Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utamaLewati ke footer
  • 27/6/2025
JAKARTA, KOMPAS.TV - Peringati Hari Ulang Tahun ke-60 Harian Kompas, peserta melakukan gowes 60 kilometer kunjungi Tugu Proklamasi, hingga berziarah ke makam pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama.

Tugu Proklamasi dipilih menjadi salah satu lokasi tapak tilas karena memiliki latar belakang sejarah dengan Harian Kompas.

Memulai gowes dari Bentara Budaya Jakarta, peserta bergerak menuju Tugu Proklamasi.

Di sini peserta kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya di depan patung Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia pertama, Soekarno-Hatta.

Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Haryo Damardono bilang kunjungan ke Tugu Proklamasi dalam rangka tapak tilas mengenang ditetapkannya nama Kompas sebagai nama Harian Kompas.

Kala itu, Soekarno lah yang memberi nama Kompas, yang mengandung makna pemberi arah.

Selain Tugu Proklamasi, kegiatan gowes bersama ini juga melewati tempat ikonik Jakarta seperti Tugu Pemuda, Bundaran HI, Monas hingga Kota Tua.

Dan tentunya tak lupa berziarah ke makam pendiri Kompas Gramedia, Jakob Oetama di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Selamat Ulang Tahun ke-60 Harian Kompas tetaplah menjadi penunjuk arah Indonesia.

Baca Juga Mantan Wartawan Istana Harian Kompas Buka Suara soal Proses Evakuasi 386 WNI di Iran di https://www.kompas.tv/internasional/600783/mantan-wartawan-istana-harian-kompas-buka-suara-soal-proses-evakuasi-386-wni-di-iran

#hariankompas #60tahunahariankompas #gowes60km

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/602074/hut-ke-60-harian-kompas-gowes-60-km-kunjungi-tugu-proklamasi-dan-ziarah-ke-makam-jakob-oetama
Transkrip
00:00Saudara peringati hari ulang tahun ke 60 harian kompas peserta melakukan goes 60 km kunjungi Tugu Proklamasi hingga berziarah ke makam pendiri kompas Gramedia Yaakob Utama.
00:14Tugu Proklamasi dipilih menjadi salah satu lokasi tapak tilas karena memiliki latar belakang sejarah dengan harian kompas.
00:23Memulai goes dari Bentara Budaya Jakarta peserta bergerak menuju Tugu Proklamasi.
00:32Di sini peserta kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya di depan patung presiden dan wakil presiden Republik Indonesia pertama Soekarno-Hatta.
00:40Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Haryo Damardono bilang kunjungan ke Tugu Proklamasi dalam rangka tapak tilas mengenang ditetapkannya nama kompas sebagai nama harian kompas.
00:54Kala itu Soekarno lah yang memberi nama kompas yang mengandung makna pemberi arah.
01:00Tugu Proklamasi kan selalu ingat dengan Pak Karno ya.
01:03Jadi dulunya kompas itu pendiri kompas ya, memberi nama kompas itu mencara rakyat ya.
01:08Cuma kemudian kita datang ke Pak Karno, karena waktu itu Pak Karno sebagai presiden ya Mas Wahyu ya.
01:14Kemudian Pak Karno memberi nama yang lebih baik.
01:16Dia bilang saya akan memberikan nama ibu baik yang ini kompas, yang memberikan arah seperti itu.
01:20Makanya kita mampir ke sini untuk menghormati Bung Karno yang memberi nama kompas.
01:26Selain Tugu Proklamasi, kegiatan goes bersama ini juga melewati tempat ikonik di Jakarta.
01:32Seperti Tugu Pemuda, Budaran Hotel Indonesia, Monas, hingga Kota Tua.
01:38Dan tentunya tidak lupa berziarah ke Makam Pendiri Kompas Gramedia Yaakob Utama di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
01:48Selamat ulang tahun ke 60 Harian Kompas, tetaplah menjadi penunjuk arah Indonesia.
01:55Claudia Karla, Jamzari, Kompas TV, Jakarta.

Dianjurkan