00:00Ada nama Brigadir Jenderal TNI Hendrik Isamahar, terlibat dalam penumpasan PGRS Paraku di Provinsi Kalimantan Barat.
00:11PGRS singkatan Pasukan Gerilya Rakyat Sarawak.
00:15Paraku singkatan Pasukan Rakyat Kalimantan Utara.
00:18Hendrik Isamahar, anggota resimen para Komando Angkatan Darat, Repkan, sekarang Komando Pasukan Khusus, Kopassus.
00:25Kopassus Pasukan Elit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat, TNI.
00:31Lahir di Kasongan, Provinsi Kalimantan Tengah, 20 November 1928 dan meninggal dunia dalam usia 60 tahun di Jakarta, 12 Januari 1990.
00:42Hendrik Isamahar, dayak ngaju, sedianya tengah bertugas di Komando Daerah Militer Udayana, Denpasar, ditarik ke Kalimantan Barat.
00:50Salah satu tangan kanan Brigadir Jenderal TNI Antonius Joseph Wittono Sarsanto, Pangdam 12 Tanjung Pura.
00:58Sebagai orang dayak, Hendrik Isamahar dipercaya Wittono Sarsanto, melakukan pendekatan di kalangan orang dayak di perbatasan.
01:05Persisnya di Lumar, Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat, berhadapan dengan Distrik Serikin, Sarawak, Federasi Malaysia.
01:13Pendekatan humanis dari Hendrik Isamahar, berhasil menarik simpati kalangan suku dayak, sampai pecah kerusuhan sejak 21 September 1967.
01:23PGRS dan para kum melemah, Hendrik Isamahar dimutasikan menjadi atase pertahanan Indonesia di Kucing, Sarawak, 1970.
01:32Usai bertugas di Malaysia, Hendrik Isamahar ditarik ke Markas Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat dan naik pangkat Brigadir Jenderal.
01:39Pensiun dari dinas militer, Hendrik Isamahar, menekuni dunia bisnis, dan sekarang diteruskan salah satu dari anaknya.
01:48Hasil perkawinan Hendrik Isamahar dan Katibah Nur, dikarunia 5 orang anak.
01:53Hendrik Isamahah anak keempat dari tujuh bersaudara, Tagiana, Echen, Fransiul, Yelbu, Siberson, dan Ukat.
02:01Hendrik Isamahar keponakan Marsikal pertama anak letus Cilik Riwut, Gubernur Kalimantan Tengah, 1958-1967, dan pahlawan nasional.