibu Pertiwi dan Indonesia Pusaka.
00:37Unggahan tersebut tidak hanya memperlihatkan penampilannya.
00:42Di bagian keterangan, Agnes menyampaikan harapan dan pesan untuk publik Indonesia.
00:47Agnes menjelaskan posisinya saat ini, sedang berada di Toronto, Kanada, untuk agenda karier internasional.
00:54Di sela jadwal yang padat, ia menyempatkan merekam dua tembang nasional sebagai wujud kepeduliannya pada kondisi Indonesia.
01:06Di tengah kesibukan syuting dan juga sebenarnya sedang fisioterapi.
01:12Karena ada cedera ringan, saya tidak bisa menutup mata.
01:16Terhadap apa yang terjadi di Indonesia, tulisnya melalui akun Agnesmo pada Jumat 5 September 2025.
01:25Maaf kalau mungkin hasilnya tidak sempurna.
01:28Tapi di tengah jadwal saya, akhirnya saya menemukan hanya satu hari untuk menyanyikan kedua lagu nasional Indonesia yang paling dicintai.
01:39Ini dan merekamnya dengan kamera sederhana.
01:41Lanjutnya, lewat video ini, Agnes berharap publik tetap jernih menyikapi situasi, ajakan utamanya agar tidak terprovokasi, menjaga kebersamaan,
01:53serta memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika, ia menolak tindakan anarkis sebagai jalan keluar.
02:00Saya harap ini bisa membawa sedikit kedamaian bagi sesama orang Indonesia.
02:04Sebuah pengingat bahwa anarki bukan jawabannya, tapi instrospeksi diri, papar Agnesmo.
02:13Ia lalu menegaskan pesan yang ingin digarisbawahi untuk semua pihak, karena saat ini banyak sekali isu yang tampak.
02:21Tidak organik dan punya niatan yang kurang baik.
02:24Jadi izinkan saya mengatakan ini dengan jelas.
02:27Jangan biarkan dirimu terprovokasi.
02:31Jangan biarkan dirimu dimanipulasi.
02:33Kita lebih bijak.
02:35Kita lebih kuat.
02:37Kita bukan lagi Indonesia tahun 1998.
02:41Tegas Agnes.
02:43Tidak hanya itu, Agens juga memberi konteks bagi penggemar.
02:47Manca negara.
02:48Ia menjelaskan.
02:49Sejarah singkat dan makna dua.
02:52Lagu kebangsaan yang dibawakannya dalam bahasa Inggris.
02:55Ia berharap audiens global memahami nilai emosional dan kebangsaan yang terkandung di dalam lagu yang ia nyanyikan.
03:02Dan pesan yang ia sampaikan.
03:04Sebagaimana diberitakan sebelumnya, di tengah panasnya, demo DPR yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia,
03:12Agnes Mo ikut bersuara dengan memberi pesan haru lewat media sosialnya.
03:17Meskipun tengah berada di Toronto, Tad menyurutkan niatnya untuk berharap agar Indonesia segera baik-baik saja.
03:25Ia menjelaskan bahwa saat ini tengah fokus pada karier untuk mengukir prestasinya di kancah internasional.
03:32Demi mengharumkan nama Indonesia.
03:35Saat ini saya sedang berada di Toronto.
03:37Berusaha fokus mengukir prestasi yang ujung-ujungnya juga demi nama negeri sendiri.
03:42Tulisnya pada Rabu 3 September 2025.
03:47Tak hanya itu, penyanyi tanah air yang sudah go internasional itu juga membagikan kondisi terkini dari dirinya yang kurang baik-baik saja.
03:57Di sela-sela kesibukannya, Agnes Mo menjempatkan sehari untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia
04:03untuk harapan pada Indonesia yang sedang tak baik-baik saja ini.
04:08Ia berharap Indonesia tetap kuat.
04:12Ia memang tak berkontribusi secara langsung.
04:15Namun, saat ia berkarier di luar negeri, ia tak lupa pada tanah air.
04:20Dengan selalu berusaha mengumandangkan nama Indonesia di panggung dunia.
04:26Terlepas dari semua ini, harapan saya untuk Indonesia tetap kuat.
04:30Saya selalu berusaha membawa dan mengumandangkan nama Indonesia dengan bangga di panggung dunia.
04:37Dengan biaya sendiri, dengan uang sendiri, dan dengan sumber daya sendiri.
04:44Katanya, sebagai penutup, Agnes menegaskan bahwa untuk warga Indonesia, jangan ada yang terprovokasi dan dimanipulasi.
04:54Maka biarkan saya katakan ini dengan jelas.
04:57Jangan biarkan diri Anda diprovokasi.
05:00Jangan biarkan diri Anda dimanipulasi.
05:03Sambungnya.
05:04Ia juga menyerukan untuk lebih bijak.
05:06Kuat dan perlu diingat bahwa ini bukan.
05:10Lagi Indonesia tahun ke 1998.
05:14Kita lebih bijak.
05:15Kita lebih kuat.
05:16Kita bukan.
05:17Lagi Indonesia tahun 1998.
05:21Tutupnya.
05:24Terima kasih.
05:54Terima kasih.
06:24Terima kasih.
06:54Terima kasih.
07:24Terima kasih.
07:54Terima kasih.
08:24Terima kasih.
08:54Terima kasih.
09:24Terima kasih.
09:54Terima kasih.
10:24Terima kasih.
10:54Terima kasih.
10:55Terima kasih.
10:56Terima kasih.
Komentar