Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utamaLewati ke footer
  • 26/5/2025
MALANG, KOMPAS.TV - Pegiat lingkungan Envigreen mengungkap 3 masalah sampah mendesak di Kota Malang.

Mereka juga mengungkapkan masih banyak warga Kota Malang yang membuang sampah di sungai.

Lantas bagaimana harusnya penanganan permasalahan sampah dari kacamata pegiat lingkungan? Sapa Malang membahasnya.



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/595664/pegiat-lingkungan-envigreen-beber-3-masalah-sampah-mendesak-di-kota-malang-sapa-malang
Transkrip
00:00Intro
00:00Halo selamat pagi saudara, senang sekali Sapa Malang kembali menyapa Anda bersama saya Nadifa Rahma.
00:29Nah saudara permasalahan sampah kini tak kunjung usai mulai dari kesadaran masyarakat yang minim lalu juga minimnya pengelolaan sampah hingga penegakan hukum yang masih lemah.
00:40Nah sehingga hal tersebut membuat volume sampah di kota Malang khususnya semakin meningkat.
00:46Nah disini setiap harinya volume sampah pun juga tidak kunjung berkurang dan selalu menggunung.
00:51Kita bisa lihat setiap harinya di TPA, di sungai kita juga masih selalu melihat banyak sampah ada di sana.
01:00Lantas bagaimana kita mengelola sampah dan mengurangi sampah yang ada di sekitar kita khususnya di kota Malang?
01:06Nah saya akan mengajak Anda untuk berbincang langsung dengan pegiat lingkungan ada Mas Ahmad Labib dari Environmental Green Society.
01:16Yang disini pun juga tak gentar terus berusaha untuk membersihkan hingga mengelola sampah dan terus menggalakkan untuk mengurangi sampah yang ada di sekitar kita.
01:25Sudah hadir bersama kita pada pagi hari ini ada Mas Labib. Selamat pagi Mas Labib.
01:30Selamat pagi Mbak. Halo.
01:32Gimana kabarnya Rinyal Habib?
01:32Alhamdulillah baik sehat.
01:34Masih terus semangat begitu ya untuk menggalakkan berkampanye untuk mengurangi sampah yang ada di kota Malang?
01:40Tentu, kita berhenti kalau sudah masalahnya tetangga nih.
01:43Oke berarti kalau sekarang ini sepertinya tidak berhenti-berhenti.
01:46Ya makanya gitu.
01:47Terus bergerak begitu ya Mas Labib.
01:48Oke langsung saja Mas Labib disini saya mau meminta Mas Labib untuk menyebutkan tiga permasalahan utama yang ada di kota Malang.
01:57Apa saja Mas Labib?
01:58Oke tentu kalau untuk bicara masalah sampah sendiri di kota Malang yang pertama dari hulunya sendiri soal regulasi untuk pengurangan penggunaan secara mengikat itu masih belum ada sih Mbak.
02:08Jadi kita contoh kayak daerah-daerah lain seperti Surabaya di Jawa Timur kemudian Gersik adalah gitu Kediri itu mereka sudah punya regulasi yang jelas soal bagaimana pembatasan sampah di suatu daerah itu sendiri.
02:21Jadi misal contoh di Kediri itu di minimarket, di suatu lain itu sudah nggak dikasih kantong resek kan ya.
02:29Itu di Malang kan masih belum ada.
02:30Jadi kita juga sebenarnya ada fokus ke sana juga mau mendukung adanya regulasi pembatasan plastik sekali pakai.
02:36Itu sih yang pertama.
02:37Kemudian yang kedua itu dari timbulan sampah ilegal.
02:42Dinamakan ilegal karena dia tidak ditangani oleh pemerintah.
02:45Jadi tidak terjamah oleh pemerintah seharusnya.
02:48Nasib sampah itu dari rumah tangga atau dari sumbernya langsung diambil ke TPS baru diangkut ke TPA.
02:55Nah ada sampah ilegal itu ketika dia tidak bisa diangkut oleh pemerintah.
03:01Ketika dia dari sumbernya itu malah justru dibuang ke sungai, kemudian ke daerah-daerah yang tidak mestinya ada sampah di situ.
03:10Padahal seharusnya sesuai undang-undang sungai yang ada di Kota Malang ada kali berantas, kali metro, dan juga kanal-kanal kecil lainnya itu secara undang-undang
03:18sebenarnya sampah harusnya nihil, nol di situ.
03:21Nggak ada toleransi sama sekali seharusnya.
03:23Kemudian yang ketiga itu soal pengelolaan sampahnya sendiri.
03:27Kita bisa lihat kalau mungkin di Malang sudah ada BSE, Bang Sampah Malang, tapi dari segi pengelolaan sampahnya masih belum efektif.
03:34Contoh kayak TPA Supit Orang yang dulu-dulu tahun-tahun sebelumnya masih sering kebakaran.
03:39Pengelolaannya masih belum efektif dan juga lebih dipengaruhi dari sampah organik yang masih 61% kalau nggak salah.
03:47Itu sih yang bikin masalahnya yang paling utama ya.
03:49Tiga masalah utama tadi ya, mulai dari regulasi, timbunan sampah ilegal, dan juga pengelolaan.
03:55Iya, betul.
03:56Berarti yang di Malang konsernya seperti itu ya Mas Labib.
03:58Nah Mas Labib ini sudah berapa tahun Mas Labib bergerak di lingkungan seperti ini?
04:03Oke, kebetulan kalau kita di MPB itu karena memang basisnya riset ya.
04:07Kita diawali di tahun 2021, kemudian sampai sekarang justru kita ralinya lebih ke arah sosial dan juga advokasi.
04:15Oke, berarti kurang lebih sekitar 4 tahun begitu ya?
04:19Iya, betul. Fokusnya memang di Malang.
04:20Karena sudah 4 tahun mungkin ya Mas Labib ini bergerak di lingkungan.
04:25Nah Mas Labib ini sering menemukan apa di lapangan Mas Labib?
04:27Apalagi terkait dengan sampah lalu juga kesadaran masyarakat di sekitar Mas Labib seperti apa yang ditemukan?
04:34Oke, jadi di awal sendiri, di tahun-tahun pertama kita sebenarnya fokusnya itu ke sungai, Mbak.
04:39Dari awal bukan ke sampah sih.
04:41Dari ke sungai itu kita punya riset ekologi perairan namanya, ekologi akuatik soal studi tentang sungai.
04:48Mempelajari bagaimana ada organisme atau makhluk hidup yang ada di sungai, ikan, kemudian serangga air,
04:53dan juga tumbuh-tumbuhan di sekitar sungai, dan juga bagaimana masalah yang ada di sungai itu bisa teratasi.
05:00Jadi kita itu punya misi adalah mendukung keanekaraman hayati melalui pengelolaan yang baik.
05:06Jadi memang fokusnya itu di sungai.
05:09Nah kebetulan di Malang sendiri, sungai di Malang itu masalah paling utamanya itu sampah.
05:14Kalau di daerah-daerah lain, dari rekan-rekan komunitas yang lain itu menemukannya masalah limbah pabrik, limbah industri, limbah rumah tangga.
05:21Nah kalau di Malang sendiri kita menemukannya paling banyak itu sampah.
05:25Jadi di kita paling banyak untuk riset soal sungainya memang di sampah sih.
05:32Oke berarti di Malang ini memang sungainya ini banyak sekali sampah?
05:36Iya.
05:36Sampah rumah tangga?
05:37Betul.
05:38Oke berarti di sini bisa dilihat ya bahwa kesadaran masyarakat sekitar untuk membuang sampah ini bagaimana mas?
05:46Membuang sampah ke sungainya ini mas?
05:48Oke jadi aku gambarkan buat kondisi di lapangan dulu sih.
05:53Jadi kondisi di lapangan itu contoh kayak pemukiman yang ada di pinggirin sungai, di pandaran sungai itu paling rentan dia.
05:59Jadi sebenarnya kan secara regulasi nggak boleh ada pemukiman.
06:02Tapi memang secara topografi di Malang sendiri ada pemukiman yang mau itu nggak mau ada di situ gitu.
06:07Jadi efeknya di sana pengelolaan atau pengangkutan sampahnya nggak efektif.
06:12Jadi mau nggak mau warga itu nggak punya, ada beberapa kelurahan yang nggak punya TPS sama sekali.
06:17Jadi nggak ada yang ngakut sampah dari rumah ke TPS, nggak ada.
06:20Jadi mau nggak mau mereka buang sampahnya ke sungai.
06:23Pernah kita, Bu jangan buang sampah ya.
06:25Lo le, nggak tak buang nak sungai, tak lepoknya lemari tak mas.
06:28Gitu, masalahnya kayak gitu sih.
06:30Jadi sebenarnya kalau seakan ada falsitas yang memenuhi, pasti mereka punya kesadaran untuk tidak membuang sampahnya ke sungai.
06:37Oke, paling banyak biasanya di mana mas?
06:40Biasanya mas Labib ini turun lapangan menemukan di sungai mana mas?
06:45Kalau yang banyak sampah-sampah rumah tangganya seperti itu?
06:48Paling banyak sih dari jembatan daerah Amukwarnawari ke bawah sih.
06:54Muharto, Polean, kayak gitu-gitu banyak.
06:56Soalnya banyak pemukiman bantaran sungai yang mepet ke sungai banget kan?
06:59Oke, berarti bisa kita ketahui bahwa kalau banyak pemukiman rumah tangga di situ dan dekat sungai, kemungkinan besar mereka akan membuang ke sungai tersebut.
07:10Apalagi kalau tidak ada TPS tadi begitu ya.
07:13Di daerah situ juga tidak ada TPSnya mas?
07:16Nggak ada, satu kelurahan nggak ada.
07:18Jadi selain nggak ada, nggak ada yang ngangkut juga.
07:20Soalnya medannya itu susah mbak, jadi bisa lihat di daerah Muartos itu kena naik.
07:25Jadi orang mau dibayar pun itu nggak ada yang mau buat ngangkut sampah dari bawah ke atas.
07:30Oke, ini permasalahan kompleks.
07:31Permasalahannya kompleks sih memang.
07:33Dari pemerintah pun masih belum menemukan solusinya sampai saat ini.
07:36Kondisi di lapangannya kayak gitu.
07:38Oke, solusi dan juga penegakan hukum untuk masyarakat yang membuang sampah tadi juga begitu ya mas?
07:44Oke, nanti kita akan bahas setelah ini terkait dengan penegakan hukum dan juga kesadaran masyarakat untuk membuang sampah tidak sembarangan sesuai tempatnya dan tidak membuang di sungai.
07:53Seperti itu ya mas, jangan kemana-mana tetap di Sampah Malang.
07:57Terima kasih.
07:58Terima kasih.
07:59Terima kasih.

Dianjurkan