KOMPAS.TV - Sejumlah nelayan dan aktivis ricuh dengan petugas keamanan sebuah perusahaan asing di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Nelayan protes kepada pihak perusahaan yang melarang nelayan lokal mencari ikan di sekitar perairan yang ada di sekitar lokasi perusahaan.
Saling dorong terjadi antara nelayan, aktivis, dan petugas keamanan di atas perahu.
Kericuhan berawal saat massa mulai mendekati pantai yang menjadi lokasi tempat usaha wisata perusahaan asing di Pantai One-Moba, di Pulau Tomia, Kabupaten Wakatobi.
Aksi protes dipicu pihak perusahaan asing yang melarang nelayan beraktivitas di sekitar perairan yang menjadi lokasi usaha wisata perusahaan tersebut.
Di sisi lain, zona tersebut telah ditetapkan Balai Taman Nasional Wakatobi sebagai zona bebas bagi nelayan menangkap ikan dengan menggunakan alat tangkap ramah lingkungan.
Nelayan juga memprotes perusakan terumbu karang dan pengerukan pasir laut yang diduga untuk kepentingan akses keluar masuk kapal milik perusahaan.
Baca Juga Dua Pelaku Penyelundupan 10 Kg Sabu Ditangkap di Perairan Asahan di https://www.kompas.tv/regional/601478/dua-pelaku-penyelundupan-10-kg-sabu-ditangkap-di-perairan-asahan
#tangkapikan #nelayan #akltivis #wakatobi
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/601481/protes-larangan-tangkap-ikan-nelayan-dan-aktivis-ricuh-dengan-petugas-keamanan
00:00Informasi berikutnya, saudara. Sejumlah nelayan dan aktivis ricuh dengan petugas keamanan sebuah perusahaan asing di Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
00:08Nelayan protes kepada pihak perusahaan yang melarang nelayan lokal mencari ikan di sekitar perairan yang ada di sekitar lokasi perusahaan.
00:16Saling dorong terjadi antara nelayan, aktivis, dan petugas keamanan di atas perahu.
00:29Kericuan berawal saat masa mulai mendekati pantai yang menjadi lokasi tempat usaha wisata perusahaan asing di pantai Wanmoba di Pulau Tomia, Kebupaten Wakatobi.
00:41Aksi protes di picu pihak perusahaan asing yang melarang nelayan beraktivitas di sekitar perairan yang menjadi lokasi usaha wisata perusahaan tersebut.
00:50Di sisi lain, zona tersebut telah ditetapkan Balai Taman Nasional Wakatobi sebagai zona bebas bagi nelayan menangkap ikan dengan menggunakan alat tangkap ramah lingkungan.
01:01Nelayan juga memprotes perusahaan terumbu karang dan pengerukan pasir laut yang diduga untuk kepentingan akses keluar masuk kapal milik perusahaan.
01:11Aksi demonstrasi di Wakatobi Resort karena salah satunya adalah pelarangan terhadap nelayan di lingkungan sekitaran Wakatobi Resort.
01:25Kita tidak bisa memancing, kita tidak bisa menjari, kita tidak bisa memeti-meti.
01:31Ini memang menjadi kesempatan kita bersama, ini diperbentukkan untuk kegiatan pariwisata.
01:41Nah jadi disinilah, tapi ini kecil sekali, ini yang kemana-mana lihat ini kecil sekali.
01:47Nah ini menjadi zona kemampakan untuk tujuan pariwisata.
01:50Sedangkan yang coklat, yang sangat luas ini, kalau kita lihat Wakatobi secara keseluruhan, itu adalah zona tradisional.
01:58Ini yang kemarin kita pun sudah sampaikan, ini zona tradisional ini masyarakat lokal tidak boleh dilarang untuk memanfaatkan itu selama dilakukan secara tradisional.