Skip to playerSkip to main content

Category

People
Transcript
00:00:00To be continued...
00:02:00Ya, untuk sementara...
00:02:04Ini persekutnya.
00:02:07Ya, terima kasih.
00:02:09Sama-sama.
00:02:09Sama-sama.
00:02:17Sama-sama.
00:02:18Sama-sama.
00:02:28Sama-sama.
00:02:36Ratna.
00:02:37Rahim.
00:02:38Silahkan.
00:02:39Iya.
00:02:41Sudah lama?
00:02:43Lumayan.
00:02:46Ayo.
00:02:46Ayo lah.
00:02:53Ayo lah.
00:02:53Ayo lah.
00:02:55Ayo.
00:02:56Ayo.
00:03:05Ayo.
00:03:05Ayo.
00:03:06Oh, my God.
00:03:36Oh, my God.
00:04:06Oh, my God.
00:04:36Oh, my God.
00:05:06Oh, my God.
00:05:36Oh, my God.
00:06:06Oh, my God.
00:06:36Oh, my God.
00:07:06Oh, my God.
00:07:36Oh, my God.
00:08:06Oh, my God.
00:08:08Hey, kamu tahu kan keadaan kita sekarang?
00:08:12Bagi kita sekarang ini, harga sayur sama mahalnya dengan harga emas, tahu?
00:08:17Ayo, ayo.
00:08:19Ayo, ayo.
00:08:21Ayo, ayo, ayo, ayo, ayo.
00:08:25Ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ay
00:08:55Ibu tadi mau bicara apa tadi Ibu ke rumah Yusuf rumah Yusuf ngapain buksana denger dulu
00:09:10omonganku Yusuf punya anak perempuan yang belum kawin lalu urusan apa denganku Ibu ingin kamu
00:09:19yang akan mengawininya gila ide buruk sebaiknya Ibu jangan bicarakan itu lagi Ibu kan tahu saya sudah
00:09:28punya anak dan istri Hai denger dulu dia akan mengirim kamu ke luar negeri dengan gaji yang
00:09:41besar dan hidup nyaman sehingga kita tidak perlu hidup seperti ini dan kamu tidak perlu membesarkan
00:09:49kamu dengan uang haram yang diberikan istrimu itu Bu mana ada perusahaan yang menggaji karyawannya dengan
00:09:56gaji yang cukup lumayan dan apaku juga mbak mereka sana tidak perlu pokoknya yang penting kamu harus
00:10:06mengawini dia cuma dengan satu syarat si Ratna itu harus kau ceraikan Bu mana bisa begitu tidak ada
00:10:17yang tidak mungkin diatas dunia ini nak hanya dengan cara begitu hidup kita akan lebih baik
00:10:25tentang istrimu Ratna biar Ibu yang mengurusnya serahkan sama ibu ah berat Bu seisi kampung sudah pada
00:10:39saya tahu selama ini kamu hidup dari hasil keringat dan rintihan palsu istrimu
00:10:46malam Mbak baru pulang nih Mbak siapa tuh istrinya Bambang
00:10:57kalau cuma itu bukan aku saja laki-laki yang hidup dari keringat istrinya Bu cukup sampai di sini
00:11:05saja pokoknya Ibu sudah banyak dengar guncingan dan hinaan dari masyarakat pokoknya turuti rencana Ibu
00:11:15gandit tak mungkin hidup tanpa ibunya kapan dia punya waktu mengurus gandit seharian Ibu yang mengurusnya
00:11:26kalau malam saja dia tidur sama ibunya dan Ibu tidak mau kalau anak itu dibesarkan oleh perempuan semacam itu
00:11:34tadi siang Ibu ketemu Endang katanya dia melihat istrimu dibawa ke hotel oleh laki-laki lain kalau kamu
00:11:49tidak percaya tanyakan saja sama dia mestinya jam begini dia sudah pulang
00:12:00anak saya mana
00:12:25hebat benar kamu selama 12 jam di luar rumah baru sekarang ingat anak kalau bukan aku yang bekerja
00:12:39selama 12 jam siapa yang akan memenuhi kebutuhan hidup kalian
00:12:46hai kamu dengar tidak betapa lancangnya istri kamu kalau kamu tidak bisa mengatasinya serahkan sama Ibu
00:13:09susu ini sudah basi kenapa masih diberikan sama gandit ah tadi masih bagus kok
00:13:31saya ambil botolin dari mulutnya kalian ini sangat kejam anak kecil saja kalian tidak kasihan hati-hati jaga mulutmu
00:13:41Ibu tidak mengurus anakmu saja masih banyak yang diurus kalau betul Ibu banyak pekerjaan kenapa tidak kamu
00:13:47bantu paling tidak kamu bisa menghalalkan apa yang telah kamu makan dari pekerjaan saya apa maksudmu
00:13:53apa saya harus menyapu dan mencuci di rumah ini kukira itu pun pekerjaan menarik daripada kau nganggur
00:14:00kamu pikir saya tidak tahu apa yang kamu lakukan di luar sana kalau kamu sudah tahu kenapa kamu masih
00:14:08mau hidup dari hasil pekerjaan saya kamu enam laki-laki tidak tahu diri hingga sulit
00:14:14berfikir bagaimana mengatasi persoalan rumah tangga sendiri hati-hati kalau bicara apa yang bisa kamu
00:14:24lakukan sekarang akan kucerai kamu tidak mungkin kamu tidak bisa melakukan itu bagaimana kamu bisa
00:14:33hidup tanpa saya saya yang membiayai kalian hidup apa apa kamu kira kami tidak bisa hidup tanpa kamu
00:14:40membeli sekaling susu untuk anakmu saja kamu tidak punya uang bukan cuma itu bahkan rokok dan minum
00:14:48pun kamu masih mengandalkan saya kamu hidup tergantung kepada saya jelaka begitu rendahnya
00:14:56anggapanmu pada kami baik mulai sekarang kuceraikan kamu talak talak talak
00:15:06Hai hai hai hai hai Hai kemana kamu anggap saya kamu sudah tidak punya hak apa-apa lagi atas anak ini
00:15:16pergi pergi keluar kau dari rumah ini Ratna keluar kataku kuat
00:15:21Oh keluar kau dari rumah ini Ratna keluar kataku keluar
00:15:27Ibu macam apa kamu ini Hai anak dicerai kamu tenang-tenang aja
00:15:38Hai Pak sejak pertama kali aku lihat wajah si Bambang aku sudah tidak simpatik
00:15:44Hai aku sudah menduga lelaki itu penganggur berat yang tidak bisa apa-apa ini gara-gara
00:15:49kamu kamu beri dia kebebasan biar modern bergaya ngapa sekarang jadinya suaminya kasih
00:15:58dia penghargaan surat telak tiga cerai lupa apa salahnya kalau saya menghiasi anak
00:16:05saya supaya dia lebih kelihatan cantik kalau saya ikuti turunan Bapak tujuh turunan saya
00:16:11punya anak cantik dia
00:16:12bu saya teringat gandit
00:16:26Hai nah sekarang baru inget anak selama ini kamu taruh naluri kaibahmu gimana
00:16:34ah dari pagi kerja sampai malam yang urusan aku juga mertuamu kalau bukan anak kita yang bekerja
00:16:42siapa yang mau kasih mereka makan Pak
00:16:47Hai menantumu itu tidak bisa memperoleh sesen pun kalau tidak begitu sudah lama mereka mati kamu tahu
00:16:54apa pekerjaan anakmu tahu pabrik obat obat-obat kombal
00:17:05Hai jangankan orang kampung tikus sawah juga tahu apa pekerjaan anakmu
00:17:11Hai kalau ada yang enggak tahu cuma kamu yang enggak tahu
00:17:15Hai kamu tahu buru pabrik itu gajinya paling tinggi 100 ribu anakmu pakai asusur yang mahal-mahal
00:17:21bajunya saja ada yang hampir sejuta Hai pabrik obat mana yang bisa kasih begitu buat keburunya
00:17:28Hai dasar otak cekak kurang pergaulan maksudmu
00:17:34Hai ah sudah lah
00:17:37Hai anak sama ibu sama aja sama-sama cuma bisa bikin malu dan hina aku di kampung ini
00:17:42Hai sudah lah Ratna kamu istirahat saja dulu ya bisa kamu harus kerja iya bu ya kerja berat
00:17:54capek-capek nih Kirin percuma udah dicerai
00:18:05Hai ada yang mau melamatkan ya suruh bagian personal ya ya ingin bertemu bapak Oke suruh masuk baik
00:18:16selamat siang Pak selamat siang silakan terima kasih saya melamar pekerjaan
00:18:43punya pengalaman pekerja di pabrik kopeksi saya belum pernah bekerja di pabrik tapi saya dulu suka
00:18:58menjahit kami memerlukan sudah memiliki pengalaman kerja pendidikan terakhir anda SM apa soal pekerja
00:19:09jahit saya akan berusaha secepatnya untuk menguasainya kami tidak mengajar yang kami butuhkan
00:19:18keterampilan dan kecepatan anda mengerti
00:19:24Hai saya hanya ingin mencari pengalaman dan kesibukan soalnya saya jenuh di rumah untuk
00:19:29sementara saya tidak perlu digaji sampai sebenarnya menguasai pekerjaan ini
00:19:34Hai Anda sudah menikah
00:19:42Hai
00:19:43eh cerai Pak
00:19:45sorry Anda tinggal dimana cukup jauh dari sini Pak
00:19:51apa mungkin Anda bisa datang tepat pada waktunya
00:19:56ah jangan khawatir Pak saya akan datang tepat pada waktunya
00:20:01ah orang tua anda bekerja dimana
00:20:04bira swasta pak
00:20:06baiklah besok anda sudah boleh mulai masuk kerja
00:20:11ah dan nanti kepala bagian akan memberi petunjuk pada anda
00:20:14iya oke
00:20:16terima kasih selamat pekerja ya
00:20:19selamat sore Bu eh oh ya tadi pamanmu datang ada apa biasa masalah keluarga dia mau punjem uang
00:20:41Hai tapi ibu tidak punya Hai kalau Hai bapakmu juga punya pasti dia nggak akan kasih
00:20:51Hai tapi kan kita bisa bantu kalau kita mau ya
00:20:56ya kita dalam ya
00:20:59apa Ibu sudah lupa kalau kita perlu bantuannya dia selalu mengelak seolah tidak mengenal kita
00:21:21Sudahlah dia itu kan pamanmu tinggal dia satu-satunya pamanmu yang masih ada dia mau menikahkan anaknya ya apa salahnya kalau kita bantu anak perempuannya
00:21:35baiklah saya akan usahakan minta pinjaman dari pabrik
00:21:43bu bu bu bu
00:21:51bu Bapa belum pulang belum mungkin dia lagi minum kopi di warung
00:21:55saya perlu uang untuk beli buku
00:22:01besok ulangan
00:22:04sekolahmu itu bagaimana sih sudah tahu kita keluarga tidak mampu kok malah bikin susah
00:22:12Hai sudah enam bulan saya menunggak
00:22:15Hai ujian sudah dekat kenapa tidak ngomong sama kakak
00:22:20kau banyak sekali uang kakak
00:22:26bayarlah keperluan sekolahmu sisanya untuk beli baju ya terima kasih Kak terima kasih
00:22:36eh
00:22:39Ratna untuk apa kamu kasih dia uang begitu banyak
00:22:43Hah
00:22:44pakaiannya saja sudah banyak lebih baik kalau dia selesaikan dulu sekolahnya
00:22:49jangan biar saya membiayai sekolahnya
00:22:52saya ingin dia jadi dokter
00:22:56bisa saja kamu mengharapkan dia begitu
00:22:59tapi kamu tahu di rumah ini yang jadi pemimpin itu cuma satu
00:23:03bapakmu
00:23:04mana mungkin dia mau adikmu jadi dokter
00:23:08dia lebih suka kalau adikmu itu cepat-cepat menikah
00:23:11biasa pikiran kolot
00:23:12dia tidak mau nasibnya seperti kamu
00:23:15apa bapak pergi ke sana menemui Gandit
00:23:23ya memang betul
00:23:26kelihatannya sejak pulang dari sana
00:23:29dia tidak mau bicara
00:23:31mungkin mereka bertengkar
00:23:33hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai hai Hai Sinting kamu malam itu yang
00:23:51antar kamu pakai mobil siapa nah sampai suamimu cari kamu saya membantu teman yang berulang
00:23:57tahun maka pulangnya sedih antar saudaranya bantu teman emangnya cuma kamu sendiri sampai
00:24:03kamu harus bantu dia
00:24:08Bapak ini sudah capek tahu
00:24:11masa setua begini
00:24:13masih harus menerima hinaan yang memalukan
00:24:17mau ditaruh dimana muka Bapak ini
00:24:19ha
00:24:20ha
00:26:43Jangan terlalu dipikirkan, pekerja ada yang datang dan ada pula yang pergi
00:26:48Ada lagi masalah yang lain, sebenarnya ini bukan urusan saya
00:26:53Tapi saya merasa ini adalah kewajiban saya untuk menyampaikan hal ini kepada Bapak
00:26:59Ada masalah apa?
00:27:03Dompetnya penuh dengan uang dan dia selalu pinjamkan kepada karyawan lain
00:27:07Melihat cara penampilannya dan berpakaiannya
00:27:13Dia sama sekali tidak ada potongan karyawan
00:27:16Pertama kali dia datang, itu pun dia sudah bilang bahwa dia bekerja di sini hanya untuk mencari kesibukan
00:27:24Masalahnya bukan cuma itu, Pak
00:27:26Apalagi, coba kamu terangkan lebih jelas, masalahnya apa?
00:27:33Masalahnya, dia itu selalu dijemput dan diantar dengan mobil yang selalu berbeda
00:27:37Ya, barangkali saudara-saudaranya yang mengantarkan dia
00:27:40Sekali lagi, Pak, ini kewajiban saya untuk menyampaikan hal ini kepada Bapak
00:27:45Secara pribadi, saya tidak bermusuhan dengan dia
00:27:48Tapi Bapak perlu tahu bahwa yang namanya karyawan di sini bukan cuma dia
00:27:53Sebenarnya siapa yang mengatakan hal ini kepada kamu?
00:27:58Keamanan
00:27:59Keamanan? Apa dia tidak punya pekerjaan lain selain mengatakan nyambungan bukan?
00:28:04Sudah, kamu kembali kerja, biar saya mengatasi
00:28:08Baik, Pak
00:28:09Siang, Pak
00:28:30Bapak menganggir saya, Pak
00:28:31Kamu ngomong apa sualatnya?
00:28:34Hah?
00:28:34Saya, Pak
00:28:35Saya tidak ngomong apa-apa, Pak
00:28:37Perlu kamu ketahui
00:28:39Semua karyawan yang ada di sini
00:28:41Itu wajib kita hormati
00:28:43Dan tidak ada perbedaan
00:28:46Jadi saya kira tidak pantas kalau kamu mengatakannya yang bukan-bukan
00:28:51Maaf, Pak
00:28:53Bapak tidak tahu
00:28:54Yang melihat dan mendengar adalah saya
00:28:57Dan orang-orang sekitar sini sering mengatakan
00:29:00Kalau Ratna sering diantar dengan mobil dan orang yang berbeda-beda, Pak
00:29:04Kamu mesti tahu
00:29:06Apa yang terjadi di luar
00:29:08Itu bukan urusan kamu
00:29:10Mengerti?
00:29:13Mengerti kamu?
00:29:15Iya, Pak
00:29:15Saya mengerti, Pak
00:29:16Ya sudah
00:29:17Lanjutkan pekerjaan
00:29:19Iya, Pak
00:29:20Baik, Pak
00:29:21Salah melulu
00:29:29Bambang, tunggu
00:29:40Wah, apa kamu kesini?
00:29:47Dengar dulu
00:29:48Aku bawa mainan untuk gandit
00:29:49Kamu tidak ada hubungan lagi dengan anakmu
00:29:52Kenapa?
00:29:54Dia kan anakku juga
00:29:55Jangan banyak bicara
00:29:57Pergi dari sini
00:29:58Bagaimana dengan rencana perkawinanmu?
00:30:14Bagaimana kamu tahu?
00:30:17Karena itu
00:30:18Kamu menceritakan aku
00:30:19Iya, kan?
00:30:24Aku sudah melarang ibu
00:30:26Kenapa?
00:30:31Apakah menarik untuk dibicarakan?
00:30:35Tak ada gungannya
00:30:35Ibu datang
00:30:37Kembalikan gandit
00:30:38Ayo cepat
00:30:40Ayo pergi
00:30:42Bambang
00:30:47Bambang
00:30:47Tadi kamu bicara sama siapa?
00:30:55Sama tetangga, ibu
00:30:56Ibu mau kemana?
00:30:57Mau ke pasar?
00:30:59Aduh, bawa ke rumah
00:31:00Sekalian jaga rumah ya
00:31:01Bawa sana
00:31:02Baik, ibu
00:31:03Cepat
00:31:03Bawa ke rumah itu
00:31:06Terima kasih
00:31:20Bawa ke rumah
00:31:21Hi Mas, how are you?
00:31:28Yes, it's already been a long time.
00:31:31Yes, it's been a long time.
00:31:36Hi Mas, how are you?
00:31:41Yes.
00:31:42How long?
00:31:43Yes.
00:31:44Yes.
00:31:45Yes.
00:31:47Yes.
00:31:49Yes, it's been a long time.
00:31:55We'll meet you next time.
00:31:57How are you?
00:31:59Yes.
00:32:01How are you?
00:32:33Halo?
00:32:36Halo, selamat siang. Bisa bicara dengan Ratna?
00:32:40Ratna?
00:32:40Iya.
00:32:43Permisi, Pak.
00:32:44Silahkan.
00:32:46Halo?
00:32:47Ratna?
00:32:48Siapa?
00:32:49Saya Santi.
00:32:49Santi?
00:32:50Iya.
00:32:52Ada apa?
00:32:53Saya berdengar dengan pacar saya.
00:32:54Di mana?
00:32:55Di kantor polisi.
00:32:56Iya, tunggu sampai saya datang.
00:33:01Pak, saya ada urusan.
00:33:03Saya harus keluar sekarang.
00:33:05Apa kata Santi?
00:33:06Santi ditahan di kantor polisi karena bertengkar dengan pacarnya.
00:33:11Lalu bagaimana?
00:33:13Saya akan menjemputnya.
00:33:15Caranya?
00:33:16Orang tua Santi sangat sederhana.
00:33:18Saya akan menolongnya.
00:33:21Oke.
00:33:22Pak, Ratna mau ke mana, Pak?
00:33:33Kenapa sih?
00:33:34Kamu selalu memikirkan dia?
00:33:38Pak.
00:33:39Saya terlalu banyak utang budi badannya.
00:33:44Ketika anak saya sakit keras dan dirawat di rumah sakit,
00:33:48dialah yang menolong saya sekaligus membayar ongkos pengobatannya.
00:33:52Kalau tidak ada bantuan dari dia.
00:33:56Mungkin anak saya sudah lama meninggal, Pak.
00:33:59Saya heran.
00:34:01Kenapa hal seperti ini tidak pernah memberitahukannya pada saya?
00:34:05Lagipula apa maksudmu memberitahukan tentang keluarga kamu pada dia?
00:34:09Pak.
00:34:10Saya tidak pernah memberitahu padanya, Pak.
00:34:14Tapi saya heran dia bisa tahu.
00:34:16Dan yang jelas,
00:34:18setiap karyawan yang mengalami kesulitan,
00:34:20dia selalu membantunya dengan ikhlas.
00:34:28Telefon dari siapa, Pak?
00:34:31Sudah lanjutkan tugasmu.
00:34:33Baik, Pak.
00:34:36Ratna pergi bebaskan Santi dari tanah polisi.
00:34:39Masalahnya apa, Pak?
00:34:40Kok saya tidak diberitahu?
00:34:43Tidak ada apa-apa.
00:34:44Pergilah.
00:34:45Ya, Pak.
00:34:52Saya tidak bisa pikir.
00:34:56Semua orang selalu ingin memikirkan orang lain.
00:35:00Apa tidak ada pekerjaan lain lagi?
00:35:07Yura?
00:35:07Iya.
00:35:08Bagaimana?
00:35:10Santi kan sudah kembali dengan selamat.
00:35:12Kamu punya kenalan di kantor polisi.
00:35:16Pak,
00:35:17saya ingin memberitahukan.
00:35:19Kalau bisa,
00:35:20hal ini jangan sampai ada yang tahu.
00:35:23Saya mengerti.
00:35:24Silahkan.
00:35:25Ya.
00:35:25Halo, Mia.
00:35:41Halo, John.
00:35:43Bagaimana?
00:35:43Sudah dapat fotonya.
00:35:46Beres.
00:35:48Lalu bagaimana hasilnya?
00:35:49Luar biasa.
00:35:52Luar biasa.
00:35:54Coba kamu lihat.
00:36:00Gila.
00:36:00Dia memang luar biasa cantiknya.
00:36:04Kamu yakin dia mau jadi peragawati?
00:36:06Dia pasti mau.
00:36:08Karena dia tipe perempuan yang berani menerima tantangan.
00:36:10Coba kamu lihat.
00:36:18Coba kamu lihat.
00:36:18Sini.
00:36:26Sini.
00:36:27Sini.
00:36:28Sini.
00:36:29Ini apa?
00:36:29Hapak.
00:36:31Hapak.
00:36:31Hapak.
00:36:31You don't want to take care of this child!
00:36:35I have no right to have a right!
00:36:37Don't!
00:36:38Don't!
00:36:39Don't!
00:36:40Don't!
00:36:42Don't!
00:36:44Don't!
00:36:46Don't!
00:36:48Don't!
00:36:50Don't!
00:36:52Don't!
00:36:54Don't!
00:36:56Don't!
00:36:58Don't!
00:37:00Where is Ratna?
00:37:04Ratna!
00:37:06Ratna!
00:37:08Pak!
00:37:09Ratna!
00:37:11Ratna!
00:37:13Pak!
00:37:15Tadi malam...
00:37:18Siapa yang rata kamu pulang?
00:37:20Siapa?
00:37:22Subir kantor.
00:37:24Kantor apa?
00:37:27Apa...
00:37:29Kamu tidak sadar...
00:37:31Gara-gara ulangmu ini...
00:37:33Kamu dicerai oleh suamimu?
00:37:35Pak!
00:37:37Pak!
00:37:38Pikir!
00:37:39Pikir pakai otak!
00:37:41Kamu masih punya adik!
00:37:42Punya orang tua!
00:37:44Pak!
00:37:45Pak!
00:37:46Pak!
00:37:47Cepat ambil air!
00:37:48Cepat, Mak!
00:37:49Pak!
00:37:50Pak!
00:37:51Pak!
00:37:57Pak!
00:37:58Pak!
00:37:59Pak!
00:38:00Kok...
00:38:01Kok bapak mengeluarkan darah?
00:38:03Pak!
00:38:04Pak!
00:38:05Ratna!
00:38:06Ayo cepat titik dokter!
00:38:08Iya, Bu!
00:38:09Pak!
00:38:10Ratna!
00:38:11Ayo!
00:38:12Pak!
00:38:13Pak!
00:38:14Tidak!
00:38:15Pergi kau dari sini!
00:38:17Bilang dia, Bu!
00:38:19Ini?
00:38:20Ibu!
00:38:21Aku tidak sudah pergi sama dia!
00:38:22Ibu!
00:38:23Bilang dia!
00:38:24Ibu!
00:38:25Aduh!
00:38:26Aduh!
00:38:29Aduh!
00:38:30Kita pergi sama Ratih saja, Bu!
00:38:32Iya!
00:38:33Ayo!
00:38:34Ayo!
00:38:35Ayo antar ibu, Kak!
00:38:36Saya cepat pergi dulu, Kak!
00:38:37Ayo, Pak!
00:38:38Ayo, Pak!
00:38:42Ratih!
00:38:45Ada apa, Kak?
00:38:49Ini uang!
00:38:50Untuk pengobatan bapak dan naik kasih!
00:38:52Biar cepat, ya!
00:38:53Baik, Kak!
00:38:54Saya berangkat dulu!
00:38:55Iya!
00:39:09Sebaiknya, kamu jangan ganggu bapak dulu!
00:39:11Ya?
00:39:12Dia perlu istirahat!
00:39:25Terima kasih!
00:39:26Ya!
00:39:27Tidak!
00:39:28I love you
00:39:58Jejaklah kamu menghilang
00:40:06Di telang gelap yang malam itu
00:40:11Dan aku tak tahu lagi
00:40:18Terpengu diam sendiri
00:40:23Kini aku berjalan
00:40:37Untuk hilangkan rasa sedih
00:40:44Kutiga masa laluku
00:40:49Aku tak akan berpaling lagi
00:40:56Semua nanti mu tak tahu
00:41:03Yang tinggal hanya menangkan
00:41:10Biar ku mati
00:41:19Biar ku jalanin
00:41:32Ketirnya sempit
00:41:35Ketirnya rindu
00:41:38Tidak ada
00:41:39Tidak ada
00:41:40Tidak ada
00:41:41Tidak ada
00:41:43Tidak ada
00:41:45Di hatiku
00:41:48Oh, oh, oh, oh, oh, oh
00:42:18Ah, Pak Rahim, bagaimana bisa mampir kemari?
00:42:25Loh, memangnya kenapa kalau aku datang?
00:42:28Kamu tidak senang.
00:42:30Aku datang kemari karena aku rindu padamu.
00:42:33Aku tidak dipersilakan masuk.
00:42:36Bukan begitu.
00:42:38Rasanya rumah ini tidak pantas untuk orang seperti Bapak.
00:42:41Memangnya kenapa?
00:42:42Tidak ada orang.
00:42:44Tapi kau baik-baik saja, kan?
00:42:46Kebetulan Bapak sakit.
00:42:48Ibu mengantar ke rumah sakit.
00:42:50Pantas kau kelihatan pucat dan bingung.
00:42:53Habis nangis, ya?
00:43:00Silahkan masuk, Pak.
00:43:01Terima kasih.
00:43:09Ratna, aku sudah pikirkan yang akan matang.
00:43:18Memikirkan apa, Pak?
00:43:21Silahkan, Duduk.
00:43:22Terima kasih.
00:43:26Hari ini aku ingin bicara dengan ayahmu tentang hubungan kita.
00:43:31Bicara apa?
00:43:32Saya tidak mengerti maksud Bapak.
00:43:35Ratna, aku yakin kau mengerti maksudku.
00:43:38Pak, sejak semula dan telah berulang kali, kukatakan.
00:43:45Itu tidak mungkin.
00:43:47Maunya kamu apa?
00:43:49Kita kan sudah lama saling mengenal.
00:43:52Lagi pula, di antara kita sudah ada pengertian yang baik.
00:43:57Apakah aku selama ini kurang membantumu di saat kamu butuhkan bantuan?
00:44:02Begitu.
00:44:07Memang, selama ini Bapak telah banyak sekali membantu saya.
00:44:13Tapi terus terang, dan dengan jujur, saya katakan bahwa kepercayaan saya terhadap laki-laki sudah hilang.
00:44:24Ah, tidak semua laki-laki sama seperti Bambang.
00:44:30Laki-laki adalah laki-laki.
00:44:33Sekali lagi, maaf.
00:44:35Bapak kan sudah punya istri dan anak.
00:44:38Rasanya saya tidak tegal untuk menghanati mereka.
00:44:43Ya, aku-aku memang bahwa aku sudah punya istri dan anak.
00:44:47Tetapi Ratna, aku punya sesuatu kelebihan yang bisa membagiakan kamu.
00:44:54Nah, apa lagi yang kamu pikirkan?
00:44:57Yang jelas, sebelum saya mendapatkan gandit, saya tidak bisa mengambil keputusan.
00:45:05Pak, kamu tidak akan sanggup menghadapi Bambang sendiri.
00:45:09Biarkan aku membantumu.
00:45:11Demi mendapatkan anakmu, kalau perlu sampai ke pengandilan.
00:45:16Dan aku akan membesarkan anakmu sebagaimana anakku sendiri.
00:45:20Mengerti?
00:45:20Baik, Pak.
00:45:23Tapi beri waktu saya untuk berpikir.
00:45:26Hmm, aku setuju.
00:45:30Bapak mau minum kopi?
00:45:32Ah, tidak usah.
00:45:33Nah, besok kita ngopi di luar.
00:45:36Untuk sementara, simpan saja buah-buahan ini di sini.
00:45:40Ya.
00:45:42Dan juga uang ini.
00:45:44Simpan saja.
00:45:46Bapak keseran sakit.
00:45:47Tentu butuhkan pengobatan.
00:45:49Oke?
00:45:51Saya pulang dulu ya.
00:45:53Sampai besok.
00:45:55Ya.
00:45:55Ya.
00:46:03Selamat malam.
00:46:19Silahkan masuk.
00:46:24Bapak memanggil saya?
00:46:26Ya.
00:46:27Silahkan duduk.
00:46:28Terima kasih.
00:46:31Lihatlah.
00:46:33Semua karyawan yang ada di sini.
00:46:36Pada umumnya,
00:46:37memanggil saya abang atau kakak.
00:46:41Hanya Anda yang memanggil saya bapak.
00:46:45Pak,
00:46:46saya telah banyak mengenal laki-laki
00:46:48yang mengaku sebagai kakak saya.
00:46:51Tapi menurut pengalaman dan kenyataan,
00:46:55kakak atau abang adalah saudara yang ada hubungan darah.
00:46:58Oke, terserah Anda.
00:47:00Hari ini,
00:47:02saya ingin bicara
00:47:03hal yang sangat penting
00:47:05tentang pribadi Anda.
00:47:09Semua orang ingin tahu masalah pribadi saya.
00:47:13Tampaknya,
00:47:15mereka selalu ingin tahu masalah pribadi orang lain.
00:47:19Apakah Bapak juga mau bertanya?
00:47:22Tidak apa-apa.
00:47:23Maksud saya,
00:47:28kalau Anda keberatan,
00:47:29Anda bisa menolaknya.
00:47:32Tidak apa-apa.
00:47:33Saya menghormati Bapak.
00:47:37Apa yang Bapak ingin ketahui tentang saya?
00:47:42Mengenai orang-orang yang mengantar
00:47:44dan menjemput Anda setiap hari.
00:47:47Kalau saya boleh tahu,
00:47:49apa hubungan mereka dengan Anda?
00:47:53Kebetulan,
00:47:55saya banyak saudara
00:47:55yang kantornya searah dengan tempat saya bekerja.
00:47:58Apa salahnya saya minta diantar?
00:48:03Kalau saya boleh tahu,
00:48:06apa Anda sudah punya anak?
00:48:09Anak saya satu.
00:48:11Dia tinggal sama Bapaknya.
00:48:14Ratna,
00:48:16kalau saya tidak salah,
00:48:18gajimu hanya 200 ribu rupiah per bulan.
00:48:20Tapi setahu saya,
00:48:24semua karyawan yang ada di sini,
00:48:27telah Anda bantu
00:48:28melebihi
00:48:29dari penghasilan Anda sendiri.
00:48:32Telah saya katakan,
00:48:33saya bekerja di sini
00:48:34bukan untuk mencari uang.
00:48:37Uang saya di bank
00:48:38cukup bermanfaat
00:48:39untuk membantu teman-teman di sini.
00:48:43Menurut saya,
00:48:44itu lebih baik?
00:48:46Perlu Anda ketahui,
00:48:48bahwa
00:48:48semua karyawan yang bekerja di sini,
00:48:51itu dipercayakan oleh
00:48:52orang tua mereka pada saya.
00:48:55Baiklah,
00:48:55kalau begitu,
00:48:56mulai besok saya tidak akan bekerja lagi.
00:48:59Bukan begitu maksud saya.
00:49:02Alangkah baiknya,
00:49:04kalau saudara-saudara Anda
00:49:05tidak menghantar Anda
00:49:07sampai di depan kantor.
00:49:09Oke?
00:49:10Baiklah,
00:49:11saran Bapak akan saya perhatikan.
00:49:14Sekarang saya harus pergi
00:49:15untuk menemui pengacara saya.
00:49:18Masalah Gandit.
00:49:21Gandit?
00:49:23Siapa Gandit?
00:49:26Anak saya.
00:49:32Lalu,
00:49:33apa kata pengacara?
00:49:35Saya diminta datang sore ini.
00:49:39Oke.
00:49:40Baiklah,
00:49:41kalau Anda mau pergi sekarang,
00:49:43silakan.
00:49:43Terima kasih.
00:49:48Kembali.
00:50:00Bambang!
00:50:05Bambang!
00:50:06Berhenti!
00:50:07Aku akan berteriak
00:50:08biar seluruh kamu tahu
00:50:09kalau kau telah membohongi pengacara.
00:50:12Eh,
00:50:12wanita jalang.
00:50:14Kalau bicara pelan-pelan kamu.
00:50:15Kamu telah bersumpah
00:50:16di hadapan pengacara
00:50:17dan kamu menjelek-jelekkan saya.
00:50:19Apa lagi yang kamu mau?
00:50:21Apa urusan kamu
00:50:21sampai Mbak Gandit ke pengadilan?
00:50:24Kamu masih tanya?
00:50:26Kenapa persoalan ini
00:50:27kuajukan ke pengadilan?
00:50:29Selama enam bulan,
00:50:31kamu dan ibumu
00:50:32tidak memperolehkan aku
00:50:33bertemu dengan
00:50:33anak darah dagingku sendiri.
00:50:36Aku tahu
00:50:36anakku sakit keras.
00:50:37Sekarang,
00:50:39apa yang kamu mau
00:50:40dari aku sebagai ibunya?
00:50:43Kalau kamu marah,
00:50:45jangan terlimpahkan
00:50:45pada anakku.
00:50:47Aku tidak akan
00:50:48membiarkan kamu dan
00:50:49ibumu
00:50:49menghabisi nyawa
00:50:50anakku.
00:50:52Ayah macam apa kamu?
00:50:54Benar-benar
00:50:55enggak becus.
00:50:56Daripada menyerahkan
00:50:57Gandit
00:50:57kepada perempuan
00:50:58semacam kamu,
00:50:59lebih baik
00:51:00kuhabisi nyawanya.
00:51:00Kamu pikir
00:51:03kamu siapa?
00:51:05Lancang menilai aku.
00:51:07Aku begini
00:51:07karena kamu.
00:51:10Siapa yang
00:51:11membutuhkan
00:51:12kemeja baru,
00:51:13sepatu baru,
00:51:15uang ekstra
00:51:16untuk kamu minum-minum
00:51:17dan foya-foya?
00:51:18Siapa yang
00:51:19menyediakan uang
00:51:20kebutuhan
00:51:21kamu dan ibumu?
00:51:23Jadi dengan
00:51:24alasan itu,
00:51:25apa yang telah
00:51:25kamu lakukan
00:51:26kamu anggap benar?
00:51:28Apakah
00:51:29kamu rasa
00:51:29kehilangan
00:51:29martabatmu
00:51:30sebagai laki-laki?
00:51:33Ah,
00:51:33Bambang.
00:51:37Baru sekarang
00:51:37kamu sadar,
00:51:39lalu kenapa
00:51:40kamu dan ibumu
00:51:41tidak melarang
00:51:43atau mencekikku?
00:51:45Aku heran
00:51:46kenapa
00:51:47masalah ini
00:51:47baru sekarang
00:51:48kamu ungkit semuanya
00:51:49setelah
00:51:50kamu dan ibumu
00:51:51menikmati hasilnya.
00:51:54Pokoknya
00:51:55saya tidak mau tahu
00:51:56kalau masalah
00:51:57Gandit
00:51:58kamu buat ke pengadilan.
00:51:59Sumir
00:52:00saya
00:52:00akan saya
00:52:01izinkan
00:52:02kamu bertemu
00:52:02dengannya.
00:52:04Jangan
00:52:04anggap
00:52:04aku remeh.
00:52:06Kalau
00:52:06persoalan ini
00:52:06ku balik,
00:52:07jangan menyesal
00:52:08kalau kamu dan
00:52:09ibumu
00:52:10meringkuk
00:52:10dalam penjara.
00:52:12Kalau begitu,
00:52:13kenapa bukan
00:52:13aku yang
00:52:14kau tuntuk?
00:52:15Itu mudah.
00:52:16Aku masih punya
00:52:17jalan keluar.
00:52:19Apapun
00:52:20alasan kamu,
00:52:21Gandit
00:52:22tak akan pernah
00:52:22kuserahkan
00:52:23kepada kamu.
00:52:24Apapun
00:52:25akan kuperjuangkan.
00:52:27Tapi kalau
00:52:27aku ada
00:52:28usul
00:52:28di mana
00:52:29kau dan aku
00:52:30sama-sama puas,
00:52:32bagaimana?
00:52:32Apa?
00:52:34Temui aku besok
00:52:35di tempat yang sama.
00:52:36Ratna.
00:52:50Pak Rahim,
00:52:52apa kabar?
00:52:54Baik.
00:52:55Kau
00:52:55tanpa senang.
00:52:57Tidak juga,
00:52:57biasa-biasa saja.
00:53:02Aduh,
00:53:03Mbak Ratna,
00:53:04susah sekali
00:53:05mencari rumah Anda.
00:53:06Hampir dua jam
00:53:07kami muter-muter.
00:53:09Iya,
00:53:10hampir kami putus asa
00:53:11dan ingin pulang.
00:53:12Kalau tidak ingat
00:53:13bahwa ini sangat penting.
00:53:15Tapi,
00:53:15ketemukan.
00:53:17Apanya yang penting?
00:53:19Menurut
00:53:20manajer iklan,
00:53:21Anda harus datang
00:53:22ke kantor besok pagi.
00:53:26Saya sudah
00:53:27melarang mereka
00:53:27untuk tidak
00:53:28mencalonkan saya.
00:53:30Kami kira
00:53:30pilihan sudah jatuh
00:53:31ke tangan Anda.
00:53:33Jadi,
00:53:33mau tidak mau,
00:53:34Anda harus menandatangani
00:53:35kontrak ini.
00:53:36Kami sudah mendapatkan
00:53:45tujuh pelanggan
00:53:46dan mereka bersedia
00:53:47memilih Anda
00:53:48sebagai model produknya
00:53:49dengan uang muka
00:53:50lima juta rupiah.
00:53:51Masa Anda tidak terkari?
00:53:53Lima juta?
00:53:54Maaf.
00:54:02Ini bukan masalah uang.
00:54:03Loh,
00:54:05penawarannya menara ini
00:54:06kamu tolak?
00:54:07Ini kesempatan Anda
00:54:08menjadi terkenal
00:54:09dan tersohor
00:54:10di dunia model.
00:54:13Sini kontraknya.
00:54:14Biar saya yakinkan dia
00:54:16supaya menandatangani
00:54:17kontrak ini.
00:54:18Jangan, Pak.
00:54:19Biar saya sendiri.
00:54:20Ah, sudahlah.
00:54:21Sini.
00:54:22Tandatangan di sini.
00:54:23Domain kan lima juta.
00:54:28Ayo.
00:54:35Ayolah, Ratna.
00:54:37Cepat tanpa hangatnya.
00:54:44Kalian tidak mengerti.
00:54:47Saya bisa diusir
00:54:47oleh orang tua saya.
00:54:50Loh,
00:54:51kenapa?
00:54:52Kamu tidak membutuhkan uang.
00:54:58Saya bisa dibunuh
00:54:59sama bapak saya.
00:55:00Pokoknya kamu
00:55:08tak ada nandulah.
00:55:14Ayolah, Mbak.
00:55:15Ayolah, Mbak.
00:55:45Terima kasih, Mbak.
00:55:48Iya.
00:55:49Terima kasih.
00:55:50Iya.
00:55:52Selamat siang, Pak.
00:55:53Siang.
00:55:54Mari.
00:55:55Mari.
00:55:57Begitu dong, Rat.
00:55:59Lima juta, lho.
00:56:13Masuk.
00:56:14Ah.
00:56:15Lho, Anda tidak ambil cuti?
00:56:20Tidak, tapi...
00:56:22Silahkan duduk.
00:56:23Terima kasih.
00:56:26Saya kira sebaiknya
00:56:27Anda ambil cuti saja.
00:56:29Toh, Anda sedang
00:56:30tidak ada pekerjaan.
00:56:33Saya ada urusan penting
00:56:34dengan bapak.
00:56:36Perlu dengan saya?
00:56:39Begini, Pak.
00:56:41Ratna.
00:56:42Ada apa?
00:56:42Ada apa?
00:56:45Bapak?
00:56:45Bapak tahu.
00:56:46Bapak tahu, saya sangat menghormati Bapak.
00:56:53Tapi saya khawatir,
00:56:55jangan-jangan Bapak tersinggung
00:56:56kalau saya katakan terus terang.
00:56:58Lho, kenapa?
00:57:00Bapak cukup berpengalaman
00:57:03dan mengetahui soal perempuan.
00:57:05Kamu ini mau ngomong apa sih?
00:57:09Setiap orang yang mendengar kisah
00:57:13perjalanan hidup saya
00:57:14pasti merinding.
00:57:16Bapak tahu
00:57:17apa yang dikatakan pengacara saya?
00:57:20Apa dia bilang?
00:57:22Pengacara saya bilang
00:57:24suami saya bisa saja membuktikan
00:57:26kalau saya wanita jalan.
00:57:29Sehingga saya tidak mungkin
00:57:30mendapatkan anak saya kembali.
00:57:34Wanita jalan?
00:57:37Apa artinya itu?
00:57:38Bapak tidak tahu
00:57:40apa artinya wanita jalan.
00:57:45Kalau saya hubungkan dengan laki-laki,
00:57:48itu tidak ada artinya.
00:57:54Tapi kalau saya hubungkan dengan wanita,
00:57:57maka rusaklah
00:57:58masa depan wanita tersebut.
00:58:03Sampai hati
00:58:04dia menuduh Anda seperti itu.
00:58:08Saya menikah
00:58:12pada usia 16 tahun.
00:58:18Itu pun saya dijodohkan oleh orang tua saya.
00:58:22Saya
00:58:23dijanjikan impian yang indah.
00:58:27Tapi ternyata
00:58:29setelah tiga hari saya menikah,
00:58:33suami saya memperlakukan saya
00:58:34sebagai mensin penjatak uang.
00:58:42Pak,
00:58:42pada usia muda
00:58:44dan kebetulan cantik,
00:58:46saya merasa dapat
00:58:49mengatasi semua
00:58:51apa saja.
00:58:54Tapi ternyata,
00:58:57setiap laki-laki yang saya jumpai,
00:58:59sama.
00:59:04Mereka hanya ingin memiliki
00:59:06kecantikan
00:59:08dan keindahan
00:59:09tubuh saya.
00:59:13Mulai dari situ,
00:59:15hilanglah
00:59:16kepercayaan saya
00:59:17terhadap laki-laki.
00:59:18Maaf.
00:59:26Ketika saya berjumpa
00:59:27pertama kali
00:59:28dengan Bapak,
00:59:31saya pikir
00:59:32Bapak juga sama
00:59:34seperti mereka.
00:59:35Ratna,
00:59:52saya hera.
00:59:54Kenapa semua ini
00:59:55kamu ceritakan pada saya?
00:59:59Saya kira hal ini
01:00:00tidak pantas
01:00:01diceritakan orang lain.
01:00:05Bahkan oleh saudara
01:00:05sekandungnya sekalipun.
01:00:09Semua orang
01:00:10mengguncikan saya,
01:00:12menjelek-jelekkan saya.
01:00:14Setelah bertemu
01:00:15pengacara,
01:00:16saya menemui Bapak
01:00:17dan saya tanyakan
01:00:20salah siapa itu.
01:00:24Lalu apa jawabnya?
01:00:27Yang jelas,
01:00:28dia menyalahkan saya.
01:00:31Tapi,
01:00:32semua itu saya terima.
01:00:33Demi anak saya.
01:00:37Kenapa Anda harus berkorban?
01:00:42Saya selalu berharap
01:00:44jika anak saya besar nanti,
01:00:47dia mengerti keadaan sesungguhnya.
01:00:50Dan,
01:00:51dia akan menjadi pelindung saya
01:00:52di hari tua.
01:00:55Ratna,
01:00:57kemungkinan besar
01:00:58kalau kamu kembali lagi
01:01:00dengan Bambang,
01:01:02maka anakmu akan
01:01:03mewarisi
01:01:03kebiasaan buruk Bapaknya
01:01:05sebagai penganggup.
01:01:07Itulah alasannya
01:01:09kenapa saya ingin
01:01:10rujuk kembali
01:01:11dengan Bambang.
01:01:13Jadi,
01:01:14kamu ingin kembali lagi
01:01:15ke suamimu?
01:01:19Saya terpaksa.
01:01:21Menurut saya,
01:01:22itulah jalan keluar
01:01:25satu-satunya.
01:01:31Sebaiknya,
01:01:32kamu fikirkan lagi
01:01:33dengan teman.
01:01:36Apakah ini bukan
01:01:37pikiran sesat?
01:01:40Ratna,
01:01:42apakah kamu yakin
01:01:44Bambang
01:01:46mau menikahimu kembali?
01:01:48Dia setuju.
01:01:54Tidak ada persoalan.
01:01:56Yang jadi persoalan
01:01:57adalah saya.
01:01:59Maksudmu?
01:02:01Inilah persoalan penting
01:02:03yang ingin saya
01:02:03bicarakan dengan Bapak.
01:02:06Pada saya?
01:02:09Saya hanya bisa
01:02:10menikah kembali
01:02:11dengan Bambang
01:02:12kalau saya sudah menikah
01:02:14dengan laki-laki lain.
01:02:17Meskipun hanya
01:02:17sementara.
01:02:20Bapak mengerti
01:02:21maksud saya.
01:02:27Pak,
01:02:29seandainya saya
01:02:30tidak pantas
01:02:31mengatakan hal ini,
01:02:33katakan saja.
01:02:36Sebab,
01:02:37dalam hal ini,
01:02:39hanya Bapak
01:02:39yang bisa menolong saya.
01:02:41Dan saya percaya.
01:02:44Jadi maksudmu,
01:02:46kamu ingin
01:02:47saya menikahimu.
01:02:48Begitu.
01:02:54Ratna,
01:02:56saya
01:02:56simpati dengan
01:02:57perintahan kamu.
01:03:00Tapi saya kira
01:03:01dalam hal ini,
01:03:03saya belum dapat
01:03:04memenuhi
01:03:05kehilangan kamu.
01:03:07Maafkan saya.
01:03:08terima kasih, Pak,
01:03:11atas tanggapan
01:03:12Bapak yang sangat
01:03:13jujur.
01:03:16Saya sangat
01:03:16menghormati Bapak.
01:03:20Mulai besok,
01:03:21saya tidak akan
01:03:22masuk kerja lagi.
01:03:22Oke.
01:03:34Ratna,
01:03:36kalau ada hal lain
01:03:37yang bisa saya bantu,
01:03:42jangan sangat-sangat hubungi saya.
01:03:44Oke?
01:03:45Ya.
01:03:46Terima kasih, Pak.
01:03:47Kembali.
01:03:48Permisi.
01:03:49Terima kasih.
01:03:49Terima kasih.
01:03:49Terima kasih.
01:06:20Ratna, ini bukan soal bantu-bantu.
01:06:25Kamu kan tidak cacat.
01:06:27Bapak membuang waktu hanya untuk memikirkan saya.
01:06:29Kenapa? Kamu pergi?
01:06:34Maksud bapak?
01:06:35Dari cara kamu bicara, seolah kamu pergi jauh dariku.
01:06:39Pak, untuk terakhir kalinya, saya minta bantuan bapak.
01:06:47Ada apa?
01:06:48Saya bersedia menikah dengan bapak.
01:07:00Wah, luar biasa sekali.
01:07:04Hari ini aku bahagia.
01:07:05Aku yakin satu waktu kau pasti mau menikah dengan aku.
01:07:10Tapi ada syaratnya.
01:07:12Tapi ada syaratnya.
01:07:18Semua syaratmu akan kepenuhi.
01:07:20Katakan apa saja.
01:07:21Saya bersedia menikah dengan bapak untuk mendapatkan gandit kembali.
01:07:28Setelah kita menikah, kita harus berpisah.
01:07:32Hanya dengan cara itu, saya bisa menikah kembali dengan Bambang.
01:07:37Untuk membesarkan dan mengasuh anak saya.
01:07:40Apa?
01:07:42Kau mau mempergunakan aku sebagai batu loncatan?
01:07:46Ah, ini tidak alirat, nah.
01:07:59Tolonglah, Pak.
01:08:00Hanya bapak yang bisa menolong saya.
01:08:04Selain bapak, tidak ada yang bisa saya percaya.
01:08:08Bapak tadi telah berjanji untuk menolong saya, anak saya.
01:08:24Baiklah.
01:08:25Kalau memang beri nasibku, aku akan membantumu.
01:08:30Okey?
01:08:32Mari kita pulang.
01:08:34Ayo.
01:08:35Ya.
01:08:35Apa?
01:08:37Apa?
01:08:38Apa?
01:08:39Apa?
01:08:40Apa?
01:08:41Apa?
Be the first to comment
Add your comment

Recommended