- 21/6/2025
KOMPAS.TV - Pendaki gunung penyandang disabilitas, Anggi Wahyuda, berhasil menaklukkan base camp Gunung Everest di Nepal pada 26 Mei lalu.
Pendakiannya ke Gunung Everest membawa misi sosial untuk menembus batas.
Lantas, bagaimana kisah dan perjuangan Anggi Wahyuda dalam menaklukkan base camp Gunung Everest di Nepal?
Berikut cerita lengkap Anggi Wahyuda yang sudah menaklukkan base camp Everest, yang tingginya sudah setara dengan gunung-gunung tertinggi yang ada di Indonesia, yakni mencapai 5.364 meter di atas permukaan laut.
Baca Juga 20 Pendaki Terjebak di Gunung Nepo, Evakuasi oleh Tim SAR Parepare Terkendala Hujan! di https://www.kompas.tv/regional/599931/20-pendaki-terjebak-di-gunung-nepo-evakuasi-oleh-tim-sar-parepare-terkendala-hujan
#pendaki #disabilitas #gunungeverest #anggiwahyuda
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/600935/full-salut-kisah-lengkap-anggi-wahyuda-pendaki-penyandang-disabilitas-taklukkan-gunung-everest
Pendakiannya ke Gunung Everest membawa misi sosial untuk menembus batas.
Lantas, bagaimana kisah dan perjuangan Anggi Wahyuda dalam menaklukkan base camp Gunung Everest di Nepal?
Berikut cerita lengkap Anggi Wahyuda yang sudah menaklukkan base camp Everest, yang tingginya sudah setara dengan gunung-gunung tertinggi yang ada di Indonesia, yakni mencapai 5.364 meter di atas permukaan laut.
Baca Juga 20 Pendaki Terjebak di Gunung Nepo, Evakuasi oleh Tim SAR Parepare Terkendala Hujan! di https://www.kompas.tv/regional/599931/20-pendaki-terjebak-di-gunung-nepo-evakuasi-oleh-tim-sar-parepare-terkendala-hujan
#pendaki #disabilitas #gunungeverest #anggiwahyuda
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/600935/full-salut-kisah-lengkap-anggi-wahyuda-pendaki-penyandang-disabilitas-taklukkan-gunung-everest
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Yang, yang patah tumbuh, kan hilang berganti, yang sia-sia.
00:19Di gunung ada gambang kromong.
00:25Gak ada gambang kromong, jatuhnya kita kaget.
00:28Kok kuat sampe gunung gambang kromong?
00:32Lo tau gak?
00:33Gue ini penakluk gunung, 60 gunung selama gue mendaki.
00:39Naruh rumput.
00:43Gunung Everest, sering banget gue pulak balik.
00:48Mantar emak gue beli kacang.
00:52Gunung Rinjani pernah.
00:55Gunung Selamet juga pernah gue.
00:57Makanya gue mah naik gunung gak pake tas gue.
01:01Bawa kresek.
01:04Bawa kresek gue.
01:07Permisi mas.
01:09Bener mas disini tempat seleksi MPG?
01:12Bukan mas.
01:13Jadi mas?
01:14Disini markas Doraemon.
01:16Gak saya pengen dafter mas.
01:19Maap nih.
01:20Emang pengalaman mas udah pernah naik gunung dimana aja?
01:24Saya kalo naik gunung baru lima mas.
01:27Lima kecamatan apa lima gimana?
01:29Lima gunung mas.
01:30Lima gunung?
01:31Iya.
01:32Syarat jadi anak gunung tuh berat.
01:35Apa aja itu mas?
01:36Yang pertama kita harus bawa tas gede.
01:38Isinya nih?
01:39Iya.
01:40Indomie.
01:41Wah bukan indomie mas.
01:42Hah?
01:43Kan gak ada gijinya.
01:44Oh iya bener.
01:45Kulkas dua pintu isinya.
01:47Pokoknya bang harus kuat naik gunung.
01:49Fisik juga harus.
01:51Saya bisa mas.
01:53Kuat, kuat.
01:54Kuat bener?
01:55Gak bisa.
01:56Nanjaknya lama loh.
01:57Gak apa-apa bisa kok mas.
01:58Beneran?
01:59Bener bisa.
02:00Gak yakin?
02:01Yakin mas.
02:02Di dunia ini gak ada yang gak mungkin mas.
02:03Kecuali satu mas.
02:04Apa tuh?
02:05Kaki saya tumbuh.
02:06Waduh.
02:09Bentar kasih waktu saya lima menit saya mengukur tanah bentar.
02:15Kalo udah ngomongin begitu.
02:18Kayaknya kamu bakal saya cerima menjadi anak gunung yang baru.
02:23Iya.
02:24Bener.
02:25Bener bisa naik.
02:26Saya terakhir pengen naik gunung Everest loh besok minggu depan loh.
02:28Seriusan mas.
02:29Beneran bisa?
02:30Bisa.
02:31Bisa ya?
02:32Bawa galon 6 bisa?
02:34Bisa.
02:35Bisa usahain nanti.
02:36Oke oke.
02:37Lemari pajang?
02:38Bisa tapi warna biru.
02:40Ungu boleh gak?
02:41Boleh.
02:42Oh yudah.
02:43Kita sukanya ungu soalnya ya.
02:45Ya boleh boleh.
02:46Cerah deh.
02:47Cerah kan?
02:48Masya Allah.
02:50Di sini sini.
02:51Lo duduk sini deh.
02:52Kelas kan isinya cuma dua orang nih.
02:55Iya pak.
02:56Kelas yang ambil pelajaran mata pelajaran saya kan cuma dua orang.
02:58Iya pak.
02:59Terus gak ada yang masuk terus saya sendirian di kelas.
03:01Nongkrong di sini ngapain nih?
03:03Ini pak kita mau naik gunung.
03:05Naik gunung.
03:06Naik gunung.
03:07Jangan percaya sama dia.
03:08Dia ini memang mapala.
03:09Ya lihat nih.
03:10Mapala.
03:11Bukan mahasiswa pecinta alam.
03:12Jadi pak.
03:13Mahasiswa penderita gula.
03:14Hahaha.
03:15Serem banget pak.
03:16Eh?
03:17Saya kebanyakan makan apa namanya?
03:19Apa?
03:20Gula merah biasa.
03:21Gula merah.
03:22Gula merah.
03:23Dia emang gak pernah yang namanya dibohongin sama dia.
03:25Dia gak pernah naik gunung.
03:27Paling jauh.
03:29Iya.
03:30Dia cuman ke gunung sehari.
03:31Ya.
03:32Ini saya kasih tau ya.
03:33Kalau lu ke gunung sehari.
03:35Namanya bukan hiking.
03:36Tapi walking.
03:38Hahaha.
03:39Iya kan.
03:40Lu harus bedain mana hiking sama walking.
03:43Berarti bapak pemikiran sama sama saya.
03:45Apa?
03:46Nomor 30 C kan.
03:47Apaan sih lu?
03:48Sini sini.
03:49Kalau lu gak tau makanya sebagai pecinta alam lu harus baca-baca.
03:55Kalau lu harus liat sosial media viral ini.
03:58Iya.
03:59Ini Anggi.
04:00Oh.
04:01Anggi kan lu?
04:02Oh.
04:03Anggi kan.
04:04Anggi.
04:05Anggi.
04:06Nah tuh kan yang viral.
04:07Yang viral.
04:08Itu abangnya mau ngeliat teman-teman kita disini.
04:11Ini nih.
04:12Ini Pak Anggi namanya.
04:13Ini kalau penasaran.
04:14Ini kalau lu gak percaya.
04:15Ini liat nih.
04:16Liat.
04:17Coba liat dulu.
04:18Nah.
04:19Indonesia.
04:20Wah.
04:21Anggi Wahyuda berhasil membuktikan bahwa mimpinya mendaki Gunung Efres bukan menjadi hal yang mustahil.
04:29Anggi Wahyuda berhasil mencapai Efres Base Camp dengan ketinggian 5.364 meter di atas permukaan laut.
04:38Dengan bantuan tongkat, Anggi meniti tanjakan berbatu serta cuaca dingin selama 8 hari.
04:44Tak sedikit orang meragukan impian Anggi di tengah sulitnya Medan Gunung Efres.
04:50Motivasi saya adalah pengen buktikan bahwasannya batas kemampuan manusia itu bukan pada fisiknya tapi pada kemauannya.
04:56Dan banyak orang yang gagal sampai di Efres Base Camp tapi saya pengen buktikan bahwasannya semua itu bisa punya kesempatan untuk kesana.
05:04Dan kita itu adalah apa yang kita pikirkan.
05:08Kita bisa menjadi kuat jika berpikir kita itu kuat.
05:11Dan sebenarnya hal yang paling berpengaruh dari manusia itu adalah pikirannya.
05:16Maka dari itu cara untuk saya bisa sampai di sana, cara saya bisa maju, saya bisa sukses itu adalah saya mensuggesti pikiran saya dengan hal-hal yang positif.
05:27Kaki Anggi terpaksa diamputasi pada tahun 2015 lalu akibat kecelakaan.
05:32Namun, cobaan tak membuatnya goyah.
05:36Perlahan Anggi mencoba bangkit dan melibatkan diri dengan kegiatan bermanfaat.
05:41Salah satunya dengan mendaki gunung.
05:44Di Indonesia, Anggi sudah menakulkan gunung laser di Aceh.
05:48Hingga gunung Latimojo di Sulawesi.
05:52Jadi ketika kalian memiliki suatu impian, kalian gak punya langkah besar gak apa-apa.
05:56Lakuin aja sebisanya dulu karena hal kecil yang kalian lakukan itu mendekatkan kalian pada impian kalian.
06:01Dan jangan pernah ragu untuk mencapai impian itu.
06:06Anggi Wahyuda berhasil menembus batas di tengah keterbatasan.
06:10Ia membuktikan hambatan fisik bukan jadi batas kemampuan.
06:16Semua berkat kemauan yang kuat.
06:19Tim Liputan Kompas TV.
06:22Nah sudah bergabung bersama kita Anggi Wahyuda yang sudah menaklukkan Basecamp Everest.
06:33Apa kabar Anggi?
06:34Alhamdulillah baik.
06:35Sehat ya?
06:36Sehat ya Mas Anggi ya.
06:38Luar biasa Basecamp Everest ini kan udah tinggi banget ya?
06:40Ya lumayan tinggi.
06:42Waktu itu gimana sih ceritanya?
06:44Boleh?
06:45Jadi sebenarnya kenapa kita milih Basecamp Everest itu?
06:48Karena Everest Basecamp ini adalah salah satu gunung yang udah menjadi tujuan kita dari lama.
06:54Oh.
06:55Dan ini adalah gunung pertama kita dalam campaign satu langkah lagi.
06:58Oh campaign?
06:59Satu langkah lagi.
07:00Satu langkah lagi.
07:01Jadi campaign satu langkah lagi itu kita bentuk bareng titik sembilan.
07:05Itu untuk memotivasi dan memberi semangat teman-teman disabilitas dan teman-teman yang lagi gak percaya diri di Indonesia.
07:12Ah luar biasa itu gimana sih ngelatihnya?
07:14Karena kan butuh fisik yang kuat pastikan sebelum mendaki.
07:17Apalagi Basecamp Everest.
07:19Kalau latihan fisiknya itu kita udah latihan dari Oktober tahun lalu.
07:22Karena di bulan 12 lalu juga saya ada ekspedisi ke Gunung Loser.
07:26Itu push the limit.
07:27Dimana Gunung Loser itu adalah gunung dengan track terpanjang di Asia Tenggara.
07:31Ya.
07:32Dan itu alhamdulillah saya disabilitas pertama Pak sampai sana.
07:34Hal luar biasa.
07:36Luar biasa.
07:37Kita aja belum kesana juga ya.
07:39Jangankan naik gunung kita manjat doa aja salah kan.
07:42Hahaha.
07:43Beda lagi.
07:45Aduh beda lagi tuh.
07:46Kita kadang bukan jangankan manjat pohon, manjat doa aja salah kita ya.
07:50Oke Anggi, kan udah ke Basecamp Everest nih.
07:53Iya.
07:54Kalau di Indonesia sendiri gunung apa yang sudah ditaklukan dan gunung mana yang tersulit?
08:00Pengalaman, pernah punya pengalaman?
08:02Gunung banyak ya kalau di Indonesia ya mas.
08:05Pengalaman yang tersulit tracknya?
08:07Kalau paling sulit itu di Binayah.
08:10Itu di Maluku.
08:11Oh iya.
08:12Gunung paling tinggi di Maluku.
08:13Tapi kalau paling capek itu di Loser kemarin.
08:15Kenapa itu?
08:1612 hari.
08:1712 hari.
08:1812 hari.
08:19Yang paling capek di Loser?
08:20Di Loser.
08:21Tapi kalau paling susah itu di Binayah.
08:23Tracknya?
08:24Oke.
08:25Kalau yang di area di Jawa sini?
08:28Mungkin Raung sih paling susah.
08:30Karena itu dia tracknya cuman gak sampai 1 meter tapi kanan kiri jurang.
08:35Itu mungkin ada jaraknya 100 meter deh kita harus lewatin gitu.
08:38Oh.
08:39Oke.
08:40Dan itu tuh gak ada simulasinya ya.
08:42Maksudnya gak ada yang bantuin di bawah gitu.
08:44Gak ada.
08:45Itu harus lewatin diri.
08:46Karena jarak pasti mati.
08:47Oke.
08:48Kalau dibandingkan yang di Basecamp Everest itu?
08:50Kalau Everest Basecamp itu relatif lebih gampang sih tracknya.
08:53Cuman lebih jauh aja ya?
08:55Lebih jauh dan yang sulitnya itu adalah proses aklimatisasinya.
08:58Oh ya karena cuacanya begitu ya?
09:01Iya cuaca dan ketinggiannya itu udah beda banget.
09:03Bedanya gimana kalau dibandingkan?
09:04Karena kalau di Indonesia tuh 3000 mdpl itu masih itu udah puncak.
09:09Iya.
09:10Tapi di Everest Basecamp 3000 itu masih di bawah.
09:13Masih di bawah.
09:14Masih lereng lah ya.
09:15Iya masih bau banget.
09:16Masih lereng gitu.
09:17Nah untuk mempersiapkan kan kalau mengenai fisik, kekuatan untuk naikkan.
09:22Mempersiapkan untuk aklimatisasi itu gimana tadi?
09:25Pastinya banyak latihan fisik.
09:28Atau mungkin ke dalam freezer gitu.
09:30Gak ada percobaan yang adem gitu.
09:34Gimana untuk melatih mengenai suhu tadi?
09:37Jadi suhu itu kita melatihnya yang pertama itu kan yang kita takutkan AMS.
09:42Apalagi ini?
09:43Itu penyakit kalau kita di ketinggian kekurangan oksigen.
09:46Jadi salah satu latihan itu adalah latihan pernafasan.
09:51Jadi yang anggil lakuin tuh biasanya itu adalah renang.
09:55Oke.
09:56Terus kayak jalan jauh satu hari tuh kemarin tuh coba paling minimal tuh lima kilo per hari.
10:02Oh.
10:03Jadi itu melatih banget untuk jalan jauh dan pernafasan yang bagus.
10:06Itu karena tantangannya di AMS itu tadi ya?
10:08Di AMS tadi.
10:09Cuma viral di media sosial apresiasi dari netizen tapi juga dapat perhatian dari Kemenpora.
10:14Betul ya?
10:15Itu gimana ceritanya?
10:16Ya Alhamdulillah banget tuh Pak Dito selaku Kemenpora Indonesia itu support banget.
10:22Ya.
10:23Dan ini bukan yang pertama tapi sebelumnya yang push the limit closer itu juga disupport bareng Kemenpora.
10:29Oh.
10:30Dan ya sampai tahun depan insya Allah bakal dibantu terus.
10:33Oke.
10:34Rencana apa lagi nih next setelah Mount Everest?
10:37Rencananya tuh kita ntar di bulan April.
10:41Ya.
10:42Itu kita bakal ke Gunung Kilimanjaro itu gunung tertinggi di benua Afrika.
10:46Lu lu lu lu.
10:47Kilimanjaro?
10:48Iya.
10:49Wah luar biasa.
10:50Itu gimana persiapan menuju ke sana?
10:52Kapan sih rencana?
10:53Itu di April.
10:54April?
10:55Iya.
10:56Dan persiapannya itu udah mulai dari sekarang.
10:58Apa aja tuh persiapan?
11:00Apa yang beda kalau di Kilimanjaro itu?
11:02Di Kilimanjaro itu mungkin yang lebih sulitnya lagi adalah mungkin latihan pernafasannya lagi.
11:07Karena itu di 5600 atau berapa gitu ya MDPLnya.
11:11Iya.
11:12Yang mana ABC kemarin 11 hari tapi ini cuma 5 hari.
11:15Hah?
11:16Berarti butuh fisik yang lebih kencang kalau 5 hari ya?
11:18Iya lebih kencang dan pastinya aklimatisiasinya itu harus dilatih lebih.
11:22Iya.
11:23Saya doakan sih kamu akan berhasil untuk mendaki Kilimanjaro.
11:27Amin.
11:28Dan jangan sampai kapok.
11:29Kalau kapok bukan Kilimanjaro.
11:30Tapi.
11:31Kilimanjaro.
11:32Tapi.
11:33Kilimanjaro.
11:34Lucu lagi.
11:35Udah gak mau kesana lagi ya.
11:37Kapok udah jaro-jaro.
11:38Iya.
11:39Kan sebenarnya kamu ini mendaki itu tidak hanya ingin sebagai bukti pencapaian diri sebenarnya.
11:44Benar.
11:45Tapi lebih ke bagaimana mengangkat atau memotivasi orang yang mohon maaf mempunyai kekurangan seperti itu.
11:54Iya benar-benar.
11:55Apa sih yang mendorong kamu mempunyai pemikiran seperti itu?
11:59Yang pertama tuh ada rasa trauma mas.
12:02Karena?
12:03Rumah karena disabilitas tuh di Indonesia tuh terlalu dianggap sebuah kesedihan.
12:08Sebuah kelemahan gitu.
12:10Oke.
12:11Jadi tuh yang Anggi pengen ya.
12:14Yang Anggi pengen tuh cita-cita Anggi tuh.
12:16Anggi pengen di masa depan nanti di 3-5 tahun lagi tuh.
12:20Walaupun mungkin sulit ya.
12:22Orang tuh melihat disabilitas tuh sesimpel melihat orang botak aja udah.
12:26Iya.
12:27Bukan sesuatu yang sedih dan sesuatu yang lemah gitu.
12:31Karena Anggi tuh sampe sekarang Bang tuh kalo ketemu orang tuh kayak ngeliatnya gini banget gitu.
12:36Iya.
12:37Oke.
12:38Nah tadi mohon maaf bisa diulangi lagi karena mungkin ya agak.
12:42Bagaimana kayak biasa aja kayak ngeliat orang botak.
12:46Itu maksudnya apa?
12:48Iya maksudnya kan.
12:49Maksudnya apa gitu ya.
12:50Kan sama-sama gak punya nih.
12:52Oh gitu maksudnya?
12:53Udah kayak ya biasa lah kita.
12:55Iya biasa aja gitu ya.
12:57Jadi bukan menjadi sebuah apa yang kekurangan yang.
13:00Jadi semua juga bisa melakukan apapun gitu ya.
13:03Iya.
13:04Jangan merasa rendah diri gitu.
13:06Bener.
13:07Karena kasihin teman-teman disabilitas yang sampe sekarang tuh masih belum dapet kepercayaan.
13:11Belum dapet tempat.
13:12Kan mereka tuh masih mencari jati diri ya.
13:14Iya.
13:15Dan ketika kena situasi seperti itu pasti buat mereka depresi.
13:18Buat mereka gak percaya diri.
13:20Oh itu yang pingin Anggi capek atau Anggi ingin tularkan ke mereka untuk tetap punya semangat seperti itu.
13:27Iya bener.
13:28Anggi kamu keren banget.
13:29Terus berjuang ya.
13:30Mudah-mudahan sukses nanti.
13:31Amin.
13:32Target berikutnya Kilimanjaro.
13:33Jangan kapok-kapok juga kesini aja.
13:35Kilimanjaro juga kesini.
13:36Kilimanjaro juga kesini.
13:37Kilimanjaro ya.
13:38Terima kasih ya.
13:39Terima kasih.
Dianjurkan
1:45
|
Selanjutnya
4:24