00:00Oke semuanya jadi di kesempatan kali ini kita melanjutkan yang kemarin yang primer
00:11ini udah kita masukkan semuanya nih sekarang kita akan memasukkan yang sekundir Nah untuk
00:19data yang sekunder di sini itu aku menggunakan data yang sama seperti pompa air originalnya
00:28jadi disini aku menggunakan kawat dengan diameter 0,40 mm yang Supreme ya Supreme aja cukup lumayan mudah
00:41carinya dan murah juga ya dan disini lompatnya langsung lompat 4 ini enggak ada pembuk-tumpuknya
00:49sama sekali ya dan untuk jumlah lilitan yang alur pertama kan ini hanya ada dua alur kan aku
00:55menggunakan model gulungan 4x2 sama seperti pompa air shimitsu semijet 100 bit ini ini yang sekunder
01:08tuh hanya dua alur dua alur setengah sekunder dua alur setengah sekunder lagi punya seperti itulah ya
01:16dan disini lompatnya langsung melompat lompat 8 masuk saya lompat 8 dengan jumlah lilitan yang pertama
01:28yaitu 140 lilit lah ya yang pertama ini ya dan oke kita masukkan terlebih dahulu Oh iya jangan lupa
01:38ini cara pemasukannya searah jarum jam paham lah ya seperti yang udah tak buat-buat video-video kemarin
01:46kemarin lah ya sama apabila anda sering menonton channel ini anda juga udah tahu perputarannya gimana
01:53penyambungannya gimana dan lain sebagainya kenapa karena aku sering membagikan tentang cara-cara menggulung
02:02pompa air cara menggulung dinamo tiga pas cara menggulung dinamo single pas dan lain sebagainya
02:08di video yang akan datang aku juga dapetin sebuah dinamo single pas setengah PK nah itu ada caranya
02:18buat gimana agar kuat seperti itulah ya dan oke yang kedua di sini yaitu lompat 10 lompat 10 ini
02:25menggunakan jumlah lilitan 145 lilit ya paham lihat di sini ya 145 lilit dengan menggunakan diameter
02:35kawat yaitu 0,40 mm lah ya pokoknya seperti itu dan kita masukkan terlebih dahulu jadi semakin banyak
02:45kawat yang udah masuk ini semakin membatasi pergerakan kita dalam memasukkan kawat ke alurnya pokoknya
02:52seperti itu jadi harap hati-hati jangan sampai berat jangan sampai besar jangan sampai luka kalau luka
02:59sedikitpun nanti kalau ada nyangkut satu sama lain sudah repot lah ya repot banget jadi harap hati-hati
03:06harap waspada harap teliti pokoknya seperti itu kalau perlu anda lapisi kalau perlu ya apabila anda awal-awal
03:14pertama ingin mencoba menggulung tapi masih bingung cara teraman gimana takut lecet blablabla dan lain sebagainya
03:20sebagainya bisa dilapisi Oke kita masukkan terlebih dahulu disini udah kelihatan ya eh jangan lupa
03:28menggunakan sticknya agak panjang soalnya Kenapa kalau stick anda pendek atau stick yang dari bambu yang
03:33tak pakai itu sebiasanya itu kalau pendek itu susah pergerakan tangan anda untuk masuk ke alurnya
03:39soalnya ini alurnya itu cukup lumayan panjang dimana semijet-semijet seperti ini emang alurnya panjang
03:47kelasnya agak kecil kalau yang tipe 100 simitsu semijet 100 bit seperti ini ya dan oke jangan lupa
03:54langsung kita rapikan kenapa kalau kita ngerapikinnya di belakangan itu agak ribet agak susah agak
04:02menjengkelkan jadi kalau bisa kita masukkan satu alur kita rapikan masukkan satu alur lagi kita rapikan
04:10lagi punya seperti itu dan oke kali ini kita akan lanjut untuk setengah primer yang berikutnya yaitu yang
04:17alur pertama untuk yang alur pertama disini jumlah kita masih sama seperti yang tadi yaitu 140 lilit dan
04:28untuk lompatnya masih sama juga lompat 8 yang pertama sini dan perputarannya ingat perputarannya
04:35berlawanan arah jelum jam pokoknya seperti itulah ya dan oke yang sini kita masukkan terlebih dahulu
04:43ini semakin banyak kawat yang seperti yang tak bilang tadi semakin semakin banyak kawat yang udah masuk ke
04:50alur itu akan menulitkan pergerakan jari-jari anda dalam proses memasukkan kawat ke alur atau ke
04:58tatornya jadi harap hati-hati kita masukkan terlebih dahulu untuk alur yang pertama lompat 8 jumlah
05:07pendilitan 140 lilit
05:11selamat menikmati
05:13selamat menikmati
05:15selamat menikmati
05:17selamat menikmati
05:19selamat menikmati
05:21selamat menikmati
05:23selamat menikmati
05:25selamat menikmati
05:27selamat menikmati
05:29selamat menikmati
05:31Terima kasih telah menonton
06:01Dan oke lanjut
06:11Kali ini kita akan memasukkan kawat yang terakhir
06:14Atau alur yang terakhir
06:15Yaitu kawat sekunder
06:18Yang alur kedua
06:19Disini perpotaran berlawanan
06:21Arah jarum jam
06:22Dengan jumlah nilitan 145
06:25Lilit dengan menggunakan
06:27Diameter kawat 0,40
06:29Pokoknya seperti itulah ya
06:32Oke kita lanjut
06:34Untuk prosesi pemasukan
06:36Itu ada sume itu mau beli gak teman-teman
06:38Itu ada sume lewat
06:40Waduh lumayan enak tuh
06:41Apalagi siang-siang bolong gak gini
06:44Yaudah lah kita pegang sume nya
06:47Kita masukkan untuk
06:48Pekerjaan yang kali ini
06:51Oke kita masukkan dulu
06:52Untuk kawat yang sekunder
06:54Alur nomor 2
06:56Kita masukkan
06:57Untuk
06:58Aku untuk menggunakan penutup
07:00Mika nya pakai
07:02Yang ukuran
07:03Untuk yang tebal
07:040,20 mm
07:05Untuk panjang dan lebar
07:07Terserah mengikuti keperluan anda aja
07:09Dan oke kita masukkan terlebih dahulu ya
07:11Terima kasih telah menonton
07:41Terima kasih telah menonton
08:11Terima kasih telah menonton
08:41Terima kasih telah menonton
08:42Dan oke disini kita rapikan terlebih dahulu
08:56Kita soldil disini ada sambungan ya
08:59Karena kawat aku tuh kurang
09:01Jadi ya tak sambung kayak gini gak apa-apa lah ya
09:04Yang penting kita soldil
09:05Kita kasih selongsong
09:07Agar gak kemana-mana
09:09Seperti itu
09:10Kita soldil
09:12Agar kenceng rapat
09:14Kita potong sesuai ukuran
09:15Dan kita
09:16Akan pasang selongsong
09:18Selongsong
09:19Anti bakar
09:21Jadi apabila anda memiliki selongsong
09:23Anti bakar disini
09:24Cocok sekali untuk
09:25Bagusnya untuk kendaraan bermotor
09:29Yang
09:29Kabel-kabel dekat-dekat mesin dulu
09:32Itu cukup lumayan membantu
09:34Kalau yang ini
09:34Dan oke
09:35Kita pasang juga penyekat antara
09:38Kawat primer dan kawat sekunder
09:41Agar nanti
09:42Sewaktu kita tali itu gak nyangkut
09:44Nyangkut
09:44Gak nyangkut nyangkut
09:45Pokoknya aman
09:46Pokoknya seperti itu
09:47Pokoknya seperti ini ya
09:49Kita
09:49Lapisi
09:51Jadi di tengah-tengah
09:52Antara
09:53Berhimpitan antara kawat primer
09:55Dan kawat sekunder
09:56Itu kita lapisi
09:57Amiknya seperti ini
09:59Dan langkah selanjutnya
10:00Kita akan
10:01Menjahitnya
10:03Aku menjahitnya pakai benang-benang seperti biasanya
10:06Yang
10:07Banyak terdapat di toko bangunan
10:10Oke seperti itu ya
10:11Kita tali dulu
10:13Sampai
10:14Merata
10:15Oke
10:15Kita tali agar
10:17Kenceng lah ya
10:18Ini wajib ditali soalnya
10:19Kenapa
10:20Agar ketika pompa air bekerja
10:22Kan timbul getaran tuh
10:23Getaran tuh gak
10:24Gak
10:25Gak dempet satu sama
10:27Lihat antara kawat
10:27Kawatnya kan juga bergetar nih
10:29Tuh
10:29Jadi agar gak
10:31Getar kan
10:32Kalau kawat bergetar kan
10:34Gesek satu sama lain
10:35Nah
10:35Itu dapat menimbulkan lecet
10:37Kalau udah lecet seperti ini
10:39Seperti itu
10:40Sudah short
10:41Ya itu repot nanti
10:42Nanti pompanya
10:44Bisa berputar
10:45Tapi dalam keadaan panas
10:47Atau ampere tinggi
10:48Nah itu yang menyebabkan kerusakan pada pompa air
10:50Salah satunya itu
10:52Jadi
10:53Oke
10:54Kita tali terlebih dahulu
10:55Agar
10:56Bagus
10:56Dan kita rapikan
10:57Oke
10:58Sampai jumpa di video
11:28Sampai jumpa di video
11:58Nah ketika semuanya udah oke
12:14Kita potong
12:16Seperti ini
12:17Agar gak
12:18Nyeripet-nyeripeti
12:19Agar ketika
12:20Rotor masuk
12:21Pada as tuh
12:22Enggak nyangkut-nyangkut
12:24Pokoknya seperti itu
12:25Dan langkah selanjutnya
12:26Nah ini rapikan
12:27Bagus kan ya
12:28Ya menurut saya bagus
12:29Tapi menurut anda
12:30Entah
12:31Enggak ketahulah ya
12:32Pokoknya seperti itu
12:33Acara kerja saya
12:34Dan kali ini
12:35Kita akan menyambung
12:36Kabel yang mana
12:37Untuk listrik
12:38Mana untuk kapasitor
12:40Mana untuk kapasitor listrik
12:42Oke
12:42Oke
12:42Sampai jumpa di video
Komentar