Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 6 tahun yang lalu
Luapan Air rupanya bukan cuma menjadi sebuah bencana. Malah, ia menjadi sebuah 'berkah' yang melimpah bagi penduduk Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, yang menjadi kaya secara tiba-tiba. Sungai yang melintasi desa tersebut tiba-tiba dipenuhi emas setelah banjir pada sekitar awal April 2017 tahun lalu. Warga Desa Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara memanen emas di sungai Warga Desa Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara memanen emas di sungai.

Ratusan warga pun menyerbu lokasi penemuan emas yang terletak di Kelurahan Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Lokasi penemuan emas ini menyedot perhatian warga sejak sepekan terakhir. Bahkan, ada warga yang disebut berhasil mendulang emas di lokasi itu 10 gram-30 gram emas dalam satu hari. Mardin, salah satu warga yang mendatangi lokasi penemuan emas ini, menjelaskan bahwa saat baru ditemukan hanya warga sekitar lokasi saja yang melakukan pendulangan emas. "Sekitar empat hari kabar menyebar luas akhirnya sekarang ratusan orang padati lokasi. Kalau kami berbicara hasil memang ada, Pak. Saya saja bisa dapat sampai 30 gram sekali mendulang. Pendulangan masih manual, "Jauh juga lokasinya. Kami harus jalan kaki dan mendaki gunung," tegasnya. Di tempat terpisah, seorang warga bernama Baba pertama kali menemukan emas di daerah itu. Kabar ini pun langsung beredar dari mulut ke mulut. Warga pun sudah melakukan penggalian di sejumlah tempat.

Warga Desa Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara memanen emas di sungai. "Ada warga yang tahu kalau saya mendulang emas. Dia ikut dan ini cerita terus beredar hingga saat ini banyak orang yang lokasi tambang itu, Hingga saat ini, belum ada aparat yang turut mengawasi. Bupati Kolaka Ahmad Safei menyatakan, pemerintah akan segera menertipkan lokasi penemuan emas tersebut. Sebab, katanya, tempat itu masuk dalam wilayah konservasi.

"Itu kawasan konservasi, dilindungi. Masyarakat tidak dibenarkan beraktivitas di tempat tersebut, Maka, pemerintah sedang melakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat akan status lokasi tersebut. pemerintah memberikan waktu kepada seluruh warga untuk meninggalkan lokasi tersebut dalam kurun waktu dua minggu ke depan.

Terima kasih telah mengunjungi channel Video on the spot terbaru. di Channel ini anda akan mendapatkan informasi tentang video unik, cara unik, fakta unik, serta ada hal unik dan kreatif. Serta anda akan mendapatkan informasi tentang kejadian aneh, aneh tapi nyata. ada juga beberapa tentang video lucu, dan video aneh.

Tak lupa juga kami akan memberikan kumpulan berita unik dan video on the spot terbaru.
Semoga anda terhibur dan Terima kasih telah mampir di channel kami.
Komentar

Dianjurkan