Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 jam yang lalu
Transkrip
00:00Saat pria itu hendak mengulurkan tangan untuk melepas lakban dari mulut buaya,
00:03anjing yang berdiri di tepi tiba-tiba mulai menggonggong keras.
00:06Zami memberi isyarat kepada anjing itu untuk diam,
00:09dan kembali bersiap melepas lakban.
00:10Ia tidak tahu bahwa buaya itu sebenarnya sudah terbangun karena suara gonggongan anjing,
00:14dan kini hanya pura-pura tidur.
00:16Buaya itu hanya menunggu tangan Zami mendekat.
00:18Namun kecerdikan dan kecepatan Zami menyelamatkannya,
00:21dan ia berhasil melepas lakban tersebut.
00:23Dengan lakban itu, Zami membuat perban sederhana untuk luka pacarnya,
00:26yang membantu mengurangi risiko infeksi untuk sementara.
00:28Tapi masalah sebenarnya belum berakhir.
00:30Mereka berdua terjebak di dalam kolam sedalam 30 kaki,
00:33tanpa tangga atau jalan keluar yang jelas.
00:35Jika mereka tidak menemukan jalan keluar, buaya itu bisa mengakhiri hidup mereka.
00:39Satu-satunya jalan keluar adalah melalui saluran pembuangan,
00:41tetapi tutupnya tertutup rapat dan Zami tidak bisa membukanya dengan tangan kosong.
00:45Saat itu ia teringat kalung yang dikenakan pacarnya dan memutuskan untuk menggunakannya.
00:49Tapi ketika ia menoleh, buaya itu sudah merayap mendekati lubang saluran dan memblokirnya.
00:53Kini tidak ada jalan lain.
00:54Zami pun memutuskan untuk menggunakan lakban sebagai senjata.
00:57Anehnya, setelah beberapa kali dipukul dengan lakban itu,
01:00buaya tersebut benar-benar mundur.
01:02Zami segera mulai membuka sekrup dengan bantuan kalung sambil terus mengawasi buaya itu.
01:06Untungnya, kepala sekrupnya datar dan cocok dengan kalung tersebut.
01:09Akhirnya, tutup lubang saluran berhasil dibuka.
01:11Zami hampir membawa pacarnya keluar ketika buaya itu sudah lebih dulu masuk ke dalam saluran.
01:15Mereka telah terjebak di sana selama 3 hari 3 malam tanpa air,
01:18dan demam pacarnya semakin parah.
01:19Zami akhirnya memutuskan untuk mengambil risiko dan merangkak masuk ke dalam pipa saluran.
01:24Setelah masuk, ia melihat kedua arah pipa kosong.
01:26Ia segera merangkak ke salah satu arah tanpa membuang waktu.
01:29Untungnya, ia memilih arah yang tidak diambil buaya.
01:31Namun sayangnya, buaya itu sudah lebih dulu keluar dari saluran dan sedang mencoba menyerang pacarnya.
01:36Anjing itu mulai menggonggong keras lagi.
01:38Mendengar suara itu, Zami menyadari bahaya dan segera kembali.
01:41Tepat pada waktunya, ia berhasil menangkap buaya itu dan melemparkannya ke samping.
01:45Lalu ia mengambil sebatang kayu dari tanah dan melawan buaya itu.
01:48Dengan susah payah, ia berhasil mengusir buaya tersebut.
01:50Satu hari lagi pun berhasil mereka lewati.
Komentar

Dianjurkan

Kalakai
11 bulan yang lalu
Kalakai
2 tahun yang lalu
Kalakai
2 tahun yang lalu
Kalakai
2 tahun yang lalu
Kalakai
2 tahun yang lalu
Kalakai
11 bulan yang lalu
Kalakai
2 tahun yang lalu