Skip to playerSkip to main content
  • 2 years ago
VIVA – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat yang terbesar di Asia Tenggara pada Kamis, 9 November 2023. Ini adalah bagian dari upaya Indonesia untuk mengurangi emisi karbon dan meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan.

Jokowi mengatakan PLTS yang kini memiliki kapasitas produksi listrik sebesar 192 Mega Watt peak (MWp) harus ditingkatkan produksi listriknya menjadi 500 (MWp) bekerja sama antara subholding PT PLN (Persero) yakni PLN Nusantara Power bersama dengan Masdar, perusahaan asal Uni Emirat Arab (UAE). (RP-R-DA)

 

Category

🗞
News
Transcript
00:00 Oke, akhirnya kita memiliki PATS, Pembangkit Listrik Tenaga Suria, 192 MW.
00:21 yang ini merupakan pembangkit listrik tenaga suria yang floating, yang terbesar di Asia Tenggara.
00:32 Saya kira setelah memulai ini, nanti tadi saya sudah berbicara juga dengan Menteri Dr. Tani dari UAE,
00:44 bahwa ini akan ditingkatkan lagi mungkin di angka kurang lebih 500 MW.
00:52 Dan kita harapkan akan semakin banyak energi baru terbarukan yang dibangun di negara kita, Indonesia,
01:00 baik itu tenaga suria, hidropower, kemudian geotermal, kemudian tenaga angin.
01:09 Kalau terus secara konsisten kita laksanakan seperti ini akan sangat baik.
01:16 Bapak, selain Arab Saudi, mungkin ada investor lain yang tertarik untuk EBIT?
01:21 Kalau yang ngantri banyak, tetapi kita inginkan satu-satu.
01:26 Satu-satu selesai, bisa ditingkatkan lagi, tidak semua kita terima.
01:33 Tapi kita yang kedua ini mungkin yang agak gede lagi, yang hidropower, tapi memang belum final.
01:41 Pak, ini dia lirik ke mana saja Pak?
01:44 Di Jakarta saja, di Jawa Barat atau sampai ke Bali?
01:47 Ya sementara, karena masih kecil ya, di sekitar Jirat atau lebih dahulu.
01:54 Pak, nambah bauran energi baru terbarukan di Indonesia berapa persen sih Pak dari Jirat lainnya?
02:01 Ya kalau target kita kan tahun depan harusnya itu sudah 23 persen, tetapi memang tidak mudah.
02:10 Karena kemarin ada COVID-19, jadi kita ngejar angka itu.
02:14 Tetapi komitmen kita tetap bahwa kita akan terus mengejar target yang sudah kita berikan.
02:25 Pak, selanjutnya di proyek mana? Kota Kenting yang ada di Sumatera dan di RDR?
02:29 Semuanya masih dalam proses studi, belum final, jadi saya tidak mau bicara.
02:35 Yang paling gede nanti yang hidropower.
02:39 Ini untuk rumah tangga juga atau untuk pabrik atau untuk semuanya?
02:45 Semuanya, semuanya, semuanya. Tetapi memang permintaan untuk yang green energy,
02:51 untuk industri itu yang paling banyak. Karena semuanya ingin mendapatkan produk-produk premium dari green energy.
03:00 Terima kasih.
03:02 (Sampai jumpa di video selanjutnya)
Be the first to comment
Add your comment

Recommended