Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
Dalam Islam, tanah makam, khususnya yang dianggap keramat, memiliki beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Meskipun tidak ada konsep "makam keramat" dalam ajaran Islam, praktik mengkultuskan atau menganggap makam tertentu memiliki keistimewaan seringkali muncul di kalangan masyarakat, yang dalam beberapa pandangan dianggap sebagai penyimpangan. Penting untuk memahami bahwa Islam mengajarkan untuk menghormati tempat pemakaman sebagai tempat peristirahatan terakhir, bukan sebagai tempat yang dikeramatkan atau disembah.
Islam tidak mengenal benda-benda keramat, termasuk kuburan. Pengkultusan kuburan yang berlebihan bisa mengarah pada kesyirikan.
#shorts #shortvideo #short #islam #makamkeramat #pengetahuanislam #pendidikanislam #makam
Transkrip
00:00Aisyah radiyawan ha umbul mu'minin wanita suci dan mulia istri Nabi SAW
00:04itu masih hidup 30 tahun setelah Nabi Muhammad SAW meninggal.
00:08Ini ranjang beliau, ini kuburannya Nabi.
00:11Jaraknya cuma 2-3 meter saja.
00:14Dan beliau terus saja tidak memasang pemisah antara ranjangnya dengan kuburan Nabi
00:18sampai meninggal ayahnya Abu Bakar, sampai Umar meninggal.
00:22Waktu Umar meninggal dikubur dekat Abu Bakar baru beliau pasang hijab.
00:25Walaupun Umar sudah meninggal beliau anggap itu adalah bukan mahramnya.
00:30Tidak ada satu pun riwayat.
00:32Aisyah pernah membuka pintu ini kuburan Nabi tanahnya berkah ambil.
00:36Lalu diganti tanah lain.
00:37Kita di Indonesia kuburannya datang hampir setiap hari tanah baru.
00:41Karena tanahnya diperjual belikan.
00:43Ini luar biasa.
00:44Mungkin Anda pernah lihat di media itu.
00:46Dari mana hanya alasan ini orang alim.
00:49Kalau Nabi Muhammad SAW tidak dilakukan begitu bagaimana dengan orang lain?
Komentar

Dianjurkan

Manar TV
4 tahun yang lalu
Manar TV
3 tahun yang lalu