Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 bulan yang lalu
Kutaraja Aeromoto, mobil mini bertenaga pneumatik karya mahasiswa Universitas Syiah Kuala, menjadi sorotan dunia. Dengan memanfaatkan reaksi kimia sederhana, mobil ini dinilai efisien dan ramah lingkungan. Inovasi tersebut berhasil menorehkan prestasi dengan menyabet medali emas di kompetisi internasional di China.
(ANTARA/Aprizal Rachmad/Rizky Bagus Dhermawan/I Gusti Agung Ayu N)
Transkrip
00:00Maha siswa Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala berhasil mengembangkan robot mobil bertenaga peniomatik bernama Kutaraja Aeromoto 10.
00:14Mobil mini ini diklaim lebih efisien dan ramah lingkungan dibandingkan mobil konvensional.
00:20Berukuran kurang dari 50 cm, Kutaraja Aeromoto dibekali tabung gas, filter air, motor penggerak, dan roda.
00:27Cara kerjanya menggunakan campuran hidrogen peroksida dan potasium iodida yang menghasilkan tekanan udara hingga 7 bar.
00:36Setelah katup dibuka, mobil dapat melaju lebih dari 30 meter.
00:41Jadi kami dari Kutaraja WSK ini mengembangkan salah satu mobil kami yang bernama Kutaraja Aeromoto,
00:47yaitu mobil kimia yang berbahan dasar dari hidrogen peroksida dan potasium iodida.
00:52Prinsip kerjanya itu dengan menggunakan gas bertekanan.
00:55Jadi mungkin geberakan kami ke depannya itu akan membuat mobil ini lebih aman lagi,
01:01yaitu dengan cara mencari formulasi dengan menggunakan mobil ini tekanan yang lebih rendah dari sebelumnya.
01:09Inovasi mahasiswa USK ini berbuah prestasi.
01:12Kutaraja Aeromoto meraih medali emas pada kategori performance race di ajang IJ Camp A Car Competition 2025 di Tianjin University China pada 8-12 Agustus lalu.
01:26Dari Banda Aceh, Apriza Rahmat, Kentar Berita Antara, Muartakan.

Dianjurkan