Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 7 bulan yang lalu
Jakarta: Dalam Bahasa Indonesia, penulisan kata berimbuhan ke- sering kali menimbulkan kebingungan, terutama jika diikuti angka atau bilangan. Banyak orang masih salah menuliskan bentuknya, padahal aturan ini sudah diatur dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI).
Transkrip
00:00Yuhuuu, balik lagi bareng Om Shola di MTVN Lens dalam Jadi Lebih Paham Bahasa Indonesia.
00:07Kali ini kita akan mengulas bagaimana sih cara menggunakan kata ke untuk menunjukkan urutan dan angka.
00:19Kata ke yang digunakan untuk menunjukkan urutan ditulis dengan format ke strip angka.
00:28Misal, ke strip 80. Contoh kalimatnya begini, hari ulang tahun ke strip 80 Indonesia atau presiden ke 8 Indonesia.
00:43Jadi, ke dan angka berada di tengah. Kenapa? Karena penggunaan ke dan angka ini memberi keterangan pada subjek.
00:52Subjeknya adalah hari ulang tahun, misalnya. Seperti yang saya bilang tadi.
00:58Jadi, bukan berada di belakang, bukan hari ulang tahun Indonesia ke 80. Bukan.
01:05Karena yang diberi keterangan urut ini adalah subjeknya. Subjeknya adalah hari ulang tahun.
01:10Contoh lebih simpel lagi, bini ke 2. Jadi, yang diberi keterangan adalah bininya. Bini ke 2.
01:18Contoh aja ya, jangan dipraktekin. Berat.
01:21Contoh kedua, ke sebagai imbuan. Jadi, masih menunjukkan urutan dan angka.
01:29Misal, ke 9. Jadi, kata ke adalah prefix atau imbuan dari angka.
01:36Namun, angkanya ini diubah menjadi huruf.
01:38Ke 9. Kedua. Contohnya, ke 9 orang itu ditahan komisi pemberantasan korupsi.
01:48Contoh lain, ke 8 orang itu ramai-ramai menonton merah putih one for all.
01:54Contoh ya, udah pada nonton dulu?
01:57Kalau kata saya sih, ya coba aja.
01:59Sekian dari Om Sholah.
02:01Sampai ketemu di MTVN Lens selanjutnya dalam Jadi Lebih Paham Bahasa Indonesia.
Komentar

Dianjurkan