Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
BANDUNG, KOMPAS.TV - Puluhan mahasiswa Universitas Islam Bandung berunjuk rasa di depan Kampus Unisba yang berdekatan dengan kantor rektor.

Mahasiswa kecewa terhadap pernyataan Rektor Unisba, Harits Numan, yang menyebut tidak ada penembakan gas air mata ke dalam kampus karena dinilai tidak sesuai fakta.

Atas pernyataan ini, Rektor Unisba meminta maaf dan mencabut pernyataannya. Ia juga mengecam aksi represif polisi dengan menembakkan gas air mata ke dalam kampus.

Baca Juga Ikut Dijarah, Kucing Uya Kuya Sudah Dikembalikan! Begini Kondisinya di Pusat Kesehatan Hewan di https://www.kompas.tv/regional/615417/ikut-dijarah-kucing-uya-kuya-sudah-dikembalikan-begini-kondisinya-di-pusat-kesehatan-hewan

#unisba #penembakan #gasairmata #demo #bandung

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/615418/kecewa-mahasiswa-demo-rektor-unisba-buntut-pernyataan-soal-penembakan-gas-air-mata-kompas-petang
Transkrip
00:00Sedara puluhan mahasiswa Universitas Islam Bandung berunjuk rasa di depan kampus UNISBA yang berdekatan dengan kantor rektor.
00:10Mahasiswa mengaku kecewa terhadap pernyataan rektor UNISBA Harits Numan yang menyebut tidak ada penembakan gas air mata ke dalam kampus karena dinilai tidak sesuai dengan fakta.
00:22Atas pernyataan ini rektor UNISBA minta maaf dan mencabut pernyataannya.
00:26Ia juga mengecam aksi represif polisi dengan menembakan gas air mata ke dalam area kampus.
00:32Kita menemani di rumah sakit untuk melakukan take down terkait dengan rilis yang ada di Instagram Universitas Islam Bandung.
00:41Dengan mengantinya mengutuk represifitas itu yang pertama dan juga akan membantu korban hingga selesai.
00:46Khususnya mahasiswa UNISBA dan kawan-kawan yang lain.
00:49Oke, tolong di take down.
00:50Dan titik poinnya, mohon kami mohon, titik poinnya adalah mengutuk represifitas dan juga tindakan brutal daripada aparat.
00:59Tindakan menembakkan gas air mata di area kampus itu adalah tindakan yang dilarang secara hukum.
01:10Yang pertama, kemudian yang kedua adalah mengutuk keras tindakan represif para aparat kepolisian di area kampus.
01:22Dan kami mohon, polda untuk mengamankan kampus ini sebaiknya menjadi kampus yang tentunya bersih dan bukan sebagai basis.
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan