00:01Alhamdulillah!
00:02Alhamdulillah kepada aku, Aziza.
00:05Alhamdulillah!
00:11Ini saat saya cari tahu apa yang terjadi dengan Aziza.
00:19Astaghfirullahaladzim.
00:23Tiap hari, saya berharap Allah mengampuni segala dosa dan kesalahan yang saya buat.
00:30Duh yang satu.
00:33Ratu ning jin kantati bangwoso.
00:38Tengah filth dengan dendam.
00:40Dan dendamnya hanya bisa dibayar dengan keruntuhan imanku.
00:45Jadi istri kamu kerja di pabrik juga?
00:48Siapa kami?
00:50Saya suami Aziza.
00:51Tapi kalau ada dua orang laki-laki datang ke tempat yang sama dengan alasan yang sama,
00:55pasti ada yang salah dengan pabrik itu.
01:00Tengah!
01:03Aziza memang sudah menjadi budakku.
01:08Aku nggak mungkin diampuni.
01:09Senalah yang berlaku mengadili suyakuinya.
01:11Aku musyrik.
01:12Aku musyrik!
01:13Tidak, Aziza!
01:14Romantis.
01:17Kamu pikir orang bisa seenaknya saja keluar dan masuk ke tempat ini?
01:22Ada manusia yang paling berkuasa.
01:25Semua bukan kendak kita sendiri.
01:26Satu-satunya jalan, hanyalah aku asisah
01:56Satu-satunya jalan, hanyalah aku asisah
Komentar