- 9 bulan yang lalu
Chinese drama
Kategori
🎥
Film pendekTranskrip
00:00Hmm, cari mati!
00:04Jangan takut.
00:06Awalnya aku nggak mau main fisik,
00:07tapi mulut dan tanganmu ternyata kotor ya.
00:10Sepertinya aku harus kasih kalian pelajaran.
00:14Bocah!
00:15Pura-pura kayak di sini itu satu hal,
00:17tapi pura-pura bisa bela diri.
00:19Kamu pikir di sini nggak ada orang yang bisa kasih kamu pelajaran, ha?
00:22Hei Gunawan, kali ini sikapmu buat kamu dalam masalah lho.
00:25Paman Wahyu ini, dia berlatih langsung di Maser Gunung Lampung.
00:28Ahli bela diri terkenal di dunia.
00:31Kalau dia mau,
00:32kamu bisa dihabisi cuma pakai jari kelingking ya.
00:35Pak Tian terlalu memuji.
00:37Aku sudah lebih dari 10 tahun nggak berlatih.
00:39Kemampuanku nggak sebaik dulu.
00:41Menunggu buat aku capek.
00:43Gimana kalau kalian bantu aku peregangan?
00:49Ilmu tubuh besi ya? Menarik.
00:51Gimana kalau ada kemampuan, siapa yang lebih kuat?
00:53Gimana mau mu?
00:54Kita saling pukul tiga kali.
00:55Kalau kamu kalah, empat keluarga besar melutut minta maaf sama Cindy.
00:59Pegunawan, jangan karena saya.
01:01Sebaiknya kalau aku menang.
01:03Kalian mau kepalaku, kan?
01:05Kalau aku kalah, aku penggal kepalaku sendiri dan serahkan ke kamu.
01:09Aku sudah hidup selama bertahun-tahun.
01:11Ini pertama kalinya aku lihat orang reola buang nyawanya.
01:14Baik, akan kukabulkan.
01:16Dalam tiga pukulan,
01:18kukirim kamu ke alam bakar.
01:20Karena kamu yakin sekali,
01:21kamu duluan ya.
01:22Jangan kecewakan aku.
01:28Bocah kamu ya.
01:30Minta ini ya.
01:32Sini.
01:36Mana mungkin?
01:41Kenapa bisa?
01:43Kenapa Gunawan gak terluka?
01:45Pas teruawan lama gak berlatih kemampuannya menurun.
01:47Seperti orang biasa.
01:48Tidak tahu.
01:49Ahli bela diri itu pakai tenaga dalam.
01:51Dia mungkin terlihat baik-baik saja.
01:53Tapi sebenarnya organ dalam tubuhnya mungkin sudah hancur tanpa bisa pulih.
01:57Memang patian ini tahu banyak hal.
01:59Ini kenapa bisa?
02:01Aku gak merasa dia pakai tenaga dalam.
02:03Apa mungkin dia menahannya cuma pakai kekuatan tubuh?
02:06Kenapa Master Wan kaget sekali?
02:09Sisa dua pukulan.
02:10Pak Wawan, jangan ditahan.
02:12Habisi dia secepatnya.
02:14Bocah.
02:15Tadi aku cuma langkah.
02:17Kali ini, aku pakai 100% kekuatanku.
02:21Bersiaplah untuk mati.
02:23Cepatlah.
02:24Pukulanmu tadi hampir buatku tertidur.
02:26Aku harap kali ini jangan seperti mengelitik, ya.
02:29Cepat mati.
02:36Setelah terima pukulan dariku, gak ada kesempatan kamu bertahan hidup.
02:40Kamu serius gak sih?
02:43Pukulan tadi itu hasil latihan di Gunung Lambo.
02:46Kenapa bisa?
02:47Gimana dia sekot itu, ya?
02:49Tutup mulutmu.
02:50Gak ada yang sebut kamu bisu, kok.
02:52Kenapa bisa?
02:53Kamu gak pakai tenaga dalam.
02:54Kenapa bisa tahan pukulanku?
02:56Mau belajar?
02:57Aku bisa ajarin.
02:58Aku tahu sekarang.
02:59Kenapa Cindy bisa benar-benar setia sama kamu?
03:03Gak perlu lanjut.
03:04Aku menyerah.
03:05Wahwan, apa-apaan itu?
03:07Ronda tiga aja belum mulai.
03:08Wahwan, selama ini kamu terkenal bijaksana.
03:11Di usia tuamu, kamu malah jadi lelucon di seluruh kota.
03:14Diam.
03:15Kamu tahu apa sih, ya?
03:18Bagunawan, saya akui kesalahan.
03:20Saya bersedia serahkan nyawa saya.
03:23Tapi mohon lepaskan keluarga ku yang lain.
03:26Pertama, penuhi taruhan yang kita buat.
03:28Permohonanmu akan aku pertimbangkan.
03:30Terima kasih atas kemurahan hatimu.
03:38Bu Cindy, tadi saya yang bodoh.
03:44Maafkan saya, Bu Cindy.
03:45Kalian semua kalah taruhan.
03:46Jadi berlutut di depan panggung.
03:48Wahwan, dasar kamu gak berguna.
03:51Kamu mau aku berlutut kayak kamu kesindi.
03:54Mimpi saja.
03:55Tunggu aku mati.
03:57Kalau diku mati saja.
04:01Gila.
04:02Beraninya membunuh di wilayah Dinggo.
04:05Ini bisa diturunkan.
04:06Kemarahan Dinggo ke kota Yugo.
04:08Kalau gak diam, aku bantai juga, ya.
04:11Pak Guntur baru saja bayar harga.
04:12Kalian gimana?
04:16Aku berlutut.
04:17Aku terima kekalahan.
04:19Bukan masalah.
04:23Bu Cindy, kami salah.
04:25Maafkan kami, Bu Cindy.
04:26Tolong ampuni kami, ya.
04:27Eh, Pak Dian.
04:29Jangan berlutut.
04:30Wanda lihat ini.
04:31Kalau kamu berlutut, citramu di mata Wanda akan berlutut.
04:34Tutup mulutmu.
04:34Kalau gak berlutut, kamu mau suruh aku mati.
04:40Bu Bernur Simon sudah tiba.
04:42Berlutut dan kasih hormat.
04:46Mas Terwawan, kalau kamu kesana,
04:49janji yang kamu buat akan batal.
04:50Pikirkan baik-baik.
04:53Ah, Pak Man.
04:53Akhirnya kalian berdua sampai juga.
04:55Gubernur Simon, Anda harus pilihlah kami.
04:57Orang gila ini.
04:58Bekerjasama dengan grup Rich untuk bunuh empat keluarga besar.
05:01Pak Man Guntur gak mungkin mati sia-sia.
05:03Tolong kita, Pak.
05:04Tolong, Pak.
05:04Tolong, Pak.
05:05Tolong, Pak.
05:05Tolong dia untuk kita.
05:09Kalian yang ngangkuh keluarga elit,
05:10Bangga sebagai rakyat kelas atas apa yang kamu lakukan?
05:13Seperti anjing minta sisa makanan, apa bedanya?
05:16Apa yang kamu tahu, orang gila?
05:18Gubernur Simon di sini sekarang bisa dipastikan kamu aman.
05:21Gunawan, sepertinya kamu cuma bisa sombong sebentar lagi.
05:24Ketika kamu dan Siddi diseret ke jalanan,
05:26aku akan bawa sayuran busuk dan telur sambil tonton pertunjukannya.
05:30Bocah, berbaliklah dan sebutkan namamu.
05:33Aku gak habisi orang tanpa nama.
05:35Luar biasa, Simon.
05:37Bocah nakal.
05:38Baru beberapa tahun kamu sudah gak mengenaliku lagi ya?
05:40Gubernur Simon, anak gila ini.
05:55Biar aku urus dia ya.
05:57Gunawan, aku tahu kamu belum banyak lihat dunia,
06:00jadi biar aku kenalin kamu.
06:01Pria ini, dia wakil komandan Dingo.
06:04Gubernur Simon sendiri,
06:05selain itu dia komandan Levin yang Tian berkuasa.
06:09Komandan tertinggi di pasukan Dingo.
06:11Kusarankan kamu segera berlutut dan memohon ampun
06:14agar Tuan Simon biarkan tubuhmu tetap utuh.
06:17Kalau gak mau berlutut?
06:20Gunawan, masih pura-pura kuat padahal mau tamat.
06:24Kalau gak mau berlutut,
06:25Tuan Simon akan patahkan kakimu
06:27dan buatmu berlutut seumur hidup.
06:35Begitukah?
06:36Gunawan, beraninya kamu di hadapan Tuan Simon.
06:38Ku buat kamu hidup tapi gak sanggup memohon mati tapi gak bisa.
06:42Itu belum cukup.
06:45Gunawan,
06:45kalau gak membunuhmu,
06:46aku bukan manusia.
06:48Menggonggong seperti anjing.
06:50Sepertinya hukuman itu masih belum cukup.
06:57Se gila itu,
06:58tendangannya bisa hancurkan keturunan Carlos.
07:00Adik, kebahagiaanmu bisa lenyap.
07:02Bimo, cepat minta bantuan Tuan Simon.
07:04Pak Carlos sebentar lagi akan dibukul mati olehnya.
07:07Tuan Simon,
07:08tolong segera bertindak
07:10dan hentikan si bodoh ini.
07:11Tak perlu, buru-buru.
07:12Aku ingin lihat
07:13seberapa gila orang ini bikin kekacauan.
07:16Tian,
07:18kalau kamu memohon padaku,
07:19aku akan berhenti
07:20dan biarkan kamu tetap hidup.
07:22Kamu mau aku mohon padamu?
07:24Mungkin di kehidupanmu berikutnya.
07:25Gundawan,
07:33kalau kamu punya nyali,
07:34bun lagu sekarang
07:35di depan Tuan Simon.
07:36Unggungmu kuat juga.
07:37Kalau begitu,
07:38aku akan kukabulkan keinginanmu ya.
07:40Gundawan.
07:43Gundawan,
07:44lepaskan Pak Carlos sekarang.
07:46Wanda,
07:48dia yang minta dihabisi.
07:49Aku cuma kabulkan permintaannya.
07:51Lagipula siapa kamu?
07:52Kenapa aku harus nurut?
07:54Gundawan,
07:54kamu gak tahu siapa Tian?
07:56Dia pewaris keluarga Carlos.
07:58Tahu akibatnya kalau bunuh dia,
07:59saatnya tiba pasukan Dingo dan keluarga Carlos
08:01gak akan lepaskan kamu.
08:03Sepat apapun bisa lawan 10 ribu orang.
08:05Bahkan kalau kamu melarikan diri,
08:06surat perintah dari Dingo
08:08akan buru sampai ujung bumi.
08:10Mereka akan kejabung.
08:10Wanda,
08:12hadapi kenyataan.
08:13Aku bisa injek dia
08:14di bawah kakiku.
08:16Aku bisa tangani apapun setelahnya.
08:18Posisi yang kamu kagumi
08:19di mata aku gak lebih dari debu
08:21di bawah kakiku.
08:22Tian,
08:23aku kasih satu kesempatan.
08:24Aku hitung sampai tiga.
08:26Kalau kamu mohon padaku,
08:27aku biarkan kamu pergi.
08:28Tiga,
08:30dua,
08:32satu.
08:35Gundawan,
08:35aku salah.
08:36Bagus,
08:37kamu tahu salahmu.
08:39Tenang aja,
08:39gak ada yang habisi kamu sekarang.
08:41Tian.
08:42Tian.
08:43Tian.
08:43Tian.
08:45Tian.
08:47Tian.
08:52Gundawan,
08:53atas nama Carlos,
08:54aku bersumpah atas nyawa 216 anggota klon kami.
08:56Bahkan kalau keluarga Carlos
08:58tinggal satu prajurit pun,
09:00kami gak akan pernah berhenti
09:01sampai kami bisa menghabisimu.
09:03Sampai titik darah terakhir,
09:05keluarga Carlos gak akan nyerah.
09:07Dendam kami gak akan pernah padam.
09:09Keluarga Carlos,
09:13rela korbankan segalanya.
09:14Kami mohon,
09:15Tuan Simon,
09:15tegakkan keadilan bagi keluarga Carlos.
09:22Tuan Simon,
09:23apa maksudmu?
09:25Aku mengerti.
09:26Kamu salahkan kami
09:27karena biarkan dia sebabkan kekacauan ini.
09:29Kami sudah lakukan yang terbaru.
09:30Tuan Simon,
09:31mohon redakan amarahmu.
09:32Selama kamu bantu menghukum dia,
09:34empat keluarga besar kota Yogo,
09:35rela korbankan segalanya.
09:37Mohon tenangkan amarahmu.
09:38Tuan Simon,
09:39dia ternyata didukung Cindy
09:40yang membelanya
09:41dan dibalik Cindy ada Dingo.
09:43Kami gak berdaya di sini.
09:45Carlos,
09:47apa maksudmu?
09:48Dingo menyelahkan kekuasaan?
09:49Hah?
09:53Aku gak berani.
09:58Tuan Simon akhirnya turun tangan.
10:00Si gunawan ini gak akan bertahan.
10:02Simon,
10:03lama gak jumpa.
10:04Asal gak berguna melihat Tuan Simon.
10:06dia masih gak berlutut.
10:09Hormat pada Tuan Gunawan.
10:14Tuan Simon,
10:15apa artinya ini?
10:17Wanda,
10:18ada apa ini?
10:18Apa yang terjadi?
10:19Hari ini Pak Gunawan gak membunuh.
10:21Tunjuk belas kasihan.
10:22Kalian masih gak tahu diri
10:22dan terus menantang kesabaran ya.
10:24Kalian orang-orang kota Yogo.
10:26Ingin kotamu musnah.
10:27Benar-benar cari mati.
10:28Sudah beberapa tahun lalu,
10:31Simon,
10:31lidahmu tajam juga sekarang.
10:34Berdirilah.
10:35Gak perlu seribut ini.
10:36Apa nih saya datang terlambat?
10:37Mempermalukan Tuan.
10:39Mohon Tuan,
10:39hukumlah pelayan hina ini.
10:41Simon,
10:49kamu gak dengar aku ngomong.
10:50Kamu tulia.
10:51Aku bilang berdirilah.
10:53Kamu gak dengar aku ya?
10:54Simon patuh.
10:55Kalau ada lain waktu,
10:56aku gak akan sungkan
10:57ambil nyawamu sendiri.
10:59Baik.
11:02Terima kasih atas pengampunan Tuan.
11:07Tuan Gunawan,
11:08gimana mau urus orang ini?
11:09Buat apa ragu?
11:13Cuma para sampah.
11:14Habisi saja.
11:15Selesai.
11:19Gunawan,
11:20baru beberapa hari.
11:21Rasanya semakin tampan.
11:23Eh,
11:24siapa sih kamu?
11:25Di sini tempat parah.
11:26Keluarga terkenal di Yogo
11:27berkumpul wanita sialan.
11:29Beraninya singgung kami.
11:30Ah!
11:31Dia ini.
11:32Dari keluarga Prasetyo,
11:33salah satu dari tiga keluarga utama
11:35di CEO grup Mutiara,
11:37Nona Bulan sendiri.
11:38Panggil kamu sialan.
11:39Sudah termasuk hormat.
11:41Kalau berani bicara lagi,
11:42aku potong lidahmu.
11:43Jadi dia Bulan Prasetyo?
11:44Ah!
11:45Kamu ragukan Nona Bulan?
11:46Aku gak berani.
11:48Kalau bukan karena
11:48penggunawan di sini,
11:49orang rendahan seperti kalian
11:50gak akan bisa lihat
11:51Nona kami.
11:52Kalau ada lagi yang gak tahu
11:53tempatnya di sini,
11:55dengan senang hati aku kirim
11:56kalian reinkarnasi.
11:57Belajar jadi manusia lagi.
11:58Maaf,
12:01aku jarang datang ke tempat kumuh.
12:03Gak bisa gabung sama lumpur.
12:05Gak apa.
12:06Ada perlu apa datang ke sini?
12:07Seingatku sudah bayar hutang 50 miliar.
12:10Apa aku sepelit itu
12:11sampai permasalahkan hal kecil?
12:14Terus kenapa ke sini?
12:16Aku, Bulan Prasetyo,
12:18mau minta Pak Gunawan
12:19jadikan aku istrimu.
12:22Gunawan sialan.
12:23Sejak kapan
12:24dia dekat sama Bulan?
12:25Pak Gunawan sombong sekali ya.
12:27Bukan cuma
12:27grup Rich di belakangnya.
12:29Dia juga memanfaatkan
12:30keluarga Prasetyo.
12:31Makanya Simon tahan diri.
12:32Dia takut sama
12:33keluarga Prasetyo kan?
12:34Bulan,
12:35kamu paksa aku nikahi kamu.
12:36Mana berani?
12:37Cuma minta Pak Gunawan
12:38lupakan kesalahanku.
12:45Astaga.
12:46Satu di antara semua barang itu aja
12:48di luar kemampuan empat keluarga di Yogo.
12:50Kekuatan keluarga Prasetyo sangat kuat.
12:52Ini kunci Vila Naga Emas nomor satu di Kito
12:54nilainya mencapai 1 kwadriliun.
12:56Yang ini kartu VIP Bang Kito
12:58punya keluarga Prasetyo
12:59dengan limit 3 kwadriliun.
13:01Yang ini surat pemindahan
13:02sampai 50% grup mutiara.
13:04Senilai 8 kwadriliun.
13:05Pak Gunawan,
13:07bisa maafkan aku?
13:10Pak Gunawan,
13:12selama aku dimaafkan
13:13selain mahar lebih dari 10 kwadriliun ini,
13:16kamu juga dapat aku,
13:17wanita tercantik di Kito
13:18sebagai teman tidur.
13:21Aku yakin,
13:22kamu gak akan menolakkan.
13:26Terima kasih, Bu Bulan.
13:28Tapi aku belum serendah itu
13:29sampai harus jual diri.
13:31Simon,
13:32aku sedikit capek.
13:33Kamu urus sisanya di sini.
13:36Baik.
13:40Gunawan,
13:41tunggu aku.
13:42Cukup!
13:47Aku umum karena acara investasi
13:48grup blingga ini dibatalkan.
13:51Sebaiknya kalian jaga sikap
13:53dari sekarang, ya.
13:56Gunawan,
13:57tunggu aku.
14:02Gunawan,
14:03aku harus apa
14:04supaya kamu setuju menikahiku?
14:06sebut saja.
14:07Pasti aku kabulkan.
14:08Aku gak peduli apa-apa
14:08soal peli istri.
14:09Buatku yang paling penting perasaannya.
14:11Aku bisa kasih itu semua.
14:12Jadi,
14:13Nona Bulan,
14:13kita gak cocok.
14:16Gunawan,
14:17jangan keterlaluan.
14:20Gunawan,
14:21meski kamu ini
14:22pernah jadi Dewa Dinggu,
14:23juga
14:24komandan pasukan Dinggu,
14:25terus kenapa?
14:26Kamu sekarang
14:27cuma pria biasa.
14:28Harusnya kamu bersyukur
14:29Nona mau menikahi kamu.
14:30Jangan sombong.
14:32Diam!
14:32Di matamu
14:33aku cuma pria biasa saja.
14:35Jadi bukan aku
14:36yang kamu bujuk,
14:37tapi Nona ini.
14:38Nona.
Jadilah yang pertama berkomentar