Smart ED (Electric Drive) merupakan hasil kerjasama Mercedes-Benz dengan Tesla dan Zytek. Tampangnya tak beda dengan smart biasa. Satu-satunya perbedaan kentara adalah logo 'ED' yang unik di pilar B. Dan tentunya mesin listrik yang digunakannya.
Smart ini tak membutuhkan bahan bakar sama sekali untuk melaju. Cukup isi dengan listrik untuk memenuhi baterai Lithium-Ion di dalamnya. Dari kosong hingga penuh 100% dibutuhkan waktu 8 jam pengisian. Saat terisi penuh, Smart ED mampu melahap jarak tempuh sejauh 135 km.
Pada interior ada sedikit perbedaan dibanding smart biasa. Pengukur putaran mesin dan jam berubah fungsi menjadi indikator level baterai dan beban yang dialami motor listrik. Dengan begitu Anda bisa memperhitungkan jarak tempuh yang masih bisa dilalui mobil ini, sekaligus mengemudikannya dengan efisien..
Dalam kondisi standar smart ED sudah dilengkapi power steering, audio serta AC. Hal ini membuat kenyamanan tak terkorbankan saat berada di jalan. Meski memang jarak tempuh akan sedikit bertambah bila Anda mematikan AC dan audio.
Namun ada juga berita buruknya. Usia baterai di mobil ini diperkirakan berkisar 4-5 tahun saja. Setelah itu baterai hanya mampu menampung 75% listrik dari idealnya. Masalah ini yang tak akan dijumpai di mobil bensin.
Lantas harga jual juga jadi kendala. Unit yang kami coba ini masih didatangkan dari Jerman seharga Rp 700 juta off-the-road. Meski begitu pihak Mercedes-Benz menyatakan saat ini di Jerman harganya sudah turun drastis sehingga bisa lebih murah pula di Indonesia.
Diperkirakan harga jual Smart ED berkisar Rp 500 juta. Kecuali bila pemerintah berbaik hati untuk menurunkan pajak mobil yang sangat ramah lingkungan ini.
Comments