- 8 bulan yang lalu
Kategori
✨
ManusiaTranskrip
00:00Al-Fatihah
00:12Bapak Bapak, Ibu Ibu, Sudara Sudara Kau Muslimin, Rahimahkumullah
00:23Kau murai di dahan dan koko ayam di kandang
00:27Dunia ini penuh dengan berbagai macam kesibukan
00:31Sejak dari petani yang turun ke ladang
00:34Pedagang yang berangkat ke pasar
00:37Pelajar yang menuju sekolah
00:39Sampai kepada pegawai yang berangkat ke kantor
00:42Seluruhnya tidak lain untuk mencari sesuatu yang bernama bahagia
00:49Setiap orang menginginkan kebahagiaan
00:52Dan tidak seorang pun menginginkan kesengsaraan dalam kehidupan ini
00:57Namun nyatanya tidak setiap orang yang ingin bahagia
01:02Mengetahui jalan yang harus ditempuhnya untuk sampai kepada kebahagiaan itu
01:07Maka pada kesempatan pertemuan kali ini
01:11Saya ingin menyampaikan sebuah hadis
01:15Dari junjungan kita baginda Nabi Besar Muhammad S.A.W
01:21Yang termuat dalam kitab muhtarul ahadis al-nabawiyah
01:26Dimana beliau bersabda
01:32Ada empat perkara yang merupakan tanda dari orang bahagia
01:38Saya mau tanya
01:40Di antara saudara-saudara yang hadir disini
01:43Apa ada yang kepengen jadi orang sengsara?
01:48Seluruhnya tentu ingin mendapatkan kebahagiaan
01:52Maka menurut resep dari Nabi kita
01:55Tanda orang bahagia itu empat
01:58Jadi kalau saudara ingin bahagia harus mempunyai empat perkara ini
02:04Yang pertama orang bahagia itu kata Nabi
02:11Punya rumah biar bagus asal gede
02:17Enak ngaturnya
02:19Daripada sudah punya rumah kecil
02:22Adanya di pinggir kali gubuk
02:25Kalau hujan bocor miring lagi kiamat
02:31Loh kalau gitu Islam materialis dong
02:34Hadis ini boleh diartikan dengan makna hakiki
02:38Arti yang sebenarnya
02:40Boleh diartikan dengan makna majazi
02:43Arti kiasan
02:45Kalau dia diartikan dengan arti kias
02:48Maka yang dimaksud
02:54Rumah yang luas tidak lain daripada hati yang lapang
02:58Karena disitu kunci kebahagiaan yang sebenarnya
03:03Walaupun kita tinggal di petak berukuran dua kali tiga meter
03:08Kalau hati kita luas, luas rasanya rumah itu
03:11Tapi biar rumah kita halamannya saja puluhan ribu hektare
03:16Ada kolam renangnya, kamar tidurnya tidak lagi terhitung
03:21Kalau hati yang menempati rumah itu sempit
03:24Maka akan terasa sempit juga lah rumah itu
03:27Tempat bergantungnya tidak lain adalah hati
03:32Marilah kita mencoba melihat berbagai pandangan orang tentang bahagia ini
03:38Ada orang menyangka bahwa bahagia itu
03:41Kalau dia mendapatkan harta yang sebanyak-banyaknya
03:45Siapa yang banyak harta dialah raja
03:49Apa yang dia mau seluruhnya bisa dibeli
03:52Keamanannya dia bisa menyewa petugas
03:56Seluruh fasilitas untuk menyenangkan kehidupannya bisa dibeli
04:00Pendeknya hartalah segala-galanya dalam kehidupan
04:04Sampai ada pepatah mengatakan
04:08Innat darahima fil amakini kulliha
04:12Tak surrijala mahabatan wajalala
04:16Sesungguhnya harta dinar dirham uang
04:20Dimana-mana selalu bikin hebat orang yang memilikinya
04:26Coba lihat
04:27Orang yang punya duit sama yang gak punya duit
04:31Jangan gaya hidupnya gaya jalannya aja lain
04:46Uang adalah senjata yang paling ampuh bagi orang yang mau pergi perang
04:50Dan lidah yang paling pasih bagi orang yang mau bicara
04:55Kalau bicara dengan lidah macet cobalah bicara dengan harta
04:59Lancar
05:00Sampai ada pepatah demikian
05:03Segalanya bisa diatur dengan harta
05:06Maka di kalangan orang yang berpandangan semacam itu
05:10Seluruh kegiatan hidupnya hanya terfokus kepada
05:14Bagaimana mengumpulkan harta yang sebanyak-banyaknya
05:18Tidak peduli halal haram
05:21Tidak kenal sore pagi siang dan malam
05:23Tidak sempat sujud
05:25Jauh dari agama
05:27Jauh dari kehidupan yang bersifat ruhania
05:30Jauh dari Allah dan sebagainya
05:33Sampai dalam Al-Quran
05:35Dikelompokkan dalam kelompok yang dinamakan lumazah
05:46Mereka mengumpul-ngumpulkan harta sebanyak-banyaknya
05:50Dan menyangka bahwa harta yang banyak itu dapat mengekalkan hidupnya
05:56Mengekalkan kekayaannya
05:58Mengekalkan kebahagiaannya
06:01Sudara hadirin yang berbahagia
06:04Kalau pandangan hidup ini benar
06:07Artinya kalau harta memang merupakan satu-satunya hal yang dapat membuat orang bahagia
06:14Tentu di rumah mewah tidak akan pernah ada tangis derita
06:19Tentu di satu tempat di mana fasilitas hidup serba menunjang tidak ada yang namanya penderitaan
06:26Tapi suka dan duka
06:28Sedih dan gembira
06:30Senyum dan tawa adalah milik setiap orang
06:33Baik dia punya harta maupun dia tidak punya harta
06:38Nyatalah bahwa harta semata-mata bukan merupakan jaminan bahwa orang akan bahagia
06:44Walaupun tanpa harta orang sulit untuk bahagia
06:49Saya mau cerita ada orang super kaya
06:55Namanya Aristotle Onesis Raja Tengker Yunani
07:01Dia punya kapal tengker saja konon sampai sebelas banyaknya
07:06Punya perusahaan penerbangan yang disebut Olympic Airlines
07:11Punya hotel di berbagai kota besar di dunia ini
07:15Sejak dari New York, London, Paris, Rome dan sebagainya
07:19Bahkan punya pulau yang dia namakan pulau Scorpio
07:24Ini kan namanya sudah kaya tidak tanggung-tanggung punya pulau
07:32Nah dia punya dua orang anak yang satu laki-laki namanya Alexander
07:37Yang satu perempuan namanya Maria, Maria Onesis
07:41Seluruh harapannya tertumpah kepada anak lakinya Alexander ini
07:46Yang akan meneruskan usahanya, meneruskan kekayaannya, meneruskan dinastinya
07:52Apa yang terjadi?
07:54Ternyata anak yang dia harapkan yang bernama Alexander ini
07:58Mati mudah dalam kecelakaan pada waktu dia olahraga
08:04Apa olahraganya?
08:06Namanya olahraga anak orang kaya golongan jet set
08:10Olahraganya olahraga pesawat terbang jatuh
08:15Ya gak kaput habis mati
08:20Tinggal satu anak perempuannya Maria Onesis
08:24Tapi anak perempuan ini juga malah urakan
08:27Terakhir dia pacaran bahkan kemudian kawin sama orang Rusia
08:31Rupanya Aristotle Onesis ini broken
08:34Kekayaannya yang berlimpah ruah perusahaannya yang begitu banyak
08:38Siapa yang akan meneruskan?
08:40Siapa yang akan menggantikan?
08:42Sampai kemudian dia mengurung diri di pulau Skorpio
08:46Dan mati disana secara mengenaskan
08:49Seorang multi jutawan
08:52Seorang yang super kaya
08:54Mati menyendiri di pulau sepi
08:57Ibarat kata pepatah
08:59Anak ayam mati di lumbung
09:01Bukan kekurangan makanan
09:03Keurugan makanan
09:09Begitu kehidupan Aristotle Onesis
09:12Dan banyak orang-orang yang sudah demikian kaya
09:16Sampai dibingungkan oleh kekayaannya sendiri
09:19Telusurilah kehidupan David Rockefeller misalnya
09:23Henry Ford misalnya
09:25Adnan Kasogi misalnya
09:27Multi-multi jutawan
09:29Yang kadang-kadang dibuat keder oleh kekayaannya sendiri
09:34Pantas ketika Imam Ali ditawarkan orang
09:38Ya Ali
09:39Kalau kepadamu disuruh pilih ilmu atau harta
09:43Kau pilih mana?
09:44Ya jelas pilih ilmu dong
09:47Kenapa?
09:48Pertama
09:49Ilmu kalau kita berikan kepada orang lain tambah
09:54Tapi harta kalau kita berikan kepada orang lain kurang
09:59Saudara punya uang sepuluh ribu
10:01Dibagi orang lima ribu
10:02Jelas uang saudara berkurang
10:05Tapi saudara punya ilmu diberikan kepada orang lain
10:08Orang lain bisa, saudara pun makin mantep
10:12Tidak lantas jadi bodoh karena ngajarin orang
10:16Saudara bisa fatehah, lalu mengajarkan orang fatehah
10:19Orang bisa, saudara pun makin hafal
10:22Tidak lantas setelah diajarin orang ilmunya hilang
10:25Begitu datang dia minta orang
10:27Tolong ajarin saya fatehah
10:28Udah habis, gak ada
10:34Yang kedua kata Imam Ali
10:37Ilmu menjaga kita
10:40Kalau harta kita yang harus jaga
10:43Makin banyak ilmu makin terpelihara diri seharusnya
10:48Tetapi makin banyak harta makin bingung kita jaganya
10:52Sampai kadang-kadang kalau perlu seluruh keliling rumah dipasangi alarm
10:57Belum cukup disewakan anjing besar-besar
11:01Pasang di depan pintu awas anjing galap
11:06Masih belum cukup juga cari centeng tukang-tukang keperuk jaga rumah
11:11Masih terasa belum aman padahal rumahnya dikelilingi tembok besar
11:16Di balik tembok ada pintu pintunya tebal
11:19Di balik pintu itu terbuka masuk kamar
11:22Kamar pun ada pintunya pintunya pun kuat
11:26Masuk ke dalam kamar ada lemari
11:28Lemarinya pun pintunya kuat
11:30Dikunci-kuncinya pun kuat
11:33Tapi tahap seluruhnya yang timbul cuma sekedar was-was saja
11:38Kesimpulannya sekali lagi
11:40Tanpa harta orang memang sulit untuk bahagia
11:44Tapi harta semata-mata tidak merupakan jaminan orang akan bahagia
11:50Dengan hati yang luas itu modal utama untuk mencapai kebahagiaan hidup
11:57Orang yang hatinya luas sudara-sudara
12:00Punya hati yang lapang
12:01Melihat kenyataan hidup ini
12:03Dia bersyukur senantiasa kepada Allah
12:06Lantas tidak timbul hasut dan iri hatinya
12:10Oleh karena itu jiwanya selalu lapang
12:13Kalau tidak cupik hati namanya
12:16Dangkal pandangan tidak senang melihat orang lain dapat nikmat
12:20Dan itu sering dijadikan contoh
12:23Kalau orang yang lapang dadak
12:25Dia lihat tetangganya beli TV baru
12:27Dia berkata Alhamdulillah ya
12:29Tetangga kita beli TV mudah-mudahan kita bisa ikut nonton
12:33Lapang dadaknya
12:35Tapi orang yang sempit hati
12:37Lihat tetangga beli televisi meriang
12:44Tidak diapa-apain
12:45Meriang
12:48Besoknya dengar tetangga beli motor
12:50Makin sakit
12:51Ke rumah sakit
12:55Lalu di rumah sakit
12:56Dengar tetangganya beli mobil
12:57Mati
13:01Disiksa oleh perasaannya sendiri
13:05Orang kalau hati sudah sempit dalam hidup
13:07Kemanapun dia pergi
13:09Sempit rasanya medan kehidupannya
13:12Kemudian kita melihat juga
13:14Ada orang yang menilai bahwa bahagia itu
13:17Katanya kalau punya kedudukan yang tinggi
13:20Pangkat yang agung
13:22Wibawa yang besar
13:24Mungkin betul
13:26Tapi mungkin juga tidak
13:28Bergantung kepada hati orang yang punya pangkat itu
13:32Sama dengan harta tadi
13:34Harta akan membawa bahagia
13:36Kalau dia jatuh ke tangan orang yang berhati lapang
13:39Tapi harta akan jadi bencana
13:41Kalau jatuh ke tangan hati orang yang sempit
13:45Pangkat akan membawa bahaya
13:48Kalau jatuh di tangan hati orang yang sempit
13:52Lebih dari itu
13:53Kenyataan mengajarkan kepada kita
13:56Bahwa ternyata pangkat dan jabatan
13:58Tidak selamanya memberikan kebahagiaan dalam kehidupan
14:02Bahkan resikonya kelewat besar
14:06Beberapa bukti kita bisa ambil dari para pemimpin dunia
14:10Yang menjadi korban lantaran pangkat dan jabatan yang disandangnya
14:15Saudara ingat Presiden Abraham Lincoln dan John Kennedy dari Amerika
14:20Dibunuh orang
14:23Pak Chung Hi dari Korea Selatan
14:27Ziaur Rahman dari Bangladesh
14:30Anwar Sadat dari Mesir
14:32Terakhir Indira Gandhi dari India
14:35Menjadi korban dari pangkat dan jabatan yang disandangnya
14:39Dari orang-orang yang tidak senang dia memegang jabatan itu
14:45Dia akan mudah mengundang bencana
14:48Sehingga pantas kalau seorang Presiden terkemuka Amerika
14:51Erich Truman namanya
14:53Dia mengatakan
14:55Jabatan Presiden itu kata dia
14:57Seperti orang menunggang macan
15:00Naik macan
15:02Harus kita taiki kalau enggak dia bakal merekam kita
15:05Ngeri katanya
15:10Ada pun orang yang hatinya lapang
15:12Kalau dia menerima pangkat dan jabatan
15:15Dianggapnya itu satu kesempatan untuk berbuat baik
15:20Tapi orang yang berhati sempit
15:22Menerima pangkat dan jabatan
15:24Bukan kadang-kadang menerima
15:26Berusaha setengah mati
15:28Mencapai dengan segala cara
15:30Kalau perlu jilat atas
15:32Jilat atas
15:34Jadi golongan sumuhun dawuh
15:37Jadi kelompok kulun nuwun
15:39Yes sir
15:41Yang kerjanya cuma oke bos
15:46Kalau perlu jilat atas
15:48Jilat atas
15:49Kalau perlu injak yang bawah
15:51Injak yang bawah
15:52Perlu sikut kiri kanan
15:54Sikut kiri kanan
15:55Yang penting pangkat dapet
15:57Jabatan dapet
15:59Orang yang semacam ini
16:01Kalau sudah mempunyai pangkat dan jabatan
16:04Biasanya dia tidak menganggap itu sebagai amanah
16:08Tidak menganggap sebagai kesempatan berbuat baik
16:11Tapi malah kesempatan untuk memperturutkan hawa nafsunya
16:16Yang dilatar belakangi oleh kesempitan hatinya tadi
16:20Apalagi kalau orang memperoleh pangkat
16:23Karena banyak mengeluarkan uang
16:27Seakan-akan pangkat dan jabatan itu sekarang seperti proyek
16:30Pakai tender
16:32Siapa yang berani bayar segini
16:34Naik
16:35Tidak berani
16:36Minggir
16:38Padahal logikanya
16:40Kalau orang mencapai satu jabatan
16:43Karena banyak mengeluarkan uang
16:46Hampir bisa dipastikan
16:49Bahwa setelah jabatan itu dia pegang
16:52Langkah pertama yang akan dilakukannya
16:55Ialah berusaha bagaimana uang yang dia keluarkan
16:59Supaya kembali
17:00Yang paling kurang pulang modal dulu dong
17:05Soal mikirin rakyat soal nanti
17:07Tapi ini modal harus pulang
17:09Itu celakanya
17:11Kalau orang memperoleh pangkat dan jabatan
17:13Cuma karena banyak mengeluarkan uang
17:17Jarang orang yang mempunyai keyakinan dan pandangan
17:20Bahwa pangkat dan jabatan merupakan amanah
17:23Jadi sekali lagi
17:25Pangkat dan jabatan mungkin saja membawa kebahagiaan
17:29Kalau jatuh ke tangan orang yang berhati lapang
17:33Tapi bisa jadi bencana
17:35Kalau dia jatuh ke tangan orang yang mempunyai hati yang sempit
17:39Lagi-lagi stresnya hati yang lapang
17:44Lalu sebagian orang, saudara
17:46Ada yang berpandangan
17:48Katanya bahagia itu
17:50Kalau jadi orang terkenal
17:52Mempunyai popularitas
17:55Menjadi idola di kalangan remaja
17:58Di kalangan orang tua
17:59Di segala lapisan masyarakat
18:03Padahal makin populer orang
18:05Makin terikat dia
18:07Ya kalau macam kita ini kan
18:09Gak punya nama, gak populer
18:12Tengah malam buta mau nongkrong di warung tegal aman
18:19Tapi pangkat, jabatan, kedudukan, popularitas
18:24Menyebabkan kita diikat dengan berbagai macam peraturan
18:28Cuma mandi sama ke WC saja yang gak dikawal
18:37Benarkah popularitas, ketenaran
18:40Membawa kebahagiaan?
18:42Mungkin
18:44Tapi mungkin juga tidak
18:46Kenapa?
18:47Banyak orang-orang populer
18:49Yang mengakhiri hidupnya secara trakis
18:53Kita ambil beberapa nama
18:56Di Amerika tahun 60-an
18:58Ada bintang seksi paling terkenal
19:01Yang dijuluki seks bom
19:04Bom seks itu
19:06Sampai sekarang jadi legenda
19:08Namanya Marilyn Monroe
19:11Singkatan dobelnya itu initialnya MM
19:14Marilyn Monroe
19:16Terkenal, top
19:18Sampai dia mati tahun 62
19:21Namanya sekarang masih saja dibicarakan orang
19:25Kenapa dia bunuh diri?
19:28Tidak punya hartakah dia?
19:30Banyak
19:32Kurang populerkah dia?
19:34Seluruh dunia mengenalnya
19:36Sejak rakyat kecil sampai pejabat tinggi dia punya hubungan
19:40Kenapa?
19:42Jenuh
19:44Dia terlahir
19:46Dalam keadaan yatim
19:48Setelah itu
19:50Tidak lama dia berangkat remaja
19:52Ibunya meninggal
19:54Pindah dari wanita asuh ke wanita asuh
19:56Sampai 12 orang ibu angkatnya
19:59Dan kekecewaan yang paling parah
20:01Setiap laki-laki yang dekat dengannya
20:04Hanya seperti kapal berlabuh
20:09Datang dan pergi silih berganti
20:11Padahal dia merindukan seseorang
20:13Yang bisa melindungi hidupnya
20:15Dia rindukan itu dan dia tidak pernah menemukan
20:19Itu yang akhirnya menyebabkan dia minum pel tidur kelewat dosis
20:24Minum obat tidur kebanyakan
20:26Ya tidur terus sampai sekarang
20:33Dia mengakui
20:36Saya telah memiliki ketenaran
20:38Tapi saya tidak pernah hidup dalam ketenaran itu
20:41Saya pandai main sandiwara
20:43Tapi saya ingin hidup dalam alam yang real
20:45Sebagaimana umumnya orang
20:47Itu yang dia rindukan
20:50Menyusul jejak yang namanya Marilyn Monroe ini
20:53Billie Holiday
20:55Saudara kenal tentu
20:57Di rumah sakit dirawat
21:01Dia juga minum obat overdosis
21:03Mati lagi
21:05Jimi Hendrix
21:08Minum obat tidur overdosis kelewat batas
21:11Mati lagi
21:13Lalu yang menghanyutkan diri di danau
21:16Janis Joplin dan
21:18Brian John
21:21Ini orang-orang populer
21:23Orang-orang terkemuka
21:25Yang mengakhiri hidup secara praktis
21:27Bukan karena tidak terkenal
21:29Mungkin karena sudah saking terkenalnya
21:32Contoh paling belakangan
21:34Bruce Lee
21:36Ini tukang-tukang keprobe
21:38Tentu kenal siapa dia
21:42Sampai sekarang pun
21:44Tabir kematiannya masih merupakan misteri
21:50Dan yang masih hidup juga menunjukkan gejala yang aneh
21:53Michael Jackson
21:55Rumahnya di Beverly Hills itu
21:57Dijaga sedemikian rupa
21:59Dan dia selalu curiga kepada setiap makanan
22:02Harus steril
22:04Tergantung dari segala macam kimia
22:07Kemana dia pergi
22:09Itu tukang-tukang keprobe
22:11Sudah selalu menjaga dan mengawal
22:13Dan dia seakan takut
22:15Menunjukkan mukanya yang asli
22:17Sehingga kalau tampil di luar show
22:20Dia kadang memakai pakaian
22:22Yang tidak menunjukkan dia yang sebenarnya
22:24Takut dikenali orang
22:26Ternyata populeritas sering
22:28Jadi momok yang
22:30Meracuni kehidupan manusia
22:33Oleh karena itu
22:35Benarlah junjungan kita
22:37Pada saat beliau mengajarkan
22:39Orang akan bahagia
22:41Kalau dia mempunyai hati yang lapang
22:45Nah sekarang masalahnya
22:47Untuk mendapatkan hati yang lapang
22:49Caranya bagaimana
22:51Kita kembali kepada konsep Qur'an
22:53Allah mengajarkan
22:55Alain Nabi Zikirillah
22:57Hitatma'innul kuluh
22:59Ketahuilah bahwa
23:01Dengan banyak mengingat Allah
23:03Hati akan tenang
23:05Jiwa akan lapang
23:07Dengan kata lain
23:09Dekat dengan agama
23:11Merasakan kehadiran Allah
23:13Dekat dalam hidup
23:15Itu muara pertama
23:17Untuk mencapai hati yang lapang
23:21Alain Nabi Zikirillah
23:23Hitatma'innul kuluh
23:25Jangan seperti orang sekarang
23:27Ingin mendapatkan ketenangan
23:29Lalu tapak di puncak gunung
23:31Di tempat sepi
23:33Iyalah kalau tidak ada ular
23:37Kalau terjigit ular berbisa
23:39Ketenangan belum mati
23:41Jelas itu
23:44Islam positif
23:46Untuk mendapatkan ketenangan
23:48Alain Nabi Zikirillah
23:50Hitatma'innul kuluh
23:52Ketahuilah bahwa
23:54Dengan banyak mengingat Allah
23:56Hati akan tenang
23:58Jiwa akan lapang
24:00Nuansa pikiran akan luas
24:02Karena yang namanya bahagia ada
24:04Dimanapun manusia berada
24:06Di kampung ada bahagia
24:08Di kota ada bahagia
24:10Di ngarai, di lembah, di gunung
24:12Di hutan, di lautan
24:14Di angkasa luar
24:16Dimanapun bahagia itu ada
24:18Kalau kita bermodalkan hati
24:20Yang lapang ini
24:22Dan hati akan lapang
24:24Kalau kita dekat dengan agama
24:26Dekat dengan harta
24:28Buat sementara hati mungkin tenang
24:30Tapi ketenangan
24:32Yang relatif dan temporal
24:34Apalagi orang tiap kali
24:36Tambah harta, tiap kali tambah rencana
24:38Itu wajar
24:42Mungkin sebelumnya saudara berpikir
24:44Ah kalau punya duit lima ribu enak nih
24:46Begitu punya duit lima ribu
24:48Aduh sayang kalau sepuluh ribu aja
24:52Tiap kali tambah harta
24:54Tiap kali lain rencana
24:56Makin banyak rencana
24:58Makin menjauhkan kita dari
25:00Yang namanya ketenangan
25:02Padahal ketenangan
25:04Merupakan unsur utama
25:06Untuk mencapai bahagia
25:08Dan ketenangan itu bermuara
25:10Dalam hati manusia
25:12Tengoklah kehidupan ini
25:14Orang yang banyak harta
25:16Dan orang miskin
25:18Berbedakah rasa sakit yang mereka tanggungkan
25:20Rasanya tidak
25:22Walaupun si kaya
25:24Tidur di kasur empuk berselimutkan sutra mahal
25:28Sementara si miskin meringkuk
25:30Di balai bambu yang keras dan kasar
25:34Apabila maut datang
25:36Dia juga tidak pernah pilih bunuh
25:38Maut datang menjemput si kaya
25:40Di singgah sana keemasannya
25:42Dikelilingi oleh
25:44Para pengasuh
25:46Dayang dan inang
25:48Serta para pengawal
25:50Dan maupun datang menjemput
25:52Si miskin papa
25:54Sehingga ia tergelepar di tepian jalan
25:56Kedua-duanya bernama mati
26:00Kalau nyata bahwa sakit
26:02Yang ditanggung si kaya
26:04Tidak beda dengan sakit yang ditanggung si miskin
26:06Bukan harta semata
26:08Yang membuat orang bahagia
26:10Hati yang tenang
26:12Jiwa yang lapang penuh kedamaian
26:14Karena banyak berzikir
26:16Dan mengingat Allah
26:18Itu merupakan modal utama
26:20Untuk mencapai sesuatu
26:22Yang bernama bahagia
26:28Sudara hadirin yang saya hormati
26:30Inilah yang pertama
26:32Dari empat ciri
26:34Yang digambarkan oleh
26:36Nabi tentang
26:38Tanda-tanda orang bahagia
26:40Dan harus berangkat
26:42Dari yang pertama ini
26:44Hati yang lapang
26:46Ini yang harus kita miliki lebih dahulu
26:48Baru nanti akan menyusul
26:50Kepada poin yang ketiga, kedua
26:52Dan selanjutnya
26:54Soal kalau hati sudah terisi
26:56Dengan jiwa yang lapang
26:58Seluruh persoalan insyaallah akan bisa kita atasi
27:00Dengan sebagaimana mestinya
27:02Amin
27:04Yang kedua sekarang
27:06Tanda orang bahagia
27:08Menurut baginda Nabi
27:10Markabun syariah
27:12Orang bahagia itu
27:14Ketab beliau punya kendaraan
27:16Biar cepat asal lancar
27:20Artinya kemana dia mau pergi
27:22Mudah
27:24Apa maksud hadis ini?
27:26Kalau kita kaji lebih dalam
27:28Kendaraan itu kan alat
27:30Transportasi
27:32Transportasi tidak lain adalah
27:34Usaha memudahkan komunikasi
27:38Pindah dari situ kepada teori
27:40Bahwa manusia adalah
27:42Zone politik
27:44Makhluk bermasyarakat
27:46Yang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya
27:48Secara sendirian
27:50Kita memerlukan keberadaan orang lain
27:52Dalam kehidupan ini
27:54Untuk memakai baju saja
27:56Kita sudah perlukan
27:58Pabrik yang menanam kapas
28:00Pabrik yang memintal kapas jadi benang
28:02Pabrik yang menenun benang jadi kain
28:08Sampai kepada
28:10Mesin jahit
28:12Sampai kepada tukang jahit
28:14Itu cuma untuk memakai pakaian saja
28:16Tidak seorang pun diantara kita
28:18Yang sanggup memenuhi kebutuhan hidupnya
28:20Secara sendiri
28:22Kita perlu orang lain
28:24Maka kebebasan
28:26Arti mutlak
28:28Kebebasan tanpa batas
28:30Itu tidak mungkin ada dalam kehidupan
28:32Karena kita mengadakan yang disebut
28:34Interaksi sosial
28:36Setiap kegiatan kita
28:38Tentu melibatkan orang lain
28:40Menurut kita barangkali
28:42Kita bebas jalan di jalan raya
28:44Semaunya
28:46Tapi orang lain berkendaraan pun merasa
28:48Bahwa ini ada juga jalan haknya
28:50Dan begitu selanjutnya
28:52Oleh karena itu
28:54Yang terjadi dari kendaraan yang cepat ini adalah
29:00Lingkungan pergaulannya
29:02Terdiri dari orang-orang soleh
29:04Pergaulannya luas
29:06Kemana dia pergi ada temannya
29:08Kesulitannya
29:10Ada tempat dia cerita
29:12Dan kesulitan kalau sudah diceritakan kepada orang lain
29:14Taruh kata orang itu
29:16Tidak bisa menolong
29:18Namun menceritakannya kepada orang
29:20Yang kita percayai
29:22Yang paling kurang sudah mengurangi
29:24Beban jiwa
29:26Mengurangi tanggungan batin
29:28Merasa masih ada tempat kita cerita
29:30Maka
29:32Lebih baik orang awam
29:34Yang mau bergaul
29:36Ketimbang orang setengah alim
29:38Tapi ngunci pintu
29:40Sebab nantinya akan timbul sikap picik
29:42Cupik pandangan
29:44Dan tidak luas menghadapi
29:46Kenyataan dalam kehidupan ini
29:48Namun yang harus
29:50Kita garis bawahi
29:52Pergaulan memang mesti luas
29:54Namun jangan sekali-kali lupa
29:56Bahwa pergaulan
29:58Sangat besar pengaruhnya dalam
30:00Ikut membentuk kepribadian manusia
30:04Sehari-hari bisa kita bilang
30:06Kalau kita dekat sama
30:08Tukang minyak wangi
30:10Sekalipun tidak dibagi minyaknya
30:12Baunya tentu dapat
30:14Betul?
30:16Tapi dekat sama tukang elas
30:18Walaupun tidak kena apinya
30:20Asapnya mesti kena
30:24Kalau Syauki mengatakan
30:26Lebih jelas lagi
30:40Siapa yang
30:42Bergaul dengan orang mulia
30:44Dia tidak akan ikut menjadi mulia
30:46Tapi siapa yang berteman dengan orang hina
30:48Dia tidak akan ikut menjadi mulia
30:50Tidakkah kau lihat
30:52Kata Syauki
30:54Kulit kambing yang hina pun dicium orang
30:56Ketika menjadi kantong Qur'an
31:00Kulit kambing hina
31:02Kalau dia sendirian tidak ada yang mau cium
31:04Tapi begitu dia bergaul dengan Qur'an
31:06Menjadi kantong Qur'an
31:08Dipakai minyak wangi
31:10Ditaruh di tempat yang tinggi
31:12Mau diambil dicium dulu
31:14Dibawa dengan penuh hormat
31:16Dan hati-hati
31:18Kulit kambing yang hina
31:20Lantaran berteman dengan Qur'an
31:22Numpang mujur
31:24Tapi coba lihat
31:26Kalau kulit kambing berteman dengan kayu
31:28Jadi beduk
31:30Habis
31:32Zohor dikemplang
31:34Asar dipukul
31:36Itu pun sedikit saja
31:38Cuma salah milih teman
31:40Namanya kayu lantaran jadi beduk
31:42Gelap-gelap subuh orang sudah kemplang
31:50Maka terutama kepada
31:52Adik-adik remaja
31:54Yang masih mencari
31:56Identitas diri
31:58Yang ibarat kaset
32:00Masih kaset kosong
32:02Mudah diisi oleh apapun
32:04Pandai-pandailah memilih teman
32:06Dalam bergaul
32:08Karena banyak orang yang tadinya
32:10Baik-baik
32:12Ketika terseret dalam pergaulan
32:14Dengan orang yang tidak baik
32:16Kebaikannya menjadi lentur dan luntur
32:18Tapi berapa banyak
32:20Bajingan-bajingan tengik
32:22Orang-orang yang
32:24Berlumurnoda dan dosa
32:26Tiap hari melakukan maksiat
32:28Namun bergaul dengan orang
32:30Yang baik-baik
32:32Pada akhirnya sedikit demi sedikit
32:34Beringsut dan berangsur
32:36Mereka terbiasa mengikuti
32:38Kebaikan-kebaikan
32:40Saya tekankan ini kepada remaja
32:42Karena mereka masih mencari identitas diri
32:44Apa yang mereka lihat
32:46Mereka mau
32:48Apa yang mereka dengar
32:50Mereka ingin tahu
32:52Coba lihat kehidupan remaja
32:54Pulang nonton film Rainbow
32:56Pengen jadi Rainbow
33:00Pulang nonton film Superman
33:02Pengen bisa terbang
33:04Pulang nonton India
33:06Nyanyi melulu
33:10Wajar mereka masih mencari
33:12Identitas diri saya ini sebenarnya
33:14Siapa
33:16Lingkungan pergaulan akan
33:18Membentuk itu
33:20Karena itu pandai-pandailah bergaul
33:22Karena ia sangat besar pengaruhnya
33:24Dalam ikut membentuk kepribadian
33:26Manusia
33:28Apalagi sifat yang jelek
33:30Lebih cepat menularnya ketimbang
33:32Sifat yang baik
33:34Watak yang soleh itu
33:36Lambat sekali untuk menulat
33:38Tapi yang tidak baik
33:40Kan prosesnya mah
33:42Kalau remaja biasanya mula-mula dengar
33:44Karena dengar lalu pengen tahu
33:46Karena pengen tahu
33:48Lalu ngeliatin
33:50Begitu ngeliatin kan pengen nyobain
33:52Setelah nyobain
33:54Setelah nyobain ketagihan
33:56Nah ini prosesnya
33:58Yang namanya ganja morpi
34:00Morpi narkotik
34:02Awalnya kan begitu
34:04Mula-mula dengar
34:06Katanya kalau sudah fly to the sky
34:08Sudah melayang ke langit
34:10Katanya
34:12Disitulah puncak kebahagiaan
34:14Mulanya cuma dengar
34:16Karena dengar
34:18Pengen tahu
34:20Karena pengen tahu lalu ngeliat
34:22Kumpul sama orang yang suka ngeganja
34:24Setelah ngeliat
34:26Nah pengen ngerasain
34:28Ngerasain enak juga
34:30Ketagihan
34:32Kalau sudah ketagihan
34:34Jadi penyakit kronis
34:36Bisa merembet kepada yang lain
34:38Iya kalau orang tuanya
34:40Mampu untuk beli morpin
34:42Beli ganja
34:44Kalau tidak kan pikirannya ngayak
34:46Jemuran siapa ya gue sabar
34:50Timbulah perbuatan
34:52Perbuatan negatif
34:54Yang bermula dari
34:56Bergaul
34:58Balagi buat adik-adik remaja
35:00Yang tinggal di kota-kota besar
35:02Yang pengaruh budaya
35:04Pengaruh kesenian
35:06Pengaruh struktur kehidupan
35:08Yang nampak makin individualistis
35:10Dimana persaingan
35:12Tajam tensi
35:14Ekonomi tinggi
35:16Orang mudah mengalami stres
35:18Pandai-pandailah dalam bergaul
35:20Sekali lagi
35:22Karena ia sangat besar pengaruhnya
35:24Membentuk kepribadian manusia
35:26Orang bahagia
35:28Punya kendaraan yang cepat
35:30Artinya
35:32Punya pergaulan yang luas
35:34Dan lingkungan pergaulannya
35:36Terdiri dari orang-orang yang soleh
35:38Kemana dia pergi
35:40Ada teman
35:42Kesulitannya ada tempat dia cerita
35:46Tapi kalau sudah menyendiri
35:48Hidup sendiri
35:50Kesulitan dipikiri sendiri
35:52Tidak ada tempat
35:54Berbagi rasa
35:56Tidak ada tempat bercerita
35:58Tidak ada tempat mengurangi beban
36:00Dalam kehidupan
36:02Pantas betul
36:04Kalau Islam sangat menggalakan
36:06Dan menganjurkan orang
36:08Kalau sudah sampai waktunya itu
36:10Untuk melangsungkan nikah
36:12Kata Nabi Muhammad
36:16Hei para pemuda
36:18Kalau sudah mampu memberi nafkah
36:20Sudah ada teman hidup
36:22Tempat berbagi rasa
36:24Kesulitan
36:26Kalau ada tempat cerita
36:28Akan lebih ringan ketimbang kita telan sendiri
36:30Walaupun bobot
36:32Kesulitannya sama beratnya
36:34Sudara-sudara kau muslimin
36:36Rahimakumullah
36:38Inilah ciri yang kedua
36:40Punya kendaraan biar cepat
36:42Asal lancar
36:44Kemana kita mau pergi gampang
36:46Dengan kata lain
36:48Hati yang luas
36:50Pergaulan yang luas
36:52Kedua
36:54Yang ketiga sekarang
36:56Tanda orang bahagia itu
36:58Menurut Nabi
37:00Misbahun mudhiun
37:02Punya lampu yang terang
37:06Oh itu tidak masalah
37:08Sekarang sudah zamannya listrik masuk desa
37:10Lampu sudah terang semua
37:12Betul
37:14Kalau itu yang dimaksud
37:16Cuma itu
37:18Karena lampu yang dimaksud disini
37:20Lampu yang akan menerangi seluruh
37:22Perjalanan hidup
37:24Dan perjalanan hidup itu
37:26Sudah dimulai sejak kita terlahir ke alam ini
37:28Sampai masuk ke alam barzah
37:30Kumpul di padang masar
37:32Sampai ke akhirat
37:34Lampu yang menerangi itu yang diperlukan
37:38Kalau lampu
37:40Katakanlah yang paling top sekarang kan
37:42Lampu jenis mercury
37:44Kalau itu di rumah kita
37:46Dia cuma menerangi rumah kita
37:48Menerangi hati pun tidak sanggup
37:52Bila kita masuk ke alam barzah
37:54Alam kubur
37:56Sanggupkah si mercury yang begitu terang
37:58Menerangi alam barzah kita
38:00Tidak sanggup lagi
38:02Sanggupkah lampu yang ratusan watt
38:04Bahkan puluhan ribu watt
38:06Menerangi kehidupan di padang masar
38:08Tidak akan sanggup lagi
38:10Kalau demikian yang dimaksud
38:12Yang di sini apa
38:14Tidak lain amal sholat
38:16Kebajikan yang kita lakukan
38:18Dalam hidup
38:20Itu yang akan jadi lampu penerang
38:22Di dunia
38:24Nama kita akan terang
38:26Jasad kita boleh hancur
38:28Terkubur tanah
38:30Tapi nama kita akan dikenang orang
38:32Begitulah
38:34Kalau orang meninggalkan kebajikan dalam hidup
38:36Seperti sekarang
38:38Ribuan orang
38:40Yang terziarah kekubur imam syafi
38:42Kekubur imam malik
38:44Kekubur imam ghazali
38:46Kekubur orang yang baik
38:48Orang yang soleh
38:50Kebajikan
38:52Yang ditinggalkan
38:54Yang mengukir namanya dengan tinta emas
38:56Sehingga
38:58Sudah terbaring di alam kubur
39:00Orang lewat
39:02Allah ini kuburannya pulan bin pulan
39:04Dulu ini kebaikannya
39:06Masyaallah saya ikut merasakan
39:08Sebentar kita fatehah
39:10Mohon disampaikan Allah
39:12Pahlanya kepada alam marhum
39:14Al-fatehah
39:16Itukan orang baik baik
39:18Lalu saudara tanya
39:20Pak orang mati dikirimin fatehah
39:22Apa nyampe pahlanya
39:24Saya jawab kalau saudara gak percaya
39:26Mati dulu dah
39:30Nanti saya fatehahin
39:32Tungguin disana upama gak sampe balik lagi kemari
39:34Sekarang ini kan maunya
39:36Otak otakan saja
39:38Kalau gak masuk otak gak percaya
39:40Padahal alam khaib itu gak bisa
39:42Diotak otakin
39:44Sama saja dengan saudara
39:46Pernah denger cerita kapal
39:48Tampo mas tenggelam kan
39:50Pernah gak
39:52Di mana
39:54Di laut masa lembok
39:56Begitu ketampo mas tenggelam
39:58Ratusan penumpang itu
40:00Terjun ke laut
40:02Dan gelombang berjuang menghadapi
40:04Maut itu
40:06Orang lagi timbul tenggelam
40:08Di lautan dihantam ombak
40:10Kita tengokin pake helikopter
40:12Pak lagi timbul tenggelam
40:14Iya tolongin
40:16Jangan khawatir pak
40:18Saya kirim intan pak harganya 10 juta
40:22Kira kira orang yang timbul tenggelam
40:24Di laut seneng gak
40:26Kan mahal
40:28Intan 10 juta
40:30Kenapa dia gak seneng
40:32Karena intan 10 juta dalam kondisi seperti itu
40:34Tidak sanggup menyelamatkan dia
40:36Dia akan girang
40:38Kalau dikirimin ban mobil bekas
40:40Dikirimin papan terentang
40:42Atau bambu
40:44Intan yang 10 juta
40:46Dia gak girang
40:48Ban mobil bekas yang seribu perak
40:50Itu yang dia girang
40:52Inilah sebabnya
40:54Nabi berkata
40:56Orang yang meninggal
40:58Di alam kuburnya
41:00Seperti orang timbul tenggelam
41:02Di lautan
41:04Menunggu doa
41:06Dari keluarganya
41:08Yang masih hidup
41:10Duh bapak saya sudah meninggal
41:12Saya sayang benar sama dia
41:14Kirimin kulkas kekuburannya
41:16Itu sama saja dengan tadi
41:18Orang tenggelam di lautan
41:20Dikirimi intan yang harganya 10 juta
41:22Gak sampai
41:24Begitulah kalau kebajikan
41:26Yang kita tinggalkan dalam hidup
41:28Sudah mati pun kubur kita masih
41:30Diziarahi orang
41:32Tapi kalau jahat yang kita tinggalkan
41:34Boroborolah orang mau doa
41:36Lewat deket kuburan kita juga serem
41:38Tuh kebajikan
41:40Dulu mati
41:42Dipendem disitu
41:44Jangan lewat situ
41:46Kesurupan jangan
41:50Lewat saja orang ngeri
41:52Kalau non lagi membacakan fatiha
41:54Dan mengirimkan doa
41:56Hidup pada hakikatnya
41:58Adalah kesempatan
42:00Untuk berbuat baik
42:02Maka sekali kesempatan itu diberikan
42:04Manfaatkan dengan sebaiknya
42:06Soal kesempatan kedua tidak akan pernah ada
42:08Kesempatan berbuat baik
42:10Disini
42:12Di akhirat sudah pembalasan namanya
42:14Sekali kesempatan itu dicabut
42:16Dia tidak akan pernah dikembalikan lagi
42:18Kata Iqbal
42:20Hidup tidak mundur kebelakang
42:22Berhenti diinjek orang
42:24Mundur hancur
42:26Tidak ada kata mundur
42:28Dalam hidup ini
42:30Berhenti diinjek orang
42:32Mundur kecebur
42:34Tidak ada kata lain
42:36Harus maju dalam kehidupan
42:38Dalam artian yang positif
42:40Hidup adalah kesempatan
42:42Untuk mengumpulkan kebajikan
42:44Yang sebanyak-banyaknya
42:46Disitu nilai daripada manusia
42:48Sekarang ini
42:50Memang tidak kelihatan kok
42:52Orang yang banyak pahla sama yang banyak dosa
42:54Tidak kelihatan kok
42:56Barangkali kalau habis bikin dosa
42:58Palanya pada benjol
43:00Mungkin orang takut sama dosa
43:02Tapi sekarang sama saja
43:04Orang yang banyak dosa dengan yang tidak banyak dosa
43:06Jalan bareng dari belakang
43:08Sama tidak kelihatan beda
43:10Tapi ada waktunya
43:12Dimana pahla memegang peranan
43:14Dimana dosa diperlihatkan
43:18Maksudnya kalau kita bawa mobil siang
43:20Lampu kan tidak begitu berfungsi
43:22Apa lalu
43:24Bilang
43:26Ini lampu berat-beratin copot-copotin aja dah
43:28Tidak perlu begitu
43:30Kenapa?
43:32Pada suatu saat malam senja akan datang
43:34Bila matahari terbenam
43:36Senja pun datang
43:38Gelap mulai merayap
43:40Disitulah baru terasa perlunya lampu
43:42Pahla begitu
43:44Sekarang
43:46Orang yang tidak ada pahlanya
43:48Tidak kelihatan dalam kehidupan
43:50Tapi pada suatu saat
43:52Senja kehidupan akan datang
43:54Ajal merenggut nyawa
43:56Malam merayap dan hidup mulai
43:58Diliputi kegelapan di alam barzah
44:00Dikala itu kalau tidak punya lampu
44:02Alangkah malangnya kita
44:06Sebab amal yang baik
44:08Kata Nabi di alam barzah itu
44:10Akan diciptakan menjadi perempuan
44:12Yang cantik menemani kita
44:14Amal yang jahat
44:16Akan menjadi orang yang paling jelek
44:18Menemani kita
44:20Sudah di tempat gelap yang menemani
44:22Jelek
44:28Kau muslimin rahimakumullah
44:32Kalau demikian masalahnya
44:34Tergantunglah kita pandai
44:36Memanfaatkan waktu
44:38Al-waktu kasai
44:40Waktu itu cepat sekali
44:42Tahu-tahu
44:44Tahu-tahu
44:46Udah tahun 87
44:48Tahu-tahu
44:50Yang kemarin anak-anak
44:52Sekarang udah pada punya anak
44:56Tahu-tahu saja itu
44:58Begitu cepat waktu berlalu
45:00Kalau tidaklah pandai
45:02Kita memanfaatkannya
45:04Akan rugi kita
45:06Nabi bersabda
45:08Barang siapa yang hari ini lebih baik
45:10Daripada hari kemarin
45:12Itu orang untung
45:14Hari ini lebih baik
45:16Daripada kemarin
45:18Bulan ini lebih baik
45:20Dari bulan kemarin
45:22Tahun ini lebih baik
45:24Dari tahun kemarin
45:26Itu orang yang beruntung
45:30Tahun kemarin sembahyangnya maghrib doang
45:32Sekarang udah tambah isya
45:34Tahun kemarin
45:36Cuman idul fitri aja
45:38Ngancem bener
45:40Sekarang udah tambah jumat
45:42Lalu tambah lagi maghrib
45:44Tambah lagi isya dan selanjutnya
45:46Hari ini lebih baik daripada kemarin
45:48Itu orang yang beruntung
45:56Lalu barang siapa yang hari ini
45:58Sama saja dengan hari kemarin
46:00Itu orang rugi
46:02Bulan ini sama dengan kemarin
46:04Rugi itu
46:06Bulan ini begitu
46:08Bulan kemarin begitu
46:10Tahun ini begitu
46:12Tahun lalu juga begitu
46:14Rugi itu orang
46:16Rugi apa?
46:18Rugi umur
46:20Umur tambah
46:22Amalan gak pernah tambah
46:24Dan saya pikir lebih merupakan azab
46:26Ketimbang nemat
46:28Kalau orang dikasih panjang umur
46:30Dikit dosa
46:32Mending mana?
46:36Mending mana?
46:38Ya ya
46:40Paling mending tentu panjang umur
46:42Banyak pahla
46:44Tapi kalau tidak sekarang lagi
46:46Lebih merupakan azab
46:48Ketimbang nemat
46:50Kalau orang diberikan panjang umur
46:52Tapi cuman untuk menupuk dosa
46:54Kehilangan kesadaran
46:56Bahwa dunia bukan terminal akhir
46:58Bukan perjalanan
47:00Cuman halte dimana kita berhenti sebentar
47:02Untuk menuju
47:04Kepada terminal yang hakiki
47:06Sudara-sudara kaum muslim ini
47:08Rahimakumullah
47:10Inilah lampu
47:12Yang akan menerangi kehidupan
47:14Amal
47:16Yang kita lakukan di dalam kehidupan
47:18Jadi yang dimaksud dengan lampu yang terang
47:20Kebajikan yang kita kerjakan
47:22Dalam hidup
47:24Setiap orang di awal tadi
47:26Ingin bahagia
47:28Bahagia itu kan hakikatnya
47:30Kumpulan senang dan selamat
47:32Senang selamat
47:34Apa bedanya?
47:36Senang tapi tidak selamat
47:38Selamat tapi tidak senang
47:40Tidak bahagia orang
47:42Contoh
47:44Kalau orang korupsi
47:46Duitnya banyak
47:48Tapi keselamatannya
47:50Ada tentara baris
47:52Di samping rumahnya
47:54Tentara cuman latihan
47:56Dia bingung
47:58Senang
48:00Tapi karena keselamatannya tidak terjamin
48:02Dia tidak bahagia
48:04Sebaliknya pegawai negeri jujur
48:06Cuman segaji-gajinya
48:08Selamat gak korupsi
48:10Tapi melarat
48:12Ya gak bahagia juga
48:14Kesenangan dan keselamatan
48:16Untuk dunia saja
48:18Kalau cuman sekedar untuk dunia saja
48:20Bisa dibeli pakai uang
48:22Bisa dibeli pakai uang
48:24Saudara ingin selamat
48:26Bisa dibeli pakai uang
48:28Saudara ingin senang
48:30Bisa dibeli dengan uang
48:32Tapi setelah mati
48:34Masuk ke alam barzah
48:36Habis kekuasaan uang
48:38Gak bisa lagi beli keselamatan
48:40Pakai uang
48:42Tidak mungkin lagi membeli kesenangan dengan uang
48:44Disitu pahala yang megang peranan
48:46Makin banyak pahala
48:48Makin banyak saham
48:50Makin banyak saham
48:52Untuk membeli kesenangan dan keselamatan
48:54Untuk memperoleh yang namanya bahagia
48:56Dan jangan lupa loh
48:58Di alam barzah kita gak sebentar
49:00Menunggu datangnya kiamat
49:02Lah iya kalau kita begitu dikuburin terus
49:04Kiamat datang untung
49:06Tapi kalau masih harus
49:08Seribu dua ribu puluhan ribu tahun
49:10Yang akan datang
49:12Dalam satu penantian yang begitu lama
49:14Tanpa saham
49:16Untuk memperoleh kebahagiaan
49:18Yang tidak ada pernah putus-putusnya
49:22Janganlah tergelincir oleh
49:24Kebahagiaan sebentar yang menipu
49:26Dengan mengorbankan kebahagiaan hakiki
49:28Yang berjangka panjang
49:32Apa artinya senyum sejenak
49:34Kalau harus ditebus dengan tangis seumur hidup
49:38Biarlah kita minum jamu
49:40Pahit memang,getir memang
49:42Tapi kan besok badan sehat
49:44Daripada sekarang
49:46Minum sirup
49:48Manis memang,enak memang
49:50Tapi bibir pada jontor
49:54Sirawan,batuk
49:56Gak karu-karuan
49:58Banyak orang tertipu oleh
50:00Kesenangan yang sebentar
50:02Padahal
50:04Belum tentu semua yang berkilat
50:06Itu emas
50:08Belum tentu semua yang gemerlap
50:10Itu intan
50:12Karena itu
50:14Marilah manfaatkan
50:16Kesempatan yang diberikan
50:18Allah ini untuk mengumpulkan
50:20Kebajikan yang sebanyak-banyaknya
50:24Yang terakhir sekarang
50:26Yang keempat,tanda orang bahagia
50:32Orang bahagia itu
50:34Tanda yang keempat kata nabi
50:36Punya istri biar cakep asal taat
50:38Udah surga itu
50:40Cakep taat
50:42Istri kayak gitu
50:44Kalau belum mati
50:46Jangan dikuburin dulu
50:52Sudah cakep taat lagi
50:54Tapi kadang-kadang
50:56Enggak,udah jelek ngadat melulu
51:00Apa yang mau dipilih
51:02Jadi
51:04Sebetulnya
51:06Al-Quran mengatakan
51:08Istri pakaian untuk suami
51:10Suami pakaian untuk istri
51:12Kenapa suami istri
51:14Diibarkan pakaian
51:16Alangkah tingginya gaya bahasa Al-Quran ini
51:18Suami istri
51:20Teman hidup
51:22Hidup perjalanan panjang
51:24Sejak kita dalam rahim
51:26Sudah ada hidup kan disini
51:28Sampai ke alam dunia
51:30Masuk ke alam barzah
51:32Kumpul di padang maksyar
51:34Sampai menuju akhirat
51:36Itu perjalanan hidup
51:38Carilah istri atau suami
51:40Teman hidup yang membawa manfaat
51:42Tidak hanya kehidupan di dunia ini
51:44Sampai di alam barzah
51:46Sampai di padang maksyar
51:50Suaminya mungkin meninggal lebih dulu
51:52Atau istrinya mungkin meninggal lebih dulu
51:54Tapi suami atau istri yang masih hidup
51:56Berbuat kebajikan
51:58Suami saya meninggal
52:00Ada hartanya
52:02Saya sedekahkan
52:04Ini teman hidup
52:06Tidak dibatasi
52:08Dan tidak bisa dipisahkan
52:10Oleh maut sekalipun
52:12Zohirnya mungkin pisah
52:14Badannya mungkin pisah
52:16Tapi hatinya
52:18Jiwanya
52:20Kebersamaannya dalam menghadapi kehidupan
52:22Karena itu
52:24Sudara-sudara
52:26Suami istri diibarkan
52:28Seperti pakaian
52:30Apa fungsi pakaian?
52:32Pertama, pakaian jadi kebanggaan
52:34Artinya, suami harus menjadi
52:36Kebanggaan istri, istri harus
52:38Menjadi kebanggaan suami
52:40Yang kedua, pakaian itu kan
52:42Fungsinya menutup aurot
52:44Artinya, sesama suami istri
52:46Harus saling menjaga kekurangan masing-masing
52:50Jangan malah sesama suami istri
52:52Saling membongkar rahasia
52:54Dan aibnya sendiri-sendiri
52:58Istrinya diceritain jeleknya dimana-mana
53:00Atau suaminya
53:02Dibongkar rahasianya di pasar umum
53:06Itu sudah tidak lagi berfungsi sebagai pakaian
53:10Kenapa semua ini diperlukan?
53:12Karena kita menyadari
53:14Bangsa yang baik terdiri dari masyarakat yang baik
53:16Masyarakat yang baik
53:18Merupakan susunan dari warga yang baik
53:20Warga yang baik
53:22Warga yang baik adalah terdiri dari
53:24Rumah tangga-rumah tangga yang baik
53:28Dan rumah tangga yang baik
53:30Merupakan susunan dari pribadi-pribadi yang baik
53:34Dari situ langkah dimulai
53:36Membangun satu bangsa yang baik
53:38Diawali dengan membangun rumah tangga yang baik
53:42Dengan menciptakan pribadi-pribadi yang baik
53:44Sehingga dari sini diharapkan
53:46Berkembanglah nilai-nilai kebaikan
53:48Orang akan bahagia
53:50Tidak ada seorang suami yang bisa sukses
53:54Jadi apapun dia
53:56Apapun profesinya
53:58Dokter kah?
54:00Kiahi kah?
54:02Pejabat tinggi kah?
54:04Tidak ada seorang suami yang bisa sukses
54:08Tanpa peran serta istrinya
54:10Walaupun memang peranan itu
54:12Tidak begitu kelihatan
54:14Tapi sangat menentukan
54:16Karena itu
54:18Sudara hadirin
54:20Yang saya hormati
54:22Islam sangat menghargai
54:24Kaum wanita
54:26Memberikan kedudukan yang tinggi
54:28Sepanjang
54:30Tidak mematikan
54:32Kodrat kewanitaannya
54:36Nah kalau sudah kesuksesan ini
54:38Diawali dari rumah tangga
54:40Karir di masyarakat mudah
54:42Untuk dikejar
54:44Keberantakan di rumah tangga
54:46Merupakan kegagalan pertama
54:48Di tempat lain
54:50Nah inilah saja yang dapat Al-Fakir
54:52Sampaikan pada pertemuan kali ini
Jadilah yang pertama berkomentar