00:00Yang, yang patah tumbuh, kan hilang berganti, yang sia-sia.
00:19Di gunung ada gambang kromong.
00:25Gak ada gambang kromong, jatuhnya kita kaget.
00:28Kok kuat sampe gunung gambang kromong?
00:32Lo tau gak?
00:33Gue ini penakluk gunung, 60 gunung selama gue mendaki.
00:39Naruh rumput.
00:43Gunung Everest, sering banget gue pulak balik.
00:48Mantar emak gue beli kacang.
00:52Gunung Rinjani pernah.
00:55Gunung Selamet juga pernah gue.
00:57Makanya gue mah naik gunung gak pake tas gue.
01:01Bawa kresek.
01:04Bawa kresek gue.
01:07Permisi mas.
01:09Bener mas disini tempat seleksi MPG?
01:12Bukan mas.
01:13Jadi mas?
01:14Disini markas Doraemon.
01:16Gak saya pengen dafter mas.
01:19Maap nih.
01:20Emang pengalaman mas udah pernah naik gunung dimana aja?
01:24Saya kalo naik gunung baru lima mas.
01:27Lima kecamatan apa lima gimana?
01:29Lima gunung mas.
01:30Lima gunung?
01:31Iya.
01:32Syarat jadi anak gunung tuh berat.
01:35Apa aja itu mas?
01:36Yang pertama kita harus bawa tas gede.
01:38Isinya nih?
01:39Iya.
01:40Indomie.
01:41Wah bukan indomie mas.
01:42Hah?
01:43Kan gak ada gijinya.
01:44Oh iya bener.
01:45Kulkas dua pintu isinya.
01:47Pokoknya bang harus kuat naik gunung.
01:49Fisik juga harus.
01:51Saya bisa mas.
01:53Kuat, kuat.
01:54Kuat bener?
01:55Gak bisa.
01:56Nanjaknya lama loh.
01:57Gak apa-apa bisa kok mas.
01:58Beneran?
01:59Bener bisa.
02:00Gak yakin?
02:01Yakin mas.
02:02Di dunia ini gak ada yang gak mungkin mas.
02:03Kecuali satu mas.
02:04Apa tuh?
02:05Kaki saya tumbuh.
02:06Waduh.
02:09Bentar kasih waktu saya lima menit saya mengukur tanah bentar.
02:15Kalo udah ngomongin begitu.
02:18Kayaknya kamu bakal saya cerima menjadi anak gunung yang baru.
02:23Iya.
02:24Bener.
02:25Bener bisa naik.
02:26Saya terakhir pengen naik gunung Everest loh besok minggu depan loh.
02:28Seriusan mas.
02:29Beneran bisa?
02:30Bisa.
02:31Bisa ya?
02:32Bawa galon 6 bisa?
02:34Bisa.
02:35Bisa usahain nanti.
02:36Oke oke.
02:37Lemari pajang?
02:38Bisa tapi warna biru.
02:40Ungu boleh gak?
02:41Boleh.
02:42Oh yudah.
02:43Kita sukanya ungu soalnya ya.
02:45Ya boleh boleh.
02:46Cerah deh.
02:47Cerah kan?
02:48Masya Allah.
02:50Di sini sini.
02:51Lo duduk sini deh.
02:52Kelas kan isinya cuma dua orang nih.
02:55Iya pak.
02:56Kelas yang ambil pelajaran mata pelajaran saya kan cuma dua orang.
02:58Iya pak.
02:59Terus gak ada yang masuk terus saya sendirian di kelas.
03:01Nongkrong di sini ngapain nih?
03:03Ini pak kita mau naik gunung.
03:05Naik gunung.
03:06Naik gunung.
03:07Jangan percaya sama dia.
03:08Dia ini memang mapala.
03:09Ya lihat nih.
03:10Mapala.
03:11Bukan mahasiswa pecinta alam.
03:12Jadi pak.
03:13Mahasiswa penderita gula.
03:14Hahaha.
03:15Serem banget pak.
03:16Eh?
03:17Saya kebanyakan makan apa namanya?
03:19Apa?
03:20Gula merah biasa.
03:21Gula merah.
03:22Gula merah.
03:23Dia emang gak pernah yang namanya dibohongin sama dia.
03:25Dia gak pernah naik gunung.
03:27Paling jauh.
03:29Iya.
03:30Dia cuman ke gunung sehari.
03:31Ya.
03:32Ini saya kasih tau ya.
03:33Kalau lu ke gunung sehari.
03:35Namanya bukan hiking.
03:36Tapi walking.
03:38Hahaha.
03:39Iya kan.
03:40Lu harus bedain mana hiking sama walking.
03:43Berarti bapak pemikiran sama sama saya.
03:45Apa?
03:46Nomor 30 C kan.
03:47Apaan sih lu?
03:48Sini sini.
03:49Kalau lu gak tau makanya sebagai pecinta alam lu harus baca-baca.
03:55Kalau lu harus liat sosial media viral ini.
03:58Iya.
03:59Ini Anggi.
04:00Oh.
04:01Anggi kan lu?
04:02Oh.
04:03Anggi kan.
04:04Anggi.
04:05Anggi.
04:06Nah tuh kan yang viral.
04:07Yang viral.
04:08Itu abangnya mau ngeliat teman-teman kita disini.
04:11Ini nih.
04:12Ini Pak Anggi namanya.
04:13Ini kalau penasaran.
04:14Ini kalau lu gak percaya.
04:15Ini liat nih.
04:16Liat.
04:17Coba liat dulu.
04:18Nah.
04:19Indonesia.
04:20Wah.
04:21Anggi Wahyuda berhasil membuktikan bahwa mimpinya mendaki Gunung Efres bukan menjadi hal yang mustahil.
04:29Anggi Wahyuda berhasil mencapai Efres Base Camp dengan ketinggian 5.364 meter di atas permukaan laut.
04:38Dengan bantuan tongkat, Anggi meniti tanjakan berbatu serta cuaca dingin selama 8 hari.
04:44Tak sedikit orang meragukan impian Anggi di tengah sulitnya Medan Gunung Efres.
04:50Motivasi saya adalah pengen buktikan bahwasannya batas kemampuan manusia itu bukan pada fisiknya tapi pada kemauannya.
04:56Dan banyak orang yang gagal sampai di Efres Base Camp tapi saya pengen buktikan bahwasannya semua itu bisa punya kesempatan untuk kesana.
05:04Dan kita itu adalah apa yang kita pikirkan.
05:08Kita bisa menjadi kuat jika berpikir kita itu kuat.
05:11Dan sebenarnya hal yang paling berpengaruh dari manusia itu adalah pikirannya.
05:16Maka dari itu cara untuk saya bisa sampai di sana, cara saya bisa maju, saya bisa sukses itu adalah saya mensuggesti pikiran saya dengan hal-hal yang positif.
05:27Kaki Anggi terpaksa diamputasi pada tahun 2015 lalu akibat kecelakaan.
05:32Namun, cobaan tak membuatnya goyah.
05:36Perlahan Anggi mencoba bangkit dan melibatkan diri dengan kegiatan bermanfaat.
05:41Salah satunya dengan mendaki gunung.
05:44Di Indonesia, Anggi sudah menakulkan gunung laser di Aceh.
05:48Hingga gunung Latimojo di Sulawesi.
05:52Jadi ketika kalian memiliki suatu impian, kalian gak punya langkah besar gak apa-apa.
05:56Lakuin aja sebisanya dulu karena hal kecil yang kalian lakukan itu mendekatkan kalian pada impian kalian.
06:01Dan jangan pernah ragu untuk mencapai impian itu.
06:06Anggi Wahyuda berhasil menembus batas di tengah keterbatasan.
06:10Ia membuktikan hambatan fisik bukan jadi batas kemampuan.
06:16Semua berkat kemauan yang kuat.
06:19Tim Liputan Kompas TV.
06:22Nah sudah bergabung bersama kita Anggi Wahyuda yang sudah menaklukkan Basecamp Everest.
06:33Apa kabar Anggi?
06:34Alhamdulillah baik.
06:35Sehat ya?
06:36Sehat ya Mas Anggi ya.
06:38Luar biasa Basecamp Everest ini kan udah tinggi banget ya?
06:40Ya lumayan tinggi.
06:42Waktu itu gimana sih ceritanya?
06:44Boleh?
06:45Jadi sebenarnya kenapa kita milih Basecamp Everest itu?
06:48Karena Everest Basecamp ini adalah salah satu gunung yang udah menjadi tujuan kita dari lama.
06:54Oh.
06:55Dan ini adalah gunung pertama kita dalam campaign satu langkah lagi.
06:58Oh campaign?
06:59Satu langkah lagi.
07:00Satu langkah lagi.
07:01Jadi campaign satu langkah lagi itu kita bentuk bareng titik sembilan.
07:05Itu untuk memotivasi dan memberi semangat teman-teman disabilitas dan teman-teman yang lagi gak percaya diri di Indonesia.
07:12Ah luar biasa itu gimana sih ngelatihnya?
07:14Karena kan butuh fisik yang kuat pastikan sebelum mendaki.
07:17Apalagi Basecamp Everest.
07:19Kalau latihan fisiknya itu kita udah latihan dari Oktober tahun lalu.
07:22Karena di bulan 12 lalu juga saya ada ekspedisi ke Gunung Loser.
07:26Itu push the limit.
07:27Dimana Gunung Loser itu adalah gunung dengan track terpanjang di Asia Tenggara.
07:31Ya.
07:32Dan itu alhamdulillah saya disabilitas pertama Pak sampai sana.
07:34Hal luar biasa.
07:36Luar biasa.
07:37Kita aja belum kesana juga ya.
07:39Jangankan naik gunung kita manjat doa aja salah kan.
07:42Hahaha.
07:43Beda lagi.
07:45Aduh beda lagi tuh.
07:46Kita kadang bukan jangankan manjat pohon, manjat doa aja salah kita ya.
07:50Oke Anggi, kan udah ke Basecamp Everest nih.
07:53Iya.
07:54Kalau di Indonesia sendiri gunung apa yang sudah ditaklukan dan gunung mana yang tersulit?
08:00Pengalaman, pernah punya pengalaman?
08:02Gunung banyak ya kalau di Indonesia ya mas.
08:05Pengalaman yang tersulit tracknya?
08:07Kalau paling sulit itu di Binayah.
08:10Itu di Maluku.
08:11Oh iya.
08:12Gunung paling tinggi di Maluku.
08:13Tapi kalau paling capek itu di Loser kemarin.
08:15Kenapa itu?
08:1612 hari.
08:1712 hari.
08:1812 hari.
08:19Yang paling capek di Loser?
08:20Di Loser.
08:21Tapi kalau paling susah itu di Binayah.
08:23Tracknya?
08:24Oke.
08:25Kalau yang di area di Jawa sini?
08:28Mungkin Raung sih paling susah.
08:30Karena itu dia tracknya cuman gak sampai 1 meter tapi kanan kiri jurang.
08:35Itu mungkin ada jaraknya 100 meter deh kita harus lewatin gitu.
08:38Oh.
08:39Oke.
08:40Dan itu tuh gak ada simulasinya ya.
08:42Maksudnya gak ada yang bantuin di bawah gitu.
08:44Gak ada.
08:45Itu harus lewatin diri.
08:46Karena jarak pasti mati.
08:47Oke.
08:48Kalau dibandingkan yang di Basecamp Everest itu?
08:50Kalau Everest Basecamp itu relatif lebih gampang sih tracknya.
08:53Cuman lebih jauh aja ya?
08:55Lebih jauh dan yang sulitnya itu adalah proses aklimatisasinya.
08:58Oh ya karena cuacanya begitu ya?
09:01Iya cuaca dan ketinggiannya itu udah beda banget.
09:03Bedanya gimana kalau dibandingkan?
09:04Karena kalau di Indonesia tuh 3000 mdpl itu masih itu udah puncak.
09:09Iya.
09:10Tapi di Everest Basecamp 3000 itu masih di bawah.
09:13Masih di bawah.
09:14Masih lereng lah ya.
09:15Iya masih bau banget.
09:16Masih lereng gitu.
09:17Nah untuk mempersiapkan kan kalau mengenai fisik, kekuatan untuk naikkan.
09:22Mempersiapkan untuk aklimatisasi itu gimana tadi?
09:25Pastinya banyak latihan fisik.
09:28Atau mungkin ke dalam freezer gitu.
09:30Gak ada percobaan yang adem gitu.
09:34Gimana untuk melatih mengenai suhu tadi?
09:37Jadi suhu itu kita melatihnya yang pertama itu kan yang kita takutkan AMS.
09:42Apalagi ini?
09:43Itu penyakit kalau kita di ketinggian kekurangan oksigen.
09:46Jadi salah satu latihan itu adalah latihan pernafasan.
09:51Jadi yang anggil lakuin tuh biasanya itu adalah renang.
09:55Oke.
09:56Terus kayak jalan jauh satu hari tuh kemarin tuh coba paling minimal tuh lima kilo per hari.
10:02Oh.
10:03Jadi itu melatih banget untuk jalan jauh dan pernafasan yang bagus.
10:06Itu karena tantangannya di AMS itu tadi ya?
10:08Di AMS tadi.
10:09Cuma viral di media sosial apresiasi dari netizen tapi juga dapat perhatian dari Kemenpora.
10:14Betul ya?
10:15Itu gimana ceritanya?
10:16Ya Alhamdulillah banget tuh Pak Dito selaku Kemenpora Indonesia itu support banget.
10:22Ya.
10:23Dan ini bukan yang pertama tapi sebelumnya yang push the limit closer itu juga disupport bareng Kemenpora.
10:29Oh.
10:30Dan ya sampai tahun depan insya Allah bakal dibantu terus.
10:33Oke.
10:34Rencana apa lagi nih next setelah Mount Everest?
10:37Rencananya tuh kita ntar di bulan April.
10:41Ya.
10:42Itu kita bakal ke Gunung Kilimanjaro itu gunung tertinggi di benua Afrika.
10:46Lu lu lu lu.
10:47Kilimanjaro?
10:48Iya.
10:49Wah luar biasa.
10:50Itu gimana persiapan menuju ke sana?
10:52Kapan sih rencana?
10:53Itu di April.
10:54April?
10:55Iya.
10:56Dan persiapannya itu udah mulai dari sekarang.
10:58Apa aja tuh persiapan?
11:00Apa yang beda kalau di Kilimanjaro itu?
11:02Di Kilimanjaro itu mungkin yang lebih sulitnya lagi adalah mungkin latihan pernafasannya lagi.
11:07Karena itu di 5600 atau berapa gitu ya MDPLnya.
11:11Iya.
11:12Yang mana ABC kemarin 11 hari tapi ini cuma 5 hari.
11:15Hah?
11:16Berarti butuh fisik yang lebih kencang kalau 5 hari ya?
11:18Iya lebih kencang dan pastinya aklimatisiasinya itu harus dilatih lebih.
11:22Iya.
11:23Saya doakan sih kamu akan berhasil untuk mendaki Kilimanjaro.
11:27Amin.
11:28Dan jangan sampai kapok.
11:29Kalau kapok bukan Kilimanjaro.
11:30Tapi.
11:31Kilimanjaro.
11:32Tapi.
11:33Kilimanjaro.
11:34Lucu lagi.
11:35Udah gak mau kesana lagi ya.
11:37Kapok udah jaro-jaro.
11:38Iya.
11:39Kan sebenarnya kamu ini mendaki itu tidak hanya ingin sebagai bukti pencapaian diri sebenarnya.
11:44Benar.
11:45Tapi lebih ke bagaimana mengangkat atau memotivasi orang yang mohon maaf mempunyai kekurangan seperti itu.
11:54Iya benar-benar.
11:55Apa sih yang mendorong kamu mempunyai pemikiran seperti itu?
11:59Yang pertama tuh ada rasa trauma mas.
12:02Karena?
12:03Rumah karena disabilitas tuh di Indonesia tuh terlalu dianggap sebuah kesedihan.
12:08Sebuah kelemahan gitu.
12:10Oke.
12:11Jadi tuh yang Anggi pengen ya.
12:14Yang Anggi pengen tuh cita-cita Anggi tuh.
12:16Anggi pengen di masa depan nanti di 3-5 tahun lagi tuh.
12:20Walaupun mungkin sulit ya.
12:22Orang tuh melihat disabilitas tuh sesimpel melihat orang botak aja udah.
12:26Iya.
12:27Bukan sesuatu yang sedih dan sesuatu yang lemah gitu.
12:31Karena Anggi tuh sampe sekarang Bang tuh kalo ketemu orang tuh kayak ngeliatnya gini banget gitu.
12:36Iya.
12:37Oke.
12:38Nah tadi mohon maaf bisa diulangi lagi karena mungkin ya agak.
12:42Bagaimana kayak biasa aja kayak ngeliat orang botak.
12:46Itu maksudnya apa?
12:48Iya maksudnya kan.
12:49Maksudnya apa gitu ya.
12:50Kan sama-sama gak punya nih.
12:52Oh gitu maksudnya?
12:53Udah kayak ya biasa lah kita.
12:55Iya biasa aja gitu ya.
12:57Jadi bukan menjadi sebuah apa yang kekurangan yang.
13:00Jadi semua juga bisa melakukan apapun gitu ya.
13:03Iya.
13:04Jangan merasa rendah diri gitu.
13:06Bener.
13:07Karena kasihin teman-teman disabilitas yang sampe sekarang tuh masih belum dapet kepercayaan.
13:11Belum dapet tempat.
13:12Kan mereka tuh masih mencari jati diri ya.
13:14Iya.
13:15Dan ketika kena situasi seperti itu pasti buat mereka depresi.
13:18Buat mereka gak percaya diri.
13:20Oh itu yang pingin Anggi capek atau Anggi ingin tularkan ke mereka untuk tetap punya semangat seperti itu.
13:27Iya bener.
13:28Anggi kamu keren banget.
13:29Terus berjuang ya.
13:30Mudah-mudahan sukses nanti.
13:31Amin.
13:32Target berikutnya Kilimanjaro.
13:33Jangan kapok-kapok juga kesini aja.
13:35Kilimanjaro juga kesini.
13:36Kilimanjaro juga kesini.
13:37Kilimanjaro ya.
13:38Terima kasih ya.
13:39Terima kasih.
Komentar