Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago
VIVA – Presiden RI Joko Widodo memberikan perintah kepada jajaran di pemerintah pusat dan para kepala daerah menjelang masa terakhir jabatannya sebagai presiden. Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) di Istana Negara, Jakarta, Rabu 29 November 2023. 

Jokowi meminta agar anggaran dioptimalkan untuk menuntaskan yang sudah direncanakan

tapi belum selesai guna memperkuat fondasi pemerintah mendatang. Ia ingin agar APBN dicairkan dengan transparansi dan akuntabilitas supaya jangan membuka celah sedikitpun untuk penyalahgunaan anggaran berkaitan dengan korupsi.

Presiden Jokowi juga mengingatkan agar eksekusi dilakukan segera mungkin sehingga tidak ada persoalan berulang setiap tahun terkait dengan anggaran tersebut. Jokowi mengatakan jika dirinya meminta info Mendagri terkait realisasi sampai saat ini baru 64?erah, sementara pusat 74% padahal sudah tinggal tiga minggu lagi menuju 2024. (RP-R-DA) 

Category

🗞
News
Transcript
00:00 [Musik]
00:05 Gunakan anggaran yang telah diberikan itu,
00:09 sekali lagi, secara disiplin,
00:11 teliti, dan tepat sasaran.
00:14 Yang kedua, kedepankan transparansi dan akuntabilitas.
00:22 Jangan membuka celah sedikit pun
00:27 untuk penyalahgunaan anggaran.
00:29 Berkaitan dengan korupsi apalagi,
00:33 tutup celah itu.
00:38 Ketiga, eksekusi segera.
00:43 Eksekusinya sesegera mungkin.
00:47 Jadi ini bulat balik juga saya sampaikan,
00:51 Januari segera dimulai anggaran itu realisasi.
00:56 Realisasikan secepat-cepatnya.
00:59 Tadi saya minta informasi ke Mendagri.
01:04 Berapa sih realisasi sampai saat ini?
01:09 Baru 64 persen daerah.
01:13 Pusat juga 74.
01:23 Ini sudah tinggal tiga minggu.
01:29 Masih 64, sama 74 realisasi.
01:41 Artinya dalam tiga minggu ini akan keluar uang bertriun-triun.
01:48 Ini kita ulang-ulang terus setiap tahun.
01:51 Sejak awal sembilan tahun yang lalu saya ingin merubah ini.
01:56 Tapi ternyata saya cek lagi,
02:01 masih memang merubah cara kerja,
02:07 merubah mindset tidak mudah.
02:10 Sekali lagi, eksekusi sesegera mungkin.
02:15 Lakukan belanja sesegera mungkin awal tahun.
02:20 Yang keempat, siapkan antisipasi ketidakpastian
02:30 melalui automatic adjustment, penyesuaian.
02:37 Harus lincah terhadap perubahan-perubahan yang ada.
02:40 Begitu ada perubahan, segera lincah berubah.
02:45 Karena ketidakpastian sekarang ini betul-betul mengintai kita setiap hari,
02:55 setiap minggu, setiap bulan, selalu ada perubahan-perubahan.
02:58 Dan ingat bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan adalah uang rakyat,
03:04 ini duitnya rakyat, sehingga harus fokus pada hasil.
03:08 Orientasinya adalah hasil.
03:10 Prosedur itu wajib, tapi orientasinya jangan prosedur, orientasinya hasil, fokusnya pada hasil.
03:18 Dan yang paling penting juga bermanfaat maksimal bagi rakyat,
03:23 khusus untuk pemerintah daerah,
03:26 perkuat sinergi dan harmonisasi dengan kebijakan pemerintah pusat.
03:35 Artinya APBD ini harus sinergi dan harmonisasi yang baik dengan kebijakan-kebijakan pemerintah pusat,
03:48 agar pembangunan lebih selaras.
03:51 Jangan sampai nanti pemerintah pusat bangun waduk,
03:55 irigasinya, yang itu tugasnya daerah tidak dilakukan, untuk apa?
04:04 Sudah bangun pelabuhan gede, jalan provinsi, jalan kabupaten, kotanya tidak diponeksikan dengan pelabuhan itu, untuk apa?
04:16 Sudah bikin jalan tol, mestinya pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota itu menyambungkan
04:23 dengan kawasan industri, kawasan wisata, kawasan pertanian, kawasan perkebunan, tidak dilakukan.
04:32 Ini yang perlu saya tekankan sekali lagi, sinergi dan harmonisasi, biar in-line semuanya.
04:43 Memanfaatkan dana transfer daerah untuk perbaikan layanan publik, pendidikan, kesehatan, perastruktur,
04:56 dan kembangkan alternatif-alternatif inovasi pembiayaan,
05:04 agar kita juga tetap menjaga iklim investasi.
05:12 Karena kunci pertumbuhan ekonomi sekarang ini hanya satu, investasi.
05:21 Karena yang lain berat, sehingga kuncinya investasi, sehingga iklim investasi di seluruh daerah,
05:32 di seluruh tanah air kita harus kita jaga betul.
05:35 2024 adalah tahun terakhir pemerintahan berada ini, sehingga saya pesan agar anggaran dioptimalkan,
05:48 tuntaskan agenda pembangunan yang belum selesai, yang sudah direcanakan tapi belum selesai,
05:54 tuntaskan untuk memperkuat fondasi bagi pemerintah yang akan datang.
06:00 Saya rasa itu yang ingin saya sampaikan dalam kesempatan yang baik ini.
06:05 Terakhir, saya ingin agar pemilu serta tahun depan yang kita lakukan,
06:16 terus terjaga kesejukannya, berkuat kerukunan dan persatuan, sehingga pesta demokrasi dapat
06:24 terus lenggara secara damai dan berkualitas.
06:27 Saya rasa itu yang ingin saya sampaikan.
06:30 Terima kasih.
06:31 Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini saya serahkan secara digital
06:39 daftar isian pelaksanaan anggaran TIPA dan buku transfer alokasi transfer ke daerah atau TKD tahun anggaran 2024.
06:50 Terima kasih.
06:51 Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
06:54 Dilanjutkan dengan meletakkan tangan pada layar sentuh.
06:57 Mohon berkenan mendampingi Menteri Keuangan, Sekretaris Kabinet, dan Menteri Dalam Negeri.
07:03 [suara musik]
07:25 Dengan demikian, TIPA dan TKD tahun anggaran 2024 telah resmi diserahkan secara digital
07:33 dan dapat diakses oleh seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.
07:38 [suara musik]
07:46 [suara angin]
07:55 [suara tombol]
07:56 (Sampai jumpa di video selanjutnya)
Be the first to comment
Add your comment

Recommended