Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utamaLewati ke footer
  • 25/6/2025
PINRANG, KOMPAS.TV - Dua kelompok remaja di kabupaten pinrang, sulawesi selatan terlibat tawuran. Tawuran di picu akibat saling tatap di sebuah acara pengantin.

Video perkelahian remaja antar kampung di kecamatan batulappa, kabupaten pinrang, sulawesi selatan ini viral di media sosial, 23 juni 2025. Petugas kepolisian dikerahkan, untuk meredam perkelahian yang berujung tawuran di permukiman padat penduduk.

Polisi yang melakukan penyelidikan menemukan, pemicu tawuran lantaran saling tatap di sebuah hajatan pesta pernikahan. Kedua kelompok remaja pun akhirnya janjian untuk lakukan tawuran.

Untuk meredam tawuran tak meluas polisi lakukan mediasi antar dua kelompok remaja yang bertikai. Polisi rencana akan memanggil orang tua dan juga perangkat desa agar tawuran tak lagi terulang.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/601603/dua-kelompok-remaja-terlibat-tawuran-di-pinrang
Transkrip
00:00Dua kelompok remaja di Kabupaten Pindrang, Sulawesi Selatan terlibat tawuran.
00:05Tawuran dipicu akibat saling tatap di sebuah acara pengantin.
00:10Video perkelahian remaja antar kampung di Kecamatan Batu Lapa, Kabupaten Pindrang, Sulawesi Selatan ini viral di media sosial 23 Juni 2025.
00:20Petugas kepolisian dikerahkan untuk meredam perkelahian yang berujung tawuran di permukiman padat penduduk.
00:26Polisi yang melakukan penyelidikan menemukan pemicu tawuran lantaran saling tatap di sebuah hajatan pesta pernikahan.
00:32Kedua kelompok remaja pun akhirnya janjian untuk lakukan tawuran.
00:56Namun sempat dilarai oleh warga masyarakat di situ.
01:02Namun setelah itu berlanjut dari salah satu kubu mencoba menghubungi kubu yang lain untuk janjian untuk melakukan perkelahian.
01:14Maka terjadilah perkelahian apa yang ada di dalam di piralkan itu.
01:20Untuk meredam tawuran tak meluas, polisi lakukan mediasi antar dua kelompok remaja yang bertikai.
01:27Polisi rencana akan memanggil orang tua dan juga perangkat desa agar tawuran tak lagi berulang.
01:32Sudin Syamsudin, Kompas TV Pindrang, Sulawesi Selatan

Dianjurkan