Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Petugas pemadam kebakaran masih berupaya memadamkan api dari sumur minyak yang terbakar di Blora, Jawa Tengah.

Sejumlah alat milik Pertamina juga telah dikerahkan untuk memadamkan api, namun upaya untuk memadamkan kobaran api masih belum berhasil.

Sementara korban meninggal dunia kebakaran sumur minyak di Blora, Jawa Tengah, bertambah satu orang.

Korban atas nama Yeti meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Sardjito Yogyakarta selama satu minggu karena mengalami luka bakar serius.

Hingga hari Sabtu (23/8/2025) ini, korban meninggal dunia berjumlah empat orang, sementara satu korban, seorang balita, masih menjalani perawatan di RSUD Sardjito Yogyakarta.


Baca Juga Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora 5 Hari Tak Padam, Pemkab Ungkap Fakta ini di https://www.kompas.tv/nasional/612747/kebakaran-sumur-minyak-ilegal-di-blora-5-hari-tak-padam-pemkab-ungkap-fakta-ini

#korban #sumurminyak #blora

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/613245/korban-tewas-akibat-kebakaran-sumur-minyak-blora-bertambah-jadi-4-orang-usai-perawatan-seminggu
Transkrip
00:00Petugas masih berupaya memadamkan api dari sumur minyak yang terbakar di Blora, Jawa Tengah.
00:05Sementara korban meninggal akibat kebakaran sumur minyak ini bertambah satu orang.
00:09Sejumlah alat milik Pertamina telah diterjunkan, namun upaya pemadaman belum berhasil.
00:13Tingginya tekanan gas dari dalam sumur membuat petugas kesulitan.
00:16Hingga hari ini, korban tewas berjumlah empat orang.
00:18Sementara satu korban, seorang berita, masih dirawat intensif DRSU Desar, Jito, Yogyakarta.
00:26Kita ke kasus lain.
00:27Polisi menangkap tiga pelaku pembunuhan kepala cabang sebuah bank BUMN di Jalan Johar, Baru, Jakarta Pusat.
00:43Visual yang Anda lihat ini adalah lokasi penangkapan tiga pelaku pembunuhan kepala cabang sebuah bank BUMN, Muhammad Ilham Pradipta.
00:51Ketua RW08, Kelurahan Johar, Baru, bilang pelaku sudah tinggal di lokasi penangkapan yang merupakan rumah kontrakan selama dua bulan.
01:03Total pelaku penculikan dan pembunuhan yang sudah ditangkap berjumlah empat orang.
01:07Kalau tidak salah, tiga orang di bawah rumah kolda, masuk, masuk, masuk, ambil pelakunya.
01:21Tidak ada sempat perlawanan, tidak dengar apa-apa.
01:23Saya tidak dengar apa-apa, Tuh.
01:25Saya tidak dengar apa-apa.
01:26Inilah wajah empat pelaku penculik Muhammad Ilham Pradipta, kepala cabang sebuah bank BUMN di Jakarta.
01:43Tiga pelaku ditangkap di Jakarta, sementara satu orang dibekuk saat baru tiba di Nusa Tenggara Timur untuk melarikan diri.
01:50Usai ditangkap, para pelaku langsung diperiksa untuk menalami penculikan dan pembunuhan korban.
01:57Keterangan pasti soal perang keempat pelaku masih belum dijelaskan polisi.
02:03Sementara itu, dari hasil otopsi terhadap jasad korban, ditemukan adanya tanda kekerasan benda tumpul yang menyebabkan korban sulit bernapas.
02:11Ditemukan tanda-tanda kekerasan pada bagian luar dan dalam tubuh korban.
02:16Luka-lukanya, bagian dada dan leher.
02:22Luka sayatan atau tumpul?
02:24Tumpul, benda tumpul.
02:26Berarti penyebab kematiannya adalah benda tumpul?
02:29Betul, betul.
02:31Puspita Aulia, istri korban saat ditemui di pemakaman berharap polisi dapat mengungkap motif penculikan dan pembunuhan korban,
02:39serta menangkap seluruh pelaku yang terlibat.
02:42Puspita mengenang Ilham selama ini sebagai sosok yang baik.
02:46Suami saya itu orangnya baik, sangat baik, banyak kesaksiannya.
02:51Jadi harapan saya ketika pelaku udah ketemu, dihukum sepimpal, seberat-beratnya.
03:00Karena suami saya orangnya baik, tapi diperlakukan dengan cara tidak baik sampai kehilangan nyawa,
03:06ketahuan motifnya apa, otaknya apa.
03:09Karena selama ini kita masih bertanya-tanya,
03:11kok kenapa bisa suami saya yang kata orangnya baik, kok bisa diperlakukan tidak baik?
03:17Dikutip dari Kompas.id, Kasudit Resmopolda Petrojaya, AKBPR Resa Viardi menjelaskan,
03:25setelah menangkap empat pelaku, polisi masih mengejar pelaku lain.
03:29Polisi sejauh ini masih belum mengungkap motif dari penculikan dan pembunuhan terhadap Ilham Radifta.
03:35Tim Liputan, Kompas TV
Jadilah yang pertama berkomentar
Tambahkan komentar Anda

Dianjurkan