00:00Saya adalah seorang pelaku pertunjukan yang telah
00:29berkarya lebih dari dua dekade, serta mungkin dikenal publik sebagai, di waktu yang lalu
00:39sebagai mantan atau pendiri dan vokalis utama grup musik dan krispati.
00:48Saya turun membesarkan nama grup tersebut dan menjadi bagian penting dalam perjalanan
00:54berbagai lagu yang sampai saat ini dikenal luas oleh masyarakat.
01:02Namun saya secara pribadi telah mengalami bentuk ketidakpastian hukum yang sangat merasakan
01:10dan membuatnya nyaman, yang membuat saya kehilangan rasa aman dalam menjalankan profesi saya sebagai penyanyi.
01:19Jauh sebelum ada masalah ini berlangsung, pada awal perjalanan saya sebagai penyanyi solo,
01:31setelah saya dikeluarkan secara setihah dan tidak lagi menjadi bagian dari grup band musik krispati,
01:39saya pernah dilangan secara lisa untuk menyanyikan lagu-lagu krispati, kecuali jika saya membayar 5 juta per lagu.
01:53Larangan ini disampaikan oleh pihak band krispati yang saya juga kuat dilakukan atas permintaan saudara badai
02:06sebagai pencipta utama lagu-lagu tersebut.
02:10Situasi ini semakin rumi ketika saudara badai sendiri keluar dari band krispati.
02:22Setelah tidak lagi menjadi bagian dari grup, saudara badai justru merayakan somasi kepada band krispati.
02:30Dan secara terbuka melalui media sosial dan pemerintahan nasional,
02:35menyatakan larangan terhadap krispati dan juga saya secara pribadi untuk menyanyikan lagu-lagu krispati.
02:42Larangan ini tidak hanya disampaikan secara informal tetapi kemudian ditindaklanjuti melalui pertemuan langsung
02:52di mana badai menyodorkan draf perjanjian tertulis kepada managing krispati dan pihak bank krispati.
02:59Inti dari perjanjian tersebut adalah bahwa apabila saya atau krispati ingin menyanyikan lagu-lagu tersebut,
03:10maka masing-masing diwajibkan untuk membayar kontribusi sebesar 10% dari honorarium atau pendapatan off-air
03:20yang diperoleh dari pertunjukan yang membawakan lagu-lagu tersebut.
03:24Hal ini menunjukkan bahwa tafsir mengenai adanya kewenangan untuk melarang orang lain,
03:34termasuk saya pihak yang punya jasa tur membesarkan dan mempopulerkan lagu berasal dari saudara-saudara sendiri.
03:44Dan bukan merupakan kesepakan kolektif ataupun hasil mekanisme buku yang pasti.
03:51Jujur saya secara pribadi tidak pernah menyetujui ketentuan tersebut dan memilih untuk tidak mengindahkan judinya.
04:02Karena saya meyakini dan sangat yakin bahwa posisi saya sebagai pelaku pertunjukan yang sejak awal mempunyai jasa dan telah membesarkan dan merekam lagu-lagu tersebut secara sah,
04:18tidak seharusnya diperlakukan seolah-olah tidak memiliki hubungan hukum atau kontribusi apapun terhadap karya-karya tersebut.
04:26Padahal yang mulia Majelis Saki Kontraformat, suara saya adalah versi yang masih digunakan dan diperdengarkan di berbagai platform,
04:42radio, mod, suara layak, hingga hari ini.
04:48Saya adalah bagian dari rekaman asli yang membuat lagu-lagu tersebut dikenal dan dicintai masyarakat.
04:58Saya memahami bahwa dalam praktiknya untuk membawakan suatu lagu dalam suatu pertunjukan tidak diperlukan izin langsung dari pencipta.
05:08Karena royalti atas pertunjukan tersebut akan dibayarkan oleh penyelenggara kepada lembaga menginjaman kolektif nasional,
05:17sesuai mekanisme yang telah diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
05:24Saya ingin menegaskan sekali lagi bahwa saya sangat menghormati hak dan perat para pencipta lagu.
05:37Karena kebetulan yang mulia saya juga menciptakan lagu.
05:41Saya juga sangat mendukung keadilan yang layak bagi para pencipta.
05:47Karena saya juga seorang pencipta.
05:49Namun polemik ini telah bergeser dari ruang keadilan menuju dominasi setiap.
05:57Di mana pelaku pertunjukan atau seorang penyanyi seperti saya yang secara sah berkontribusi membesarkan lagu justru bisa dilarang
06:08atau bisa dibatasi secara sewenak-wenak oleh pihak yang merasa memiliki hak atas lagu tersebut.
06:14Kami para penyanyi sangat menyadari dan sangat-sangat mengakui bahwa keberhasilan kami,
06:28karir kami dalam dikenal luas oleh masyarakat,
06:32tentu tidak lepas dari kekuatan lagu yang kami bawakan.
06:38Lagu yang dicintakan dengan sepenuh hati oleh para pencipta.
06:42Itu harus kami lakui.
06:43Namun dengan munculnya berbagai persoalan hukum seperti yang banyak teman-teman alami.
06:53Saya merasa seolah-olah peran dan jasa kami sebagai penyanyi dalam membesarkan lagu dari nol hingga diakui dan dikenal banyak masyarakat,
07:10sama sekali seperti tidak diakui jasa kami.
07:13Lagu yang kami hidupkan melalui suara emosi kini menjadi sumber ancaman hukum.
07:25Seolah-olah kontribusi kami tidak pernah ada.
07:28Padahal tanpa kami yang menyanyikan dan mempopulerkannya,
07:36lagu-lagu itu mungkin tidak akan pernah mencapai hati publik sebagaimana yang terjadi hari ini.
07:44Saya tidak bisa membayangkan sebagai orang yang membesarkan grup musik dan karya-karyanya,
08:03saya justru dilarang membawakan lagu-lagu tersebut.
08:06Karena kesenjangan atau permasalahan pribadi antar perorangan.
08:11Permasalahan ini kemudian digiring ke ruang publik,
08:16dimana pihak-pihak tertentu menggaungkan bahwa untuk mengawalkan dan mempertunjukan lagu harus ada izin langsung dari pencipta.
08:25Hal ini tentunya sangat tidak adil terutama bagi pelaku pertunjukan di seluruh Indonesia
08:31yang bahkan tidak memiliki hubungan atau akses langsung terhadap pencipta lagu tersebut.
08:36Padahal saya sendiri yang mulia, yang juga merupakan pencipta lagu,
08:42justru sangat merasa bangga dan performa tablet apabila lagu saya dinyanyikan oleh orang lain,
08:47termasuk oleh masyarakat luas hingga berbagai daerah di Indonesia.
08:50Masalah pribadi di antara individu-individu yang sebelumnya bekerja sama dalam satu karya telah berubah menjadi kekacauan struktural dalam ekosistem musik.
09:03Dan di hal ini menimbulkan resiko yang lebih besar
09:09bahwa para pelaku pertunjukan lain seperti gitaris, pianis, seksofonis, drummer, bahkan beking vokal
09:19yang merasa memiliki kontribusi terhadap karya tertentu nantinya dapat berakibat
09:26mengarang satu sama lain dan menuntut hak secara sepihak.
09:31Jika hal ini dibiarkan ekosistem pertunjukan akan berubah menjadi arena saling membatasi alih-alih kolaborasi.
09:40Saya mengalami langsung bagaimana sebuah tafsir sepihak dari mantan pekan kerja
09:48dapat berubah menjadi pembatasan dan ancaman terhadap kebebasan saya sebagai penyanyi.
09:56Ini adalah bentuk nyata dari hilangnya jaminan rasa aman untuk melaksanakan profesi secara saat
10:03dan merupakan bentuk kerugian konstitusional yang nyata
10:06sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.
10:13Khususnya hak atas kepastian hukum yang adil serta hak untuk merasa aman
10:18dalam menjalani kehidupan sebagai warga negara dan profesional.
10:24Hakikatnya, sekali lagi saya ulang yang mulia,
10:26hampir semua lagu membutuhkan kerja kolektif, kerjasama dari berbagai pihak
10:38musisi, penata musik, produser, bikin vokal, penata suara, kru
10:45untuk bisa selesai diproduksi dan dikenal publik.
10:48Jika hak eksklusif atas selaku ditafsirkan sebagai kekuasaan mutlak yang dapat membatalkan kontribusi nyata
10:56para pelaku pertunjukan, maka bukan perlindungan hukum yang terjadi
11:01melainkan ketimpangan.
11:04Saya berharap Mahkamah Konstitusi berkenan memberikan penafsiran konstitusional
11:09yang menjamin kami para penyanyi pelaku pertunjukan dalam kepastian hukum dan perlindungan yang adil
11:19serta menyeimbangkan antara hak pencipta dan hak-hak pelaku yang lain
11:26yang telah berjasa dalam menghidupkan karya tersebut.
11:39Terima kasih telah menonton!