Skip to playerSkip to main content
  • 1 year ago

Pemerintah Australia memberlakukan aturan baru dalam memperketat penjualan rokok elektrik atau vapes. Dalam aturan tersebut, vapes hanya dapat dijual di apotek dengan pilihan rasa yang terbatas.

 

Aturan ini berlaku mulai 1 Juli kemarin. Langkah tersebut bertujuan untuk menekan kecanduan nikotin pada generasi muda.

 

Selain itu, Australia juga berencana menaikkan pajak rokok sebesar lima persen pada September mendatang. Dengan ini, harga rokok diperkirakan akan semakin meningkat.

 

Host: Camar Haenda

Category

🗞
News
Transcript
00:00Pemerintah Australia memperlakukan aturan baru dalam memperketat penjualan rokok elektrik atau VAPE.
00:06Dalam aturan ini, VAPE hanya dapat dijual di apotek dengan pilihan rasa yang terbatas.
00:11Aturan ini berlaku mulai 1 Juli kemarin.
00:14Pemerintah Australia mengeluarkan aturan baru,
00:16di mana VAPE yang dijual di apotek hanya diperbolehkan dengan 3 rasa,
00:19yakni mint, menthol, dan tembakal.
00:22Bahkan dalam pembeliannya harus dibarangi dengan resep dokter.
00:27Menteri Kesehatan Mark Butler mengatakan,
00:30langkah ini dilakukan untuk menekan kecanduan nikotin pada generasi muda.
00:34Sebelumnya pihaknya juga telah melarang impor VAPE sekali pakai dan penjualan VAPE di toko dan peritel.
00:40Hanya saja aturan-aturan ini mengundang kontra dari sejumlah kalangan di Australia.
00:45Sebab, kebijakan ini dinilai memicu munculnya pasar gelap VAPE
00:49seperti yang terjadi pada rokok konvensional di Australia.
00:53Australia berencana menaikkan pajak rokok sebesar 5 persen pada September.
00:57Dengan ini, harganya diperkirakan akan semakin meningkat.
01:01Saat ini, sekotak rokok berisi 20 batang dijual seharga $35 Australia
01:06atau setara $23 Amerika Serikat.
01:09Harga tersebut jauh lebih mahal dibandingkan di Amerika Serikat dan Inggris.
01:13Berbagai sumber, IDX Channel.
01:22Terima kasih sudah menonton

Recommended